Anda di halaman 1dari 16

JURNAL

Spontaneous Intracerebral
Hemorrhage: Management

DI SUSUN OLEH
Erla Nurani
PEMBIMBING
61111033
dr. Handedi, M.kes, Sp.S
Irma Ratna Sari
61111024
Spontaneous Intracerebral Hemorrhage:
Management

Journal of Stroke (JoS)


Jun Yup Kim, Hee-Joon Bae
Department of Neurology, Stroke Center, Seoul National
University Bundang Hospital, College of Medicine, Seoul National
University, Seongnam, Korea
January 17, 2017
PENGANTAR
Perdarahan intraserebral Spontan non-traumatik (ICH) tetap
menjadi penyebab signifikan mortalitas dan morbiditas di seluruh
dunia. Untuk menyembuhkan ICH, berbagai uji klinis untuk
intervensi medis dan bedah telah dilakukan dalam 10 tahun
terakhir. Terbaru uji klinis berskala besar telah melaporkan bahwa
penurunan tekanan darah intensif dini dapat menjadi strategi yang
aman dan layak untuk ICH
EVALUASI DAN MANAJEMEN AWAL

Gejala : Riwayat medis :


Defisit Neurologis Fokal Hipertensi
Sakit Kepala berat Stroke Sebelumnya,
Muntah Trauma Kepala Baru-baru Ini
Tekanan Darah >220 Mmhg Penggunaan obat antitrombotik
Kesadaran Menurun termasuk anti koagulan

Pemeriksaan Penunjang :
CT-Scan
MRI
PENGELOLAAN Airway (Jika Diperlukan)
AWAL ICH DI
IGD :
Cardiovascular Support
BP Lowering Treatment
Reversal Of Coagulation Abnormalities
Stay At Intensive Care Unit (ICU)
SKOR ICH

Komponen Skor poin ICH


GCS skor
34 2
512 1
1315 0
Volume ICH (cm3)
30 1
<30 0
IVH
Yes 1
No 0
Infratentorial origin dari ICH
Yes 1
No 0
Usia (year)
80 1
<80 0
Total skor ICH 06
Pasien dengan ICH sering memburuk dalam 24 atau 48 jam
MANAJEMEN setelah onset gejala karena cedera sekunder yang
MEDIS
disebabkan oleh ekspansi hematoma, perdarahan
intraventrikular (IVH) ekstensi, demam, dan tekanan darah
tinggi.

Harus dirawat di ICU

Pemantauan ketat
Tekanan darah
Denyut jantung,
Elektrokardiograf,
Saturasi oksigen
Status neurologis
Tekanan intrakranial (ICP), tekanan perfusi serebral, dan
intra-arteri tekanan darah (BP) terus menerus
MANAJEMEN MEDIS DARI ICH
Komponen Rekomendasi
Tekanan darah Untuk pasien dengan SBP> 150 mmHg dan 220 mmHg, pengobatan awal intensif
penurun tekanan darah dengan target 140 mmHg bisa menjadi metode yang aman dan
efektif.
Untuk pasien dengan SBP> 220 mmHg, pengurangan tekanan darah agresif dengan
infus intravena secara kontinu, obat penurun tekanan darah, seperti nicardipine, harus
dipertimbangkan.
Antikoagulan terkait Tahan antikoagulan dan koreksiI NR , jika tinggi, infus intravena dari vitamin K dan
ICH FFP.
PCCs dapat dipertimbangkan daripada FFP diberikan karena komplikasinya lebih sedikit
dan kemampuan untuk memperbaiki INR cepat.
obat-terkait Pertimbangkan transfusi platelet, meskipun bukti tidak jelas
antiplatelet ICH
thromboprophylaxis Terapkan kompresi pneumatik intermiten saat masuk untuk mencegah tromboemboli
vena.
heparin berat molekul rendah atau heparin tak terpecah dapat diterapkan setelah
penghentian perdarahan pada pasien.
antikoagulan sistemik atau IVC filter dapat dipertimbangkan pada pasien dengan DVT
simptomatik atau paru tromboemboli.
ICP Pasien dengan penurunan tingkat dan hidrosefalus, dapat diobati dengan drainase
ventrikel, jika diperlukan.
Hipertonik saline atau manitol dapat digunakan secara tepat.
MANAJEMEN MEDIS DARI ICH

Komponen Rekomendasi
Demam Demam harus diobati dengan obat antipiretik dan / atau metode
pendinginan eksternal atau internal untuk mencegah hasil yang buruk.

Glukosa monitoring dan kontrol glukosa secara teratur sangat penting untuk
mencegah hiperglikemia dan hipoglikemia

Kejang kejang klinis sering di antara pasien dengan ICH dan harus dirawat.
kejang Electrographic dengan penurunan tingkat kesadaran harus di rawat.
pemantauan EEG terus menerus, dapat bermanfaat pada pasien dengan
status mental tertekan yang tidak dijelaskan oleh perdarahan.
KOMPLIKASI MEDIS

Komplikasi Medis Yang Paling Komplikasi Medis Lain


Umum kematian yang disebabkan oleh :
Pneumonia (5,7%), infark miokard akut
Emboli Paru (2,3%)
gagal jantung
Gagal Pernafasan (2,0%)
aritmia ventrikel
Pneumonia Aspirasi (2,0%)
serangan jantung
Sepsis (1,3%)
Infeksi Saluran Kemih (0,7%) gagal ginjal akut
Hiponatremia
perdarahan gastrointestinal
dan pasca-stroke depresi
Palliative care and
withdrawal of
technological
support Pengobatan paliatif dan withdrawal technological support
termasuk Do-Not-Resusitasi (DNR). DNR direkomendasikan
dilakukan 2 hari setelah perawatan rumah sakit.
MANAJEMEN
BEDAH
Perdarahan Infratentorial

Perdarahan Supratentorial

Operasi Dekompresi

Perdarahan Intraventrikular
MANAJEMEN
BEDAH
Rehabilitation
Rehabilitasi sangat dianjurkan pada pasien yang telah selamat dari
tahap ICH akut dengan disabilitas. Prinsip utama rehabilitasi pada
kasus ICH sama dengan kasus stroke iskemik.

Di laporkan bahwa terdapat peningkatan hasil fungsional secara


signifikan pada pasien yang menerima rehabilitasi dibandingkan
dengan mereka yang menerima perawatan standar medis.
Kesimpulan
Untuk mengatasi tingginya angka kematian dan kesakitan,
dianjurkan bahwa pasien dengan ICH spontan harus di rawat di
fasilitas baik dengan perawatan stroke khusus dengan pendekatan
tim multidisiplin. Semua prinsip-prinsip manajemen termasuk
pemantauan ketat tanda-tanda vital dan status neurologis, koreksi
BP dengan cepat, kontrol ICP yang tepat dan manajemen bedah
tepat waktu pada pasien tertentu, pencegahan komplikasi, dan
awal rehabilitasi penting untuk hasil klinis yang lebih baik.
Terima Kasih