Anda di halaman 1dari 28

*Abdullah Fahmi

*Billysarius Pravisina
*Dewi Paramita S
*Ghozali Suprobo
*Haposan Edward Daniel
*Imam Prabowo
*Oktavian Budiansyah
*Yanita Firda Adelia

*Elastomer
Natural Rubber
Wool, Cotton
Asbes
NATURAL
THERMOPLASTIC

General Purpose Thermoplastic


Engineering Thermoplastic

POLYMER
THERMOSET
Formaldehyde Polymers
Unsaturated Polymers
SYNTHETIC Epoxide Polymers

ELASTOMER
SBR
NR
Butyl Rubbers, etc
*Elastomer
Memiliki rantai
crosslinked : rantai linear
berdekatan bergabung satu
sama lain di berbagai posisi
oleh ikatan kovalen
Mampu kembali ke posisi
awal setelah dilakukan
peregangan
SIFAT
MEKANIK
* SiFaT M KaNiK

1
e

Respon atau perilaku material

2
terhadap pembebanan yang
diberikan
Pengujian mekanik
dilakukan untuk
mendapatkan sifat mekanik

3
material
Pembebanan yang
diberikan dapat beban
statik, dinamis maupun
kejut
* Perbandingan grafik stress strain
Thermoplastic dengan jenis polimer lain

Termoset

Termoplastik

-Elongasi sampai
dengan 800%
-hanya mengalami
deformasi elastis
Struktur molekul

Struktur
elastomer sangat
acak.
*Hanya deformasi
elastis
*Tidak memiliki yield
point
*Ductility
*Modulus kelentingan
*Toughness

Karakteristik kurva stress


vs strain pada elastomer
*Creep pada Elastomer terjadi saat
menempatkan beban statis pada karet pada suhu
konstan,ketebalan akan terus berkurang ini
disebut Creep
*Creep di uji dengan seberapa cepat beban
tenggelam/berkurang jika ditempatkan pada
material elastomer
Dipengaruhi oleh sifat Viscous dari Elastomer
Saat ada Suhu maka jarak antar molekul bertambah
sehingga Vfree Bertambah sehingga Elastomer
Lunak,semakin Viscous/Lunak maka laju creep akan
lebih cepat
*Kegagalan yang
terjadi karena beban
yang berfluaktif

*Fatigue
*Terjadinya Fatigue pada
Elastomer karena adanya
fracture yang dimulai pada
daerah dengan konsentrasi
tegangan yang tinggi
*Karena adanya peningkatan
waktu,suhu,tegangan maka
innisial crack akan merambat
dan juga akan meningkat
* Karena adanya suhu yang meningkat menyebabkan jarak
molekul meningkat serta Vfree bertambah sehingga
elastomer lunak karena diikuti tegangan yang bertambah
menyebabkan ikatan silang akan terus
membesar/bertambah sehingga Vfree akan terus
bertambah sehingga innisial crack akan meningkat yang
menyebabkan ikatan silang lepas sehingga terjadilah
fracture
Elastomer

Atom
bervibrasi

Karena cross linking sehingga tidak


Jarak antar membuatnya mencair melainkan
atom melunak
bertambah

V Free
meningkat

Lunak
* Pengaruh jarak crosslinking
terhadap sifatnya
Suhu yang tinggi pada elastomer berpengaruh
terhadap:
*Ketahanan terhadap pemanasan (aging )
*The upper temperature T max dimana
elastomer mengalami proses pemanasan (aging)
dan tidak berpengaruh terhadap performance.
Ex: fluoroelastomer 2000 C

*Elastomer High T
2.-Ketahanan elastomer terhadap zat kimia dan
degradasi.
3. Ketahanan sifat mekanik elastomer

ex: NR tensile strength 30 MPa pada 23 "C--> 23


MPa pada 80 "C, dan 5MPa pada 140 "C

* Elastomer High Temperature


*The glass transition temperature (Tg)
*Saat suhu diturunkan akan tercapai kondisi
dimana karet jika dipukul akan bersifat seperti
gelas dimana karet kekakuannya meningkat .
*Cabang yang makin banyak Tg semakin
mudah dicapai saat didinginkan
*Bersifat Reversible

* Elastomer High Temperature


* Temperatur sedikit diatas Tgkristalisasi terjadi (Butuh
struktur yang rapi ex: NR)

maximal at
-25 C untuk
NR

* Butuh waktu 1 hari-1 tahun agar kekakuan max


* Bersifat reversible

*Low Temperature
* Glass transtisition
Temperature Elastomer

Saat dibawah transtisition


temperature (Tg):
* Elastomer kehilangan sifat
rubber
* Menjadi gelas yang keras,
dan rapuh
Material solid pada umumnya, ketika dipanaskan akan
mengembang dan ketika didinginkan akan mengalami
penyusutan.
Hal ini tentu akan menyebabkan perubahan panjang pada
material seiring berubahnya temperatur. Perhitungan
mengenai hal itu menggunakan rumus berikut:

Thermal Expansion ?
t
Koefisien
Thermal Sifat material
Expansion
yang menunjukkan
seberapa jauh
material dapat
memuai atau
mengembang
selama dipanaskan

Satuan: oC-1

Thermal Expansion ?
Polimer termasuk material yang memiliki
koefisien termal ekspansi besar
dibandingkan material lain.

Polimer linear dan


cabang
intermolecular
bonding minimum
crosslinking

The lowest value


thermoset
Koefisien Ekspansi Termal

Thermal Properties
* Epson : apakah ada perbedaan koefisien dr luas
ke volume
* Putri : Elastomer cm melunak tp ikatan silang
putus
2.temperatur transisi
Mirsa : Gmana Mekanisme terjadi d elastomer?