Anda di halaman 1dari 22

Nama Kelompok 4

Achmad
Rodiansyah
Ainul Fitria
Mahmudah.
Rina Fiji Lestari.
Sugi Hartono
Woro Ayu Ambar
Sistem Otot II W.
Fisiologi Hewan/Manusia Zauhara Faiqotun
W.
OTOT
Otot merupakan suatu organ/alat yang dapat bergerak
ini adalah sutau penting bagi organisme. Dalam garis
besar sel otot dibagi menjadi 3 yaitu :

OTOT POLOS

OTOT LURIK

OTOT
JANTUNG

1
BAGIAN-BAGIAN OTOT
1. Sarkolema
Sarkolema adalah membran yang melapisi
suatu sel otot yang fungsinya sebagai
pelindung otot

2. Sarkoplasma
Sarkoplasma adalah cairan sel otot yang
fungsinya untuk tempat dimana miofibril
dan miofilamen berada

3. Miofibril
Miofibril merupakan serat-serat pada otot.
Miofilamen
Miofilamen adalah benang-benang/filamen halus
yang berasal dari miofibril.Miofilamen terbagi atas
2 macam, yakni :
aktin
a. miofilamen homogen (terdapat pada otot polos)
miosin
b. miofilamen heterogen (terdapat pada otot
jantung/otot cardiak dan pada otot rangka/otot
2 lurik).
STRUKTUR OTOT
POLOS
Otot polos terdiri dari sel-sel otot
polos. Sel otot ini bentuknya seperti
gelendong, dibagian tengah terbesar
dan kedua ujungnya meruncing
- Serat miofilamen dan masing-masing
KET :
miofilamen terdiri dari protein otot
1.Serat oto
yaitu aktin dan miosin tpolos
- myofibril tidak berwarna 2.Inti serat
polos
- tidak memiliki sarkomer
3.Fibroblas
- Setiap otot memiliki 1 inti (nukleus)
4.Kapiler
di tengah (center)
5.Serat otot
- Serabutnya tidak beraturan dan tidak polos
belurik
- Tidak memiliki garis gelap dan
terang 3
Panjang otot polos bervariasi antara 15- 500
mikron tergantung lokasi: paling pendek
adalah pada pembuluh darah dan paling
panjang adalah pada uterus (rahim
wanita/betina)
terdapat pada alat atau daerah organ yang
berongga seperti saluran pencernaan (batang
kerongkongan, esofagus, lambung, usus halus,
usus besar), batang tenggorokan, bronkus,
pulmo, uterus (Rahim), kantung urin, kantung
empedu, pembuluh darah
Dipengaruhi oleh sistem saraf otonom (saraf
simpatik dan parasimpatik)
4 Kontaksi yang terjadi lambat
setiap serabut otot dilapisi sarkolema. Serabu
totot yang masing-masing dilapisi sarkolema
STRUKTUR OTOT
berkelopok membentuk 15-30 serabut otot dan
LURIK / RANGKA
dilapisi fasiculus. Masing-masing fasikulus
dilapisi oleh jaringan ikat perimisium. Jaringan
- Bentuk sel bulat
ikat yang meliputi serabut otot rangka disebut
memanjang (silindris)
endomisium.Masing-masing endomisium
dan melekat pada
dilapisi lagi oleh epimisium.
rangka
Bekerja menurut kehendak individu dan
- Terdiri banyak
kontraksi cepat namun berlangsung sebentar
serabut
- Inti terletak di tepi
dan jumlah inti
banyak, terdapat
garis terang dan
gelap (sangat jelas)
- Panjang otot rangka
5 bervariasi antara 1-40
Gambar otot lurik/ rangka

6
TWICH CONTRACTION,
GELOMBANG SUMASI TETANUS
TWICH CONTRACTION

Kedutan mekanik sebuah serat otot terhadap sebuah


potensial aksi. Serat otot tersebut berkontraksi dengan
cepat dan kemudian berelaksasi. Terdiri dari 3 periode:

1. Periode laten: beberapa milisikon pertama setelah


stimulasi ketika potensial aksi baru merambat ke
sepanjang sarkolema (membran sel otot) dan
kontraksi otot baru dimulai , tetapi otot belum
memendek
2. Periode kontraksi : cross bridges sudah aktif dan
otot menjadi memendek
7
3. Periode relaksasi : Ca2+ direabsorpsi ke membran
NEXT
Motor unit merupakan kombinasi
dari neuron motorik dan semua sel
otot yang disyarafi oleh neuron
tersebut. Ketika impuls listrik
menjalar melalui akson, semua sel
otot yang melekat pada motor unit
tersebut akan berkontraksi secara
bersamaan

8
GELOMBANG
SUMASI

suatu keadaan dimana terhadap suatu otot


diberikan dua rangsangan dengan catatan bahwa
rangsangan kedua diberikan setalah masa
pemulihan selesai. Bila rangsangan kedua
diberikan sebelum kontraksi otot selesai, maka
TETANI
kontraksi kedua ditemukan lebih kuat

kontraksi otot secara maksimal yang terjadi secara


beruntun/multiple yang tidak diselingi oleh
relaksasi. Tetani lurus atau tetani sempurna terjadi
karena kontraksi kedua dan Seterusnya terjadi saat
kontraksi sebelumnya belum mengalami fase
9 relaksasi.
Gambar Twich Contraction, Gelombang Sumasi Tetanus

