Anda di halaman 1dari 28

PEMERIKSAAN SIFILIS

WRESTI INDRIATMI
Dep. IK Kulit dan Kelamin FKUI -
RSCM
SIFILIS - definisi
Penyakit yang disebabkan oleh bakteri
Treponema pallidum,
merupakan penyakit kronis dan bersifat
sistemik,
selama perjalanan penyakit dapat
menyerang seluruh organ tubuh,
ada masa laten tanpa manifestasi lesi di
tubuh,
dan dapat ditularkan kepada bayi dalam
kandungan.
SIFILIS - penyebab
Treponema pallidum
Spesies Treponema dari famili
Spirochaetaceae
Tidak dapat dibiakkan in vitro
Berbentuk spiral, negatif-Gram, panjang
rata-rata 11m dengan diameter antara
0,09 0,18 m.
SIFILIS perjalanan
penyakit
SIFILIS - manifestasi
SIFILIS PRIMER - ulkus
Masa tunas 3 minggu 3 bulan
Soliter / tunggal
Tidak nyeri
Bentuk bulat / lonjong, bagian tepi lebih
keras (indurasi), dasar bersih
Pembesaran kelenjar getah bening
regional, umumnya bilateral, tidak nyeri
(limfadenopati)
SIFILIS SEKUNDER - klinis
Dapat berupa berbagai ruam pada kulit,
selaput lendir, dan organ tubuh
Dapat disertai demam, malaise
Lesi kulit biasanya simetris
Pada umumnya dijumpai pembesaran
kelenjar getah bening multipel superfisial
pada tubuh
SIFILIS LATEN
Stadium sifilis tanpa gejala klinis, tetapi
pemeriksaan serologis reaktif
Dalam perjalanan penyakit selalu melalui
tingkat laten bertahun-tahun atau
seumur hidup
Infeksi yang telah berjalan lebih dari 4
tahun sangat jarang menular kecuali
pada wanita hamil yang tidak diberi
pengobatan dan dapat menularkan kepada
bayi dalam kandungan
SIFILIS LANJUT
Sifilis lanjut yang
tidak diobati
gejala & tanda
mulai dari yang
tidak jelas sampai
kerusakan hebat
pada salah satu
organ tubuh
SIFILIS KONGENITAL
Infeksi bayi dalam kandungan dapat terjadi
pada saat 10 minggu masa kehamilan
Infeksi pada janin lebih banyak terjadi bila
ibu berada pada tingkat dini banyak
organisme beredar dalam darah
Wanita hamil dengan sifilis dini dan tidak
diobati:
30% bayi akan meninggal dalam kandungan
30% bayi meninggal setelah lahir
40% terinfeksi tetapi masih hidup disertai
gejala-gejala sifilis lanjut
TES SEROLOGI SIFILIS
(TSS)
Untuk mengetahui adanya antibodi
terhadap T. pallidum
Terdapat 2 jenis
Non treponemal RPR, VDRL untuk
evaluasi terapi
Treponemal TPHA untuk tes konfirmasi
Interpretasi hasil serologi
sifilis
Hasil test non- Hasil test
treponema treponema Interpretasi
(VDRL, RPR) (TPHA)
Terduga Sifilis Primer dengan
Non-reaktif Non-reaktif anamnesis dan gambaran klinis
yang sesuai
Reaktif
(Berbagai
Reaktif Sifilis primer atau Sifilis laten dini
pengenceran,
umumnya > 1:8)
Reaktif Follow-up sifilis yang diobati, ATAU
(berbagai Reaktif seorang dari daerah endemis
pengenceran) frambusia
Umumnya Sifilis yang sudah
diobati ATAU sifilis laten lanjut bila
Non-Reaktif Reaktif tidak ada riwayat pengobatan
ATAU pada seseorang yang berasal
dari daerah endemis frambusia
Biological false positive
nontreponemal (+) dengan treponemal (-)
Pemeriksaan RPR
kualitatif
SIFILIS Rapid test
Telah tersedia secara komersial.
Merupakan uji point of care yang sederhana,
dapat dilakukan di luar laboratorium, tanpa
peralatan, memerlukan sedikit darah dari
ujung jari, dengan pelatihan minimal
Dapat mengatasi ketiadaan akses ke
laboratorium serta kesulitan pasien datang
kembali.
Saat ini yang tersedia merupakan jenis tes
treponema
SIFILIS Rapid test
SELESAI