Anda di halaman 1dari 16

Arsitektur Romawi

Moh Ramadhan F221 13 068


Faisal F221 13 066
Ilham M.Lateke F221 13 050
Terletak di Semenanjung Apenina (sekarang Italia). Sebelah Utara
semenanjung Apenina bersambung dengan daratan Eropa yang terdapat
pegunungan Alpen sebagai batas alam yang memanjang. Sebelah Barat
Laut yang memisahkan Italia dengan Perancis. Sebelah Utara memisahkan
Italia dengan Swiss dan Austria. Sebelah Timur Laut dengan Yugoslavia.
Sejarah
Zaman Romawi Awal dimulai dari bangsa Etruscan yang menguasai wilayah
semenanjung Itali bagian barat-tengah telah di sebut di atas, pada sekitar tahun
700-an SM. Berdasarkan legenda, kota Roma sekarang berada di bukit-bukit
bagian selatan dari wilayah Etruria. Dahulu wilayah ini di bawah kekuasaan raja
Etruscan.
Setelah abad ke VI SM, supremasi bangsa Etruscan mulai turun, hingga runtuh
pada 500-an SM. Kekuatan Etruscan direbut dengan peperangan di laut oleh
Syracusans beraliansi dengan Cumae, koloni Yunani tertua di Itali bagian selatan.
(Ibid : 25).
Menurunnya kekuasaan Etruscan memberi kesempatan pada orang-orang Roma
untuk mendominasi kota-kota yang tadinya dikuasai orang-orang Etruscan.
Kekuasaan Romawi meluas terutama setelah wilayah Itali Selatan jatuh
ketangannya pada 273 SM.
Penaklukan atas Macedonia dan Yunani (146 SM) selain menambah Provinsi
Romawi juga mendorong didatangkannya seni dan para seniman Yunani ke
wilayah Romawi pada 133 SM. Wilayah kekuasaan Yunani di Mediterania Timur
dan Asia Minor menjadi bagian utama dari Provinsi Romawi di Asia. Spanyol
dikuasai pada 64 SM sehingga kekuasaan Roma mencakup wilayah Euphrates
hingga Atlantik.
Kondisi Masyarakat
Sejak dari raja-raja Etruscan pada tahun 500 SM
hingga raja Julius Caesar pada tahun 100 SM
bangsa Romawi tidak pernah mengalami masa
demokrasi seperti bangsa Yunani. Sehingga
bangsa ini akan menerima segala
keputusan/gagasan dari seorang pemimpin yang
paling berkuasa dan tertinggi seperti Dewa. Tugas
bagi para pemimpin yang harus diemban adalah
menaklukkan daerah-daerah perluasan sekiranya
daerah tersebut mempunyai penguasa. Konsep
kepemimpinan ini menjadi konsep dasar hukum
bagi sistem kepemimpinan kekaisaran Romawi.
Kebudayaan Romawi
Kebudayaan Romawi terbentuk berdasarkan
elernen-elernen yang diambil dari kebudayaan
Yunani, kebudayaan Etruscan dan kebudayaan
Syria. Penduduk asli Romawi adalah bangsa
prajurit sejati yang suka berperang sehingga
memiliki karakter yang kuat dan lebih
mencurahkan perhatiannya pada pekerjaan,
negara, dewa dan juga keluarga. Bangsa Romawi
mempunyai disiplin dan ambisi yang tinggi
terhadap kekayaan dan penguasaan terhadap
bangsa lain.
Penyebaran
Budaya Romawi berkembang melalui
kekuasaan di dapat dari penaklukan
,berbeda dengan penyebaran budaya
Yunani yang melalui kolonisasi. Budaya
Romawi termasuk arsitektur berkembang
dari kekuasaan dan penaklukan tidak hanya
berkembang di wilayah Itali, namun hingga
sebagian besar Eropa , Afrika Utara da Asia
Barat.
Tipologi Bangunan Romawi
Kuil Romawi Segi Empat
Kuil Jupiter Capitolinus
Kuil Jupiter Capitolinus (509 SM) di pusat kota Roma. Kuil terletak
di dalam Forum Romanus pada ketinggian sebuah bukit, sehingga
terlihat dari berbagai tempat di kota. Denahnya segi empat
panjang, identik dengan kuil-kuil Yunani, juga konstruksi kolom
dan balok atau Order, dalam hal ini berciri Korintien, langsing,
kepala kolomnya dihias dengan ornamen floral.
Kuil
Romawi Lingkaran Dan Poligon
Pantheon Roma
Pantheon Roma merupakan kuil terbesar di zamannya yang
berdenah lingkaran, kuil terletak di tengah-tengah pusat seni,
budaya dan pemerintahan kota pada zaman Romawi. Ruang
utama berdenah lingkaran, sering disebut rotunda. Diameter
bagian dalam dinding 43,43 m. Denah lingkaran dikombinasikan
dengan gerbang masuk berdenah segi empat. Pintu masuk
terdapat dibelakang konstruksi gerbang tersebut.
Basilika

