Anda di halaman 1dari 18

SURVEILANS

EPIDEMIOLOGI
PENYAKIT MENULAR
Kelompok 6:
Abdullah
Heri Junaidi
Rekha Dessa P.
SURVEILANS
EPIDEMIOLOGI
KEGIATAN PENGUMPULAN DATA
EPIDEMIOLOGI SECARA SISTIMATIS, TERATUR
& TERUS MENERUS
PENGOLAHAN ANALISA DAN INTERPRETASI
DAT TSB HINGGA MENGHASIL KAN INFORMASI
SELANJUTNYA INFORMASI DISEBARKAN
KEPADA ORANG/LEMBAGA YANG
BERKEPENTINGAN
DALAM RANGKA MEMANTAU, MENILAI DAN
MERENCANAKAN KEMBALI PROGRAM-
PROGRAM ATAU PELAYANAN
TUJUAN KEGIATAN SURVEILENS

Menilai Status Kesehatan Masyarakat


Menilai Kejadian/Masalah
Menentukan Prioritas Masalah Kesehatan
Masyarakat
Mengevaluasi Program
Menginformasikan Masalah Kesehatan
Masyarakat
Memberikan Masukan pada Penentu Kebijakan
Melaksanakan Riset
RUANG LINGKUP SURVEILANS
EPIDEMIOLOGI
Surveilans epidemiologi penyakit menular
Surveilans epidemiologi penyakit tidak
menular
Surveilans epidemiologi Kesehatan
lingkungan dan perilaku
Surveilans epidemiologi masalah kesehatan

Surveilans epidemiologi kesehatan matra


SURVEILANS PENYAKIT
MENULAR
Cenderung untuk memantau dan memprediksi
adanya wabah/epidemik
Interval waktu pelaksanaan pengumpulan data
dalam mingguan dan bulanan
Sumber data dapat berasal dari sarana

pelayanan kesehatan
Feed back dan tindak lanjut harus dilaksanakan
segera
SURVEILANS PENYAKIT
TIDAK MENULAR
Cenderung untuk memantau keberhasilan
pelaksanaan program pencegahan dan
pengendalian
Interval waktu pelaksanaan pengumpulan data
dalam tahunan
Sumber data berbasis populasi lebih
representatif
Analisis didasarkan pada hasil Evaluasi proses
dan Evaluasi output/impak/out come
Feed back dan tindak lanjut setelah evaluasi
tahunan
SURVEILANS EPIDEMIOLOGI
PENYAKIT MENULAR
ADALAH ?
Merupakan analisis terus menerus dan sistematis
terhadap penyakit menular dan faktor risiko untuk
mendukung upaya pemberantasan penyakit menular.
PRIORITAS SASARAN SURVEILANS
EPIDEMIOLOGI PENYAKIT
MENULAR ?
Surveilans penyakit yang dapat dicegah dengan
imunisasi
Surveilans AFP
Surveilans penyakit potensial wabah atau kejadian luar
biasa penyakit menular dan keracunan
Surveilans penyakit demam berdarah dan demam berdarah
dengue
Surveilans malaria
Surveilans penyakit-penyakit zoonosis, antraks, rabies,
leptospirosis dan sebagainya
Surveilans penyakit filariasis
Surveilans penyakit tuberkulosis
Surveilans penyakit diare, tipus perut,
kecacingan dan penyakit perut lainnya
Surveilans penyakit kusta
Surveilans penyakit frambosia
Surveilans penyakit HIV/AIDS
Surveilans penyakit menular seksual
Surveilans penyakit pnemonia,
termasuk penyakit pneumonia akut
berat (severe acute respiratory
syndrome)
DASAR HUKUM

Dasar hukum yang menjadi acuan dalam menyusun pedoman


pelaksanaan Evaluasi atas Penanggulangan Penyakit Menular
antara lain :
Undang-Undang No. 4 tahun 1984 tentang Wabah Penyakit
Menular.
Peraturan Pemerintah No. 40 tahun 1991 tentang
Penanggulangan Penyakit Menular.
Undang Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan
Publik;
Undang Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan;
Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem
Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP);
Peraturan Presiden Nomor 192 Tahun 2014
tentang Badan Pengawasan Keuangan dan
Pembangunan;
Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2014 tentang
Peningkatan kualitas sistem pengendalian intern
dan keandalan peyelenggaraan fungsi
pengawasan dalam rangka mewujudkan
kesejahteraaan rakyat.
Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 21 Tahun
2013 tentang Penanggulangan HIV dan AIDS;
Peraturan menteri Kesehatan Nomor 45 Tahun

2014 tentang Penyelenggaraan Surveilans


Kesehatan;
Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 78
Tahun 2014 tentang Konseling dan Testing
HIV;
Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 82
Tahun 2014 tentang Penanggulangan
Penyakit Menular;
Keputusan Menteri Kesehatan Nomor
1285/MENKES/SK/X/2002 Tentang Pedoman
Penanggulangan HIV/AIDS dan Penyakit
Menular Seksual;
SISTEMATIKA PENYAJIAN
PEDOMAN ADALAH SEBAGAI
BERIKUT:
BAB I (Pendahuluan)

Bab ini memuat latar belakang revisi


pedoman, dasar hukum, tujuan dan
sasaran penyusunan pedoman,
ruang lingkup pedoman, serta
sistematika pedoman.
BAB II (Gambaran Umum
Penanggulangan Penyakit Menular)
Bab ini memuat tentang gambaran umum
(proses pengendalian penyakit menular serta
penyelenggara penanggulangan penyakit
menular), proses bisnis, kebijakan, strategi,
sasaran, peran pemerintah serta istilah
terkait yang dgunakan dalam Pedoman
Penanggulangan Penyakit Menular
BAB III (Metodologi Evaluasi
Penanggulangan Penyakit Menular)
Bab ini memuat tentang Tujuan, Sasaran,
Keluaran, Ruang Lingkup, Organisasi dan
Tahapan Evaluasi, Hubungan Desain
Evaluasi dengan Tahapan Evaluasi serta
Jadwal Pelaksanaan Pengawasan
Penanggulangan Penyakit Menular
BAB IV ( TAHAP PERSIAPAN DAN
PELAKSANAAN PENGAWASAN PROGRAM
LINTAS SEKTORAL PEMBANGUNAN
DAERAH DALAM MENYELENGGARAKAN
PENANGGULANGAN
Bab ini menguraikanPENYAKIT
tentang tahapan pengawasan
MENULAR)
atas penanggulangan penyakit menular, termasuk
program kerja (langkah-langkah rinci) tahapan
pelaksanaan pengawasan pengawasan
penanggulangan penyakit menular
BAB V (Tahap Pelaporan dan
Tahap Pemantauan)
Bab ini menguraikan penyusunan laporan dan
pemantauan atas hasil pengawasan.
TERIMAKASIH