10
Prinsip All or none

All or none otot hanya dapat terjadi


pada otot rangka saja. Hal ini berarti
bahwa apabila suatu sel otot rangka
atau serabut otot diberikan stimulus di
atas ambang ataupun ambang, maka
sel otot akan berkontraksi penuh. Tetapi
sebaliknya apabila stimulus yang
mengenai sel otot berada di bawah
ambang/subminimal maka sel otot
tidak akan berkontraksi sama sekali.
11
Grafik kontraksi otot

12
Pada kontraksi jaringan otot
terdapat ciri khas yaitu.
1. Semakin besar stimulus maka kontraksi otot
lurik semakin kuat
2. Apabila suatu saraf motor teraktivasi, maka
semua sel-sel otot yang di sarafinya
berkontraksi secara simultan.
3. Dapat bekerja/berkontraksi(menanggapi
rangsang) tanpa mengandalkan jaringan
saraf untuk mengaktifkannya.
4. Kontraksi dapat terlaksana meskipun
frekuensi ambang tidak terpenuhi namun
13 harus dilakukan secara berkali kali dengan
Jaringan Otot
Otot yang terdiri dari
banyak serabut
(jaringan otot) tidak
mengikuti asas atau
hukum all or none.
Rangsang minimal
atau rangsang
ambang hanya
menimbulkan
kontraksi beberapa
serabut otot saja,
sehingga hasilnya
bagi otot
14 secara
APA YANG DIMAKSUD DENGAN UNIT MOTOR
Unit motorik (motor unit) merupakan suatu neuron
motorik dan semua serat otot yang dikontrolnya. Ketika
suatu neuron motorik menghasilkan potensial aksi,
semua serat otot dalam unit motoriknya berkontraksi
sebagai satu kelompok. Kekuatan yang dihasilkan
bergantung pada seberapa banyak serat yang dikontrol
oleh neuron motorik tersebut. Pada sebagian besar otot,
jumlah serat otot dalam unit motorik yang berbeda
berkisar dari segelintir hingga ratusan.
15
Next. . .
Setiap serat (sel) otot
memiliki sinapsis
tunggal dengan satu
neuron motorik,
namun setiap satu
neuron motorik
biasanya bersinapsis
dengan banyak serat
otot. Sebuah neuron
motorik dan semua
serat otot yang
dikontrolnya
menyusun satu unit
motorik
16
Perbedaan Antara Otot Rangka, Otot Polos Unit Tunggal
Otot Polos Unit Jamak Dan Otot Jantung

Berdasarkan cara serabut saraf otot distimulasi


untuk berkontraksi, yaitu:
Otot Polos Unit Ganda,otot ini memerlukan
stimulus saraf eksternal untuk melakukan
kontraksi. Contoh otot ini terdapat pada otot
mata yang memfokuskan lensa dan
menyesuaikan ukuran pupil.
Otot Polos Unit Tunggal (viseral),otot ini
tidak memerlukan stimulus saraf eksternal
untuk melakukan kontraksi, contoh otot ini
17
terdapat pada lapisan dinding organ berongga
Perbedaan Umum
Otot Jantung Otot Rangka
Ditemukan
melekat pada tulang
di seluruh tubuh
Hanya ditemukan
Sadar dikontrol
pada jantung
oleh sistem saraf
Tanpa sadar
somatik
dikendalikan oleh
Bertanggung
sistem saraf otonom
jawab untuk
Bertanggung
pergerakan tulang
jawab untuk
dan tulang rawan
memompa jantung
Membutuhkan
Membutuhkan
rangsangan saraf
stimulasi oleh sel
atau hormonal untuk
alat pacu jantung
18 menghasilkan
untuk kontraksi
Next. . . .
Perbedaan Fungsi
Otot Jantung Otot Rangka
Ini kontraksi
Ini kontraksi tanpa dengan stimulasi
stimulasi saraf saraf
Waktu stimulasi Waktu stimulasi
ditentukan oleh ditentukan oleh
sel-sel tertentu potensial aksi di
yang dikenal otot rangka
sebagai sel-sel kontraksi otot
alat pacu jantung rangka terakhir
pada jantung untuk periode
kontraksi otot waktu yang
jantung sepuluh singkat
kali lebih lama Otot rangka tidak
19 daripada kontraksi sensitif terhadap
Otot jantung tidak mudah lelah seperti
otot rangka karena berkaitan dengan fungsi
otot jantung itu sendiri. Yang bekerja
secara terus menerus tanpa henti. Apabila
otot jantung mengalami kelelahan seperti
otot rangka, dan otot jantung perlu istirahat
maka yang terjadi adalah kematian. Jadi
otot jantung tidak boleh berhenti bekerja
ataupun istirahat. Selain itu, otot jantung
bekerja diluar kesadaran. Sedang otot
rangka dipengaruhi oleh kesadaran,
sehingga otot rangka mudah lelah.

20
Sekian Terimakasih