Basilika Trajan
Basilika Trajan di Roma (98-112 M) dibangun oleh Apollodorus dari
Damascus. mempunyai nave tengah bentuknya segi empat
memanjang, 117.34 x 26.51 m. Nave dikelilingi oleh semacam
gang ganda dibentuk oleh deretan kolom dalam arsitektur klasik
disebut isle, masing-masing lebarnya 7.24 m. Tinggi total ruang
tengah (nave) yang sangat luas dan panjangnya 36.58 m.
Permandian(thermae) Romawi
Thermae Caracalla
Reruntuhan Thermae Caracalla di Roma (211-17),dahulu
diperkirakan mempunyai fasilitas untuk 1600 tempat mandi,
thermae mempunyai hall santral sangat besar, 55.77 x 24.08 M,
gedung besar dan mewah ini keseluruhannya berdenah simetris.
Bagian utama berupa sebuah blok unit segi empat sangat besar,
228 x 115.82 M di kelilingi dalam bentuk U oleh tempat mandi dan
kedai tersebut diatas.
TeaterDan Teater Terbuka (amphitheatre)
Colisseum Roma
Colisseum Roma adalah amphitheater terbesar dan termegah
didirikan pada zaman Romawi,dibangun pada tahun 70M,dengan
kapasitas penonton 50.000 penonton,denah berbentuk elips .
Monumen Pelengkung(arch)Romaw
Pelengkung Titus
Pelengkung didirikan pada zaman Titus,untuk memperingati
jatuhnya Jarusalem ke tangan orang orang Roma. Bidang depan
bentuknya segi empat, mendekati bujur sangkar,di dalam dinding
pelengkung terdapat relief pendewaan pada titus. Selain itu
terdapat relief yang menggambarkan penaklukan jarusalem oleh
Roma.
Jembatan saluran air (aquaduct )
Pont du Grand di Nimes Perancis (14 M)
` berupa konstruksi jembatan yang mempunyai saluran air
sepanjang 40 km, mengalirkan air dari Uzes ke Nimes. Panjang
aquaduct 268.83 m, membentang setinggi 47.24 m di atas
permukaan sungai dan lembah. Jembatan terdiri dari tiga
tingkatan, masing-masing berbeda bentangan dan lebar
pelengkung. Terbesar dan terlebar paling bawah, menjadi
tumpuan yang di atas, juga untuk jembatan kendaraan dan
manusia. Pelengkung terlebar pada bagian ini, selebar sungai,
yaitu 24.50 M
Ciri Arsitektur Romawi
1. Konstruksi Lengkung
Kontruksi lengkung pertamakali diciptakan oleh Bangsa Yunani. Kemudian
konstruksi ini diadopsi oleh masyarakat Romawi ke dalam bangunan-bangunan
rancangannya. Alhasil, mayoritas bangunan klasik ala Romawi tersebut pun
mempunyai ruangan yang terasa lebih luas karena tidak adanya batasan yang
tegas.
2. Atap Kubah
Pada mulanya, arsitektur khas Romawi juga dilengkapi dengan atap yang
berbentuk melengkung. Pada perkembangan selanjutnya, bentuk atap ini
mengalami perkembangan menjadi kubah. Atap kubah yang berwujud setengah
bulatan ini mampu menciptakan kesan megah pada suatu bangunan.
3. Tidak Memakai Batu Utuh
Pada zaman dahulu, orang-orang umumnya menggunakan batu utuh sebagai
material bangunan. Batu-batu utuh ini kemudian disusun sedemikian rupa untuk
membentuk konstruksi arsitektur yang sesuai keinginan. Namun berbeda
dengan Bangsa Yunani, mereka sudah tidak menggunakan lagi batu utuh ini
karena telah menemukan konstruksi lengkung tadi.
4. Denah Bervariasi
Pada zamannya, arsitektur Romawi ini bisa dikatakan sebagai mahakarya yang
begituhebat. Bayangkan saja, ketika bangsa-bangsa lain masih mempertahankan
denah bangunan yang dianggap sebagai denah terbaik. Tetapi bangsa ini berani
melakukan eksplorasi terhadap denah bangunan-bangunannya. Kebanyakan
mereka sering mengkombinasikan denah segi empat, lingkaran, dan setengah
lingkaran.
5. Kolom Penghias
Kolom pada bangunan-bangunan buatan Romawi juga tidak hanya berfungsi
sebagai bagian dari kontruksi semata, tetapi juga berperan sebagai dekorasi.
Bagian kepala kolom ini biasanya dihiasi dengan ornamen-ornamen bercorak
floral. Satu lagi yang menarik, semua ornamen tersebut juga selalu mengandung
makna tersendiri.
6. Desain Simetris
Pada dasarnya, simetris berarti sama antara kiri dan kanan atau atas dan bawah.
Desain simetris termasuk peninggalan bangsa Romawi di bidang arsitektur yang
bersifat abadi. Prinsip desain ini bahkan masih digunakan sampai sekarang sebab
mampu menciptakan kesan yang glamor dalam sekejap. Kami pernah
membahasnya secara khusus disini.
7. Batu dan Batu
Ciri-ciri arsitektur Romawi selanjutnya yaitu penggunaan batu sebagai bahan
baku bangunan yang utama. Untuk bangunan yang bersifat umum, batu yang
dipakai berasal dari jenis batuan kapur. Sedangkan bangunan-bangunan yang
diistimewakan lumrahnya didirikan menggunakan batu marmer. Batu ini
dipandang mempunyai kualitas yang tinggi dan bernilai mahal.
Terimah Kasih