Anda di halaman 1dari 26

BED PATIENT ELEKTRIK

By : MUKHLIS MUSTAFA
PENGERTIAN
Bed patient elektrik adalah tempat tidur pasien yang
mengunakan sistem kerja hidrolik untuk menggerkan
beberapa crank sesuai dengan alat yang ditinjau. Minimal
suatu bed patient elektrik mempunya satu crank yaitu
dengan menggunakan bagian atas badan untuk bisa di
naik turunkan , namun sesuai dengan perkembangan dunia
medis bed patient elektrik sekarang sudah menggunakan
lebih dari 3 crank , ada yang menggunakan 5 crank ,
beberapa industry alat kesehatan sekarang juga sudang
menggunakan sistem kerja otomatis dengan menggunakan
remote control untuk menggerakan setipa bagian cranknya
CONTOH BED PATIENT
ELEKTRIK
Kegunaan dari bed patien elektrik
1. Untuk menempatkan pasien
2. Untuk memindahkan pasien dari satu ruangan
ke ruangan lainnya
3. Untuk pemeriksaan atau check up pasien oleh
dokter
4. Menghindari pasien agar tidak mengalami
sakit pada bagian punggung tulang belakang
Prinsip kerja alat
Mesin pada bed patient elektrik bisa di naik turunkan
karena bekerjanya sistem hidrolic pada alat. Namun
biasanya apabila penggunaan remote control tidak bisa
digunakan maka ada kerja manual untuk bed patient
elektrik tersebut. Dari sekian banyak penggunaan tiap
bagian pada bed patient elektrik , semua dikerjakan oleh
sistem utama kerja dari bed patient yaitu sistem control
untuk semua pergerakan crank dari setiap bagian , dengan
hanya menggunakan remote control maka semua
dikerjakan oleh sistem utama tersebut dengan
menggerakan hidrolic yang ada di bed patient elektrik.
Semua bagian bisa bekerja karena mandapat supply dari listrik,
setelah itu remote sebagai tombol push button dari alat digunakan
untuk memilih pergerakan dimana pergerkan yang terjadi seusai
dengan keingnan pasien. Pada remote control ada bagian yang
namanya disebut dengan HI-LO befungsi untuk mengatur tinggi
rendah bed , backboard adjustment mengatur pergerkan papan
punggung, Kni board adjustment mengatur pergerakan papan pada
lutut, back and knee board mengatur pergerakan papan punggung
dan lutut, adjustment bergerak berbarengan dan terakhir penggunaan
trendelenburg miring kedepan atau belakang. Sinyal yang dikirmkan
dari remote control membuat bekerjanya sistem kerja utama dari bed
patient untuk menggerkan sistem hidolic pada pasien.
Fitur-fitur dari bed patient elektrik
1. Roda
Roda memungkinkan gerakan mudah dari tempat tidur, baik
di dalam bagian dari fasilitas mereka berada atau dalam ruangan.
Kadang-kadang gerakan tempat tidur beberapa inchi sampai
beberapa meter mungkin diperlukan dalam perawatan pasien.
Roda yang dikunci berguna untuk keamanan , roda pada bed
patient elektrik dapat dikunci ketika memindahkan pasien dalam
atau dari tempat tidur.
2. Elevation

Tempat tidur pasien bisa diangkat dan diturunkan di bagian


kepala, kaki, dan seluruh tinggi badan mereka. Sementara di tempat
tidur yang lebih tua. Hal ini dilakukan dengan engkol biasanya
ditemukan di kaki tempat tidur, di tempat tidur modern, fitur ini
elektronik.
Sementara tempat tidur listrik penuh memiliki banyak fitur yang
elektronik , tempat tidur semi-listrik memiliki dua motor, satu untuk
mengangkat kepala dan yang lainnya untuk menaikkan kaki .
3. Rel sisi

