Anda di halaman 1dari 10

STRATEGI PENYEHATAN

PERUSAHAAN DAN
DIVESTASI
Anggota kelompok :
1. SRI ANI A210110036
2. DIAN EVI STYANINGSIH A210110058
3. DEWI TRI UTAMI A 210110066
TANDA PERUSAHAAN TIDAK SEHAT
a. Ketidakcukupan kas
b. Keterbatasan likwiditas
c. Pengurangan modal kerja
d. Utang dagang membengkak
e. Piutang dagang meningkat
f. Penurunan ROI (Return on invesment)
g. Penjualan mendatar
Penyehatan perusahaan
1. Penyehatan strategik (strategic turnaround)
2. Penyehatan operasional (operating
turnaround)
Penyehatan strategik
Penyehatan strategik yaitu berkaitan dengan
usaha penyehatan terhadap sakit yang
disebabkan oleh ketidakmampuan
perusahaan memenuhi kebutuhan konsumen
dengan produk yang sekarang dihasilkan
sesuai dengan komponen pokok misi
perusahaan yang telah ditetapkan.
Penyehatan operasional
Penyehatan operasional yaitu manajemen
berusaha memperbaiki kinerja perusahaan
yang berkaitan dengan pencapaian tujuan
ekonomis keuangan yang diakibatkan oleh
kelemahan implementasi strategi.
Proses penyehatan
Secara sederhana tahapan proses penyehatan
adalah sebagai berikut :
1. Manajemen melakukan evaluasi menyeluruh
2. Manajemen membuat rencana penyehatan
3. Manajemen mengimplementasikan rencana
penyehatan yang telah dibuat
4. Manajemen membuat langkah stabilisasi
perusahaan
5. Manajemen melakukan penyiapan kearah
pertumbuhan bisnis
STRATEGI DIVESTASI
Merupakan strategi keluar dari pasar, hal ini
terjadi ketika perusahaan gagal berkembang
dan tidak terlihat prospek yang cerah,pemilik
bersama manajemen dapat saja langsung
memutuskan meninggalkan pasar.
Alasan perusahaan melakukan divestasi yaitu:
determinan pokok yang paling sering
memaksa manajemen memilih menutup
operasi unit usaha strategis dan keluar dari
pasar adalah buruknya kinerja
perusahaan,khususnya dalam mencapai
sasaran laba dan atau ROI (Return On
Investment)
Pada umumnya ada 3 macam pilihan strategi
divestasi yakni:
1. Melakukan penjualan menyeluruh (outright
sale)
2. Merubah unit usaha yang merupakan
perusahaan anak menjadi satu entitas
(perusahaan) baru yang independen
terbebas dari perusahaan induk (spin- of)
3. likwidasi
Halangan keluar dari
pasar
Keengganan mengakui kegagalan
Berkurangnya kebanggaan manajerial
(managerial pride)
Ketidaknyamanan emosional karena harus
berpisah dengan perusahaan yang telah
menjadi bagian dari hidup keseharian
manajemen,bukan sekedar dalam soal bisnis
Kekhawatiran jika pihak lain yang membeli
dan mengoperasikan unit usaha tersebut
justru berhasil dengan baik di kemudian hari.