Anda di halaman 1dari 12

LATAR BELAKANG

1. Kontak dengan air pada pasien dalam hemodialisis cukup besar


(350 500 liter per minggu)

2. Pemisah (benteng) antara air (dialisat) dan darah hanya dengan


membran tipis (tidak adekuat untuk menahan masuknya kontaminan)

3. Kontaminan yang masuk tidak dapat dibuang oleh ginjal pasien


yang sudah terminal.

4. Tidak ada sumber air (PAM) yang dapat menjamin air yang aman.
PROSES PEMURNIAN AIR.

1. Penyaring (Filters)

2. Pelunak (Softeners)

3. Deionisasi (Deionization)

4. Adsorbsi dengan karbon (Carbon adsorption)

5. Reverse osmosis
I. Filter (Penyaring) :

Dapat digunakan pada awal maupun pada akhir proses pemurnian


air. Jenis filter yang digunakan antara lain :
1. Depth filters untuk menyaring partikel kasar, dipakai awal
proses pemurnian.
2. Cartridge filters untuk mencegah membran RO dari partikel
halus yang berasal dari karbon absorbsi yang dipakai.
3. Microfilters dan ultrafilters mengendalikan kontaminasi
kuman dalam sistim distribusi air { < 100 colony forming units
(CFU)/ml dan endotoksin < 0,25 IU/ml. Dengan ultrafilter jumlah
kuman < 0,1 CFU/ml dan endotoksin < 0,03 IU/ml}.

II. Softener (Pelunak air):

Menukar ion kalsium dan magnesium dengan ion natrium.

III. Deionisasi

Deionisasi menggunakan resin penukar ion untuk membuang


kontaminan ion dari air, menukar ion hidrogen dengan kation
(cationic resins) dan ion hidroksil dengan anion (anionic resins).
IV. Carbon Adsorption :

Adsorpsi oleh karbon-aktif merupakan satu satunya cara saat ini untuk
membuang chloramin dari air. Chloramin bersifat toksik terhadap tubuh.
Karbon aktif juga dapat menyingkirkan kontaminan organik yang ada di air.

V. Reverse osmosis :

Reverse osmosis (RO) menggunakan tekanan tinggi untuk menekan


air menembus membran semiperrmeabel, menyingkirkan 90 - 99 persen
kontaminan-ion dan >95 persen kontaminan non-ion yang berat molekul
lebih dari 150. Membran RO juga merupakan benteng yang efektif terhadap
bakteri, virus, dan endotoksin. Biasanya air yang terpakai sebesar
30 50 persen dari seluruh air yang melaluinya.