Ranjang memilliki rel samping yang bisa dinakikan


dan diturunkan. Rel ini berfungssi sebagai perlindungan
bagi pasien dan kadang-kadang dapat membuat pasien
merasa lebih aman, juga bisa memasukan tombol-tombol
yang digunakan utnk operasi mereka dengan staf dan
pasien untuk memindahkan tempat tidur, memanggil
perawat atau bahkan memgendalikan televise.
4. Ranjang specialist

Banyak tempat tidur rumah sakit juga diproduksi agar dapat secara
efektif digunakan untuk mengobati pasien. Ini bertujuan memudahkan
pasien dan dokter dalam melakukan pemeriksaan. Ranjang specialist bisa
digunakan dengan mengubah posisi tempat tidur sesuai dengan keinginan
pasien. Jika bed patient menggunakan 3 crank maka pasien bisa mengatur
posisi bagian atas pasien dari punggung hingga kepala, dari kaki hingga
pinggang serta seluruh bagian tempat tidur. Ini bertujuan untuk
memberikan kenyamanan pasien dan menghindarkan pasien dari penyakit
lainnya seperti penyakit tulang belakang.
CONTOH HARDWARE BED PATIENT
ELEKTRIK
Confirm that all parts are present.
A. Foot Spring
B. Head Spring
C. Head Board
D. Foot Board
E. Hi/Low Shaft
F. Locking Pins
G. Motor
H. Hand Crank (attached to foot board for shipping)
I. Casters (4) - 2 locking, 2 non-locking
J. Spring Clips (2)
K. Hand Pendant
MEMASANG MOTOR BED
ELEKTRIK
HAND CRANK
CONTOH LAIN
CONTOH MOTOR
CONTROL BOX AND REMOTE
RELAY PADA CONTROL BOX
SOP
1. Pasang kabel power dari UPS ke stop kontak

2. Pasang kabel power bed ke keluaran UPS

3. Pastikan bahwa dibawah posisi bed tidak ada benda lain

4. Posisikan bed pada tempat yang dikehendaki kemudian rem roda dikunci

5. Naikkan posisi rail bed pengaman bila pasien ada diatas bed

6. Atur posisi papan bagian dengan menggunakan tombol remote control

7. Yang disedikan untuk posisi yang dikehendaki

Macam posisi yang ada ;

8. Hi Lo : tinggi rendah bed

9. Backboard adjustment : Pengatur papan punggung

10. Kni board adjustment : Pengaturan papan pada lutut

11. Back and Knee board : Pengaturan Papan punggung dan lutut

12. Adjustment berbarengan


13. Trendelenburg : Miring kedepan atau kebelakang
PEMELIHARAAN HARIAN

a. Pengecekan setiap alat serta bagian bagian nya tiap bagian dari
bed patient elektrik

b. Pengecekan sistem kunci pada alat

c. Jangan lupa mencabut kabel yang menghubungkan bed patient


elktrik dengan suplly dari pln apabila sedang tidak digunakan .

d. Tidak menggunakan bed patient elektrik apabila pasien


melebihi berat maksimal untuk digunakan.
PEMELIHARAAN BULANAN
a. Memberika pelumas pada bagian yang bergerak seperti roda
agar tidak menjadi karatan pada besinya.

b. Pengecekan tombol pada remote control

c. Pengecekan sistem manual pada alat apakah masih bisa


digunakan atau tidak

d. Mengecek tiap bagian jika ada yang perlu diganti maka


lakukan pergantian

e. Pengencangan baut atau mur jika terjadi perenggangan


PERAWATAN
Perawatan dari bed patient elektik adalah hal
umum yang bisa dimengerti juga oleh orang
awam , perawatan bersifat menjaga bed patient
agar tdak kotor, bersih dari kuman , pergantian
sprei , membersihkan bed patient elektrik jika
tekena kotoran atau biasnya darah yang
menempel pada bed maupun pada bagian
lainnya.

Anda mungkin juga menyukai