Anda di halaman 1dari 6

PROPOSAL

KARYA TULIS ILMIAH


GAMBARAN KARIES PADA GIGI ANAK SINDROM DOWN
USIA 6 - 18 TAHUN DI SLB-C CIPAGANTI KOTA BANDUNG

DARA KRISANTYA
P17325109003

POLTEKKES KEMENKES BANDUNG


JURUSAN KESEHATAN GIGI
2012
BAB I
LATAR BELAKANG RUMUSAN MASALAH
PENDAHULUAN

1. Hembing 2005
2. Sindrom Down Bagaimanakah
menurut US gambaran karies pada
Department of Health gigi anak sindrom
and Human Services down yang berusia 6 -
2007 18 tahun di SLB-C
3. Usia 6-18 tahun Cipaganti kota KETERBATASA
Bandung? N PENELITIAN
4. SLB-C Cipaganti Kota
Bandung
Keadaan Anak

Orang Tua
MANFAAT PENELITIAN TUJUAN PENELITIAN atau Guru

Tujuan Umum:
Diketahuinya gambaran karies
1. Bagi Responden dan pada gigi anak sindrom down
Orang Tua Responden Tujuan Khusus:
Penelitian 1.Mengetahui DMF-T dan def-t
2. Bagi SLB-C Cipaganti menurut WHO
Kota Bandung 2.Mengetahui kedalaman
karies yang paling
mendominasi
BAB II
LATAR TINJAUAN
BELAKANG PUSTAKA

RUMUSAN 1. Pengertian Tuna Grahita


MASALAH
2. Karakteristik dan Tipe Klinis
TUJUAN
PENELITIAN Tuna Grahita
3. Pengertian Sindrom Down
4. Gejala Sindrom Down
5. Lapisan-lapisan pada Gigi
T
I 6. Definisi Karies
N
J 7. Penyebab Karies
A
U 8. Tingkatan Karies dan Akibat
A
N yang Ditimbulkan
P 9. DMF-T dan def-t Menurut WHO
U
S 10. Tahap-tahap Tumbuh Kembang
T
A Anak
K
A
BAB III
KERANGKA KONSEP Kerangka Konsep
Pertanyaan
Penelitian
1. DMF-T dan def- Definisi
Penderita t menurut Operasional

Sindrom WHO
Down 2. Kedalaman
karies yang
mendominasi

A. Definisi Operasional Sindrom Down


PERTANYAAN PENELITIAN
B. DMF-T danDEFINISI OPERASIONAL
def-t menurut WHO
Definisi Operasional
1. Bagaimanakah DMF-T dan Skala ukur
def-t menurut WHO pada Alat ukur
anak sindrom down yang Cara ukur
berusia 6 - 18 tahun di Hasil ukur
SLB-C Cipaganti kota C. Kedalaman karies yang
Bandung? mendominasi
2. Bagaimanakah kedalaman Definisi
karies yang paling Operasional
mendominasi pada gigi
anak sindrom down yang Skala ukur
berusia 6-18 tahun di
SLB-C Cipaganti kota Alat ukur
Bandung?
Cara ukur
BAB IV
A. Jenis Penelitian METLIT METODE
PENELITIAN
Metode: deskriptif
Desain: cross sectional
B. Waktu dan Tempat Penelitian
Waktu: Maret 2012
Tempat: SLB-C Cipaganti Kota Bandung
C. Populasi dan Sampel
Populasi: tuna grahita berjumlah 80 orang
Sampel: purposive sampling
(kriteria: penderita sindrom down, usia 6-18 tahun, memiliki karies)
D. Jenis dan Cara Pengumpulan Data
Jenis data: data primer
Cara pengumpulan data: pemeriksaan langsung intra-oral
E. Alat dan Bahan Penelitian
F. Prosedur Penelitian
1. Persiapan
2. Pelaksanaan (pengumpulan data, pemeriksaan data, pengolahan data)
G. Pengolahan dan Analisa Data
H. Rencana Kegiatan
TERIMA KASIH