Anda di halaman 1dari 5

PATOFISIOLOGI Terhambatnya

Toksin masuk ke pelepasan


sel saraf neurotransmiter
(tetanospasmin) glisin dan GABA pada
Terjadi celah sinaps
Mencapai penghantaran
N. impuls eksitatorik
terus menerus Spasme
Trigeminal
karena kegagalan meluas ke
terutama
mekanisme otot otot
otot
inhibisi normal wajah
maseter
RISUS
SARDONICU
S
TRISMU Spasme otot Mencapai spinal cord
S glotis sehingga sehingga menimbulkan
menyebabkan spasme pada otot
udara melalui punggung
celah yang OPISTHOTONUS
sempit
STRIDOR
Anak kecil Menyebabkab
sering Menyebabk
an luka port dentee
memasukka pada untuk flora
n sesuatu telinga normaldi
kedalam dalam telinga
telinga sehingga
Bakteri S. Higienis yang menimbulkan
Aureus yang buruk pada anakotitis
kemudian akan juga dapat
difagosit oleh menimbulkan
neutrofil infeksi sekunder
kemudian mati oleh C. tetani
Menhasilkan pus
sebagai cairan
berwarna
kekuningan dan
berbau
MANIFESTASI KLINIS
TETANUS GENERALISATA.
Bentuk yang paling sering .
KARAKTERISTIK : Tonus otot meningkat.
Kejang umum

Onset setelah trauma : 7 hari


Tanda khas pertama yaitu trismus, dysphagia,
kekakuan dan nyeri otot leher, bahu dan punggung yang
menyebabkan opistotonus. Juga terdapat Risus Sardonicus
serta keterlibatan otot abdomen, proksimal anggota gerak
bawah, namun tangan dan kaki jarang.
BEBERAP PASIEN BERKEMBANG MENJADI BERAT----KEJANG YG BERULANG
SEHINGGA TERJADI LARYNGOSPASM,APNUE,SIANOSE DAN GANGGUAN
VENTILASI. KEJANG DAPAT SPONTAN /DIPRESIPITASI
---SUARA,CAHAYA,SENTUHAN.

KADANG PASIEN DEMAM(60%),KESADARAN BAIK,REFLEKS TENDON


MENINGKAT.

TETANUS NEONATORUM.
BENTUK GENERALISATA, FATAL

Terjadi pada bayi dari ibu yang imunisasinya tidak adekuat serta perawatan
ataupun pemotongan tali pusar yang tidak.

ONSET :2 MGG PERTAMA KEHIDUPAN.

KHAS :RIGIDITAS, SULIT MENELAN, IRRITABILITY, KEJANG.


TETANUS LOKAL
Merupakan bentuk yang jarang dimana manifestasi klinisnya
terbatas pada otot-otot di sekitar luka. Kelemahan otot dapat terjadi
akibat peran toksin pada tempat hubungan neuromuskular.
Gejalanya ringan dan dapat bertahan hingga berbula-bulan.

Dapat menjadi ---> Generalisata

TETANUS SEFALIK.
Merupakan bentuk yang jarang, paling sering terjadi setelah trauma
kepala atau infeksi telinga. Dijumpai trismus dan disfungsi satu atau
lebih saraf kranial yang tersering saraf ke -7 (fasialis). Paralisis otot
ekstraokuler dan disfagia dapat terjadi