Anda di halaman 1dari 7

Malaria Serebral

Selvy Ariani, S.Ked


Sovian Anugrah, S.Ked
Apris Tesryanto Liufeto, S.Ked 1
Pendahuluan
Malaria serebral merupakan salah satu komplikasi penyakit
malaria yang disebabkan oleh Plasmodium flaciparum.
Malaria serebral sering terjadi pada daerah endemik malaria.
WHO(2015) penyakit malaria di seluruh dunia
Prevalensi 104-303 juta kasus
Angka kematian i 236.000-635.000 penduduk per tahun
Sekitar 5-10% kasus tersebut disebabkan oleh malaria serebral.
Indonesia (2013) angka kesakitan 1,38 per 1.000 penduduk
berisiko
Tiga provinsi dengan API (Annual Parasite Insidence) tertinggi yaitu
Papua (42,65), Papua Barat (38,44) dan Nusa Tenggara Timur (16,37).
Malaria serebral Sulawesi Utara, Maluku, Irian Jaya dan Nusa
Tenggara Timur (NTT).
Angka kejadian malaria serebral yang dirawat di rumah sakit di
beberapa daerah di Indonesia 3,18% - 14,8% dengan rata rata 11% -
12%.

2
Malaria Serebral

Malariaserebral menurut WHO


memenuhi 3 kriteria yaitu koma
yang tidak dapat dibangunkan atau
koma yang menetap > 30 menit
setelah kejang disertai adanya P.
falsiparum pada sediaan darah tepi
dan penyebab lain dari koma telah
disingkirkan.

3
Etiologi
Penyebab malaria serebral adalah akibat sumbatan
pembuluh darah kapiler di otak karena menurunnya
aliran darah efektif dan adanya hemolisa sel darah
akibat infeksi Plasmodium falciparum yang
ditularkan oleh nyamuk Anopheles betina.

Faktorpenyebab lain yang menyebabkan variasi


kejadia malaria serebral adalah:
Faktor Manusia
Faktor Vektor (Nyamuk Anopheles)
Parasit
Faktor Lingkungan

4
Epidemiologi
WHO(2015) penyakit malaria di seluruh dunia
Prevalensi diperkirakan antara 104-303 juta kasus
Angka kematian yang dilaporkan mencapai 236.000-635.000
penduduk per tahun, terutama terjadi pada anak-anak di Afrika
Sekitar 5-10% kasus tersebut disebabkan oleh malaria serebral.

Indonesia (2013) angka kesakitan 1,38 per 1.000 penduduk


berisiko
Tiga provinsi dengan API (Annual Parasite Insidence) tertinggi yaitu
Papua (42,65), Papua Barat (38,44) dan Nusa Tenggara Timur (16,37).
Malaria serebral Sulawesi Utara, Maluku, Irian Jaya dan Nusa
Tenggara Timur (NTT).
Angka kejadian malaria serebral yang dirawat di rumah sakit di
beberapa daerah di Indonesia 3,18% - 14,8% dengan rata rata 11% -
12%.

5
Faktor Risko

Anak usia kurang dari 10 tahun


Tinggal di daerah endemis

6
Siklus Hidup Plasmodium

Gambar siklus hidup menurut CDC