Anda di halaman 1dari 7

ALUR LAUT

KEPULAUAN
INDONESIA (ALKI)

FITRIYANI AK
G2C1 16 261
SEJARAH ALUR LAUT
KEPULAUAN INDONESIA
Tahun 1996, Pemerintah Indonesia
mengusulkan kepada International Maritime
Organization (IMO) tentang penetapan Alur
Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) beserta
cabang-cabangnya di perairan Indonesia.

Tanggal 19 Mei 1998, Sidang Pleno MSC-69 IMO


secara resmi telah menerima tiga ALKI yang
diusulkan oleh Indonesia (41 tahun setelah
Deklarasi Konsepsi Negara Kepulauan/Wawasan
nusantara pada tahun 1957).
Pengertian Alur Laut Kepulauan
Indonesia
Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) adalah
alur laut yang ditetapkan sebagai alur untuk
pelaksanaan Hak Lintas Alur Laut Kepulauan
berdasarkan konvensi hukum laut
internasional. Alur ini merupakan alur untuk
pelayaran dan penerbangan yang dapat
dimanfaatkan oleh kapal atau pesawat udara
asing diatas laut tersebut untuk dilaksanakan
pelayaran dan penerbangan damai dengan
cara normal
Pembagian Alur Laut Kepulauan
Indonesia (ALKI)
(1) ALKI I melintasi Laut Cina Selatan-Selat
Karimata-Laut DKI-Selat Sunda;

(2)ALKI II melintasi Laut Sulawesi-Selat


Makassar-Luat Jawa-Selat Lombok; dan

(3) ALKI III melintasi Sumadera Pasifik-Selat


Maluku, Luat Seram-Laut Banda
Beberapa Hak & Kewajiban Kapal dan Pesawat
Udara Asing Saat Melintasi Alur Laut Kepulauan
Indonesia
Kapal dan pesawat udara asing yang melaksanakan Hak Lintas
Alur Laut Kepulauan harus melintas secepatnya melalui atau
terbang di atas alur laut kepulauan dengan cara normal,
semata-mata untuk melakukan transit yang terus-menerus,
langsung, cepat, dan tidak terhalang.

Kapal atau pesawat udara asing yang melaksanakan lintas alur


laut kepulauan, selama melintas tidak boleh menyimpang lebih
dari 25 (dua puluh lima) mil laut ke kedua sisi dari garis sumbu
alur laut kepulauan, dengan ketentuan bahwa kapal dan
pesawat udara tersebut tidak boleh berlayar atau terbang
dekat ke pantai kurang dari 10% (sepuluh per seratus) jarak
antara titik-titik yang terdekat pada pulau-pulau yang
berbatasan dengan alur laut kepulauan tersebut.
Potensi Ancaman Masing-
Masing Alur Laut Kepulauan
Indonesia (ALKI)
Keberadaan jalur ALKI membawa berbagai
potensi kerawanan keamanan dan
pertahanan, baik berupa ancaman militer dari
negara lain yang menggunakan ALKI sebagai
jalur pelayaran komersial dan militer maupun
kerawanan lain, seperti pencemaran
lingkungan laut, penyelundupan, pembajakan,
terorisme, perdagangan manusia (trafficking),
penyusupan, dan gangguan pelayaran dalam
negeri
TERIMA KASIH