Anda di halaman 1dari 28

KASUS BOPHAL DI

INDIA
KELOMPOK 2 :
Awan Rahmadewi
Dery Damayanti
Maria Maghdalena
Stanley Austin
Wellson Kurniawan
TRAGEDI B OPHAL
Tragedi Bhopal pada 1984 adalah musibah
industri terburuk dalam sejarah dunia. Ia
diakibatkan pengeluaran 40 metrik ton metil
isosianat (MIC) secara tak sengaja dari pabrik
pestisida Union Carbide yang terletak di kota
Bhopal, di negara bagian Madhya Pradesh di India.
T O X I C M AT E R I A L S I N S O I L A N D WAT E R
Tempera
tur
tangki
yang
tidak Sistem
Alarm sesuai pendingi
tidak nan yang
berfun tidak
digunaka
gsi n

Penyeb
Tangki ab Ventilasi
gas
besi lebih scrubber
yang lanjut yang
berkar tidak
digunaka
at n
Konsentra
si Slip band
kloroform tidak
yang digunakan
terlalu ketika
tinggi di pipa dicuci
alam
Kurangnya
operator
yang
terampil
dalam
bidang
keamanan

Kekuran
gan
dalam
pengelol
aan

Kurangn
ya
rencana
tanggap
darurat
Akses Kepemilikan
Racun
Produksi Sevin Bahan baku utama
1977
(Carbaryl) dan : USA
formulasinya MIC yang sangat
reaktif : Bombay

Memproduksi
1980 Mulai
Carbone Monoxide
memproduksi MIC
dan Phosgene
sendiri
KORBAN
2,000 orang meninggal
300,000 orang yang mengalami luka luka
7,000 binatang terluka, 1000 diantaranya mati.
Jangka pendek :
iritasi ringan,
luka bakar pada
saluran
pernafasan
Terhirup
Jengka panjang :
Penyakit paru
obstruktif kronis

Pendek : luka
bakar, muntah,
diare
Tertelan
Panjang : Luka
bakar, muntah,
EFEK dan diare
KESEHATAN

Luka bakar pada


mata, kemerahan,
nyeri.
Kontak mata
Kerusakan
permanendisertai
adanya katarak,
trakoma dan
biefaritis kronis.

Kontak kulit Luka bakar


S TA B I L I TA S D A N R E A K T I V I TA S

Stabilitas : Stabil tetapi sangat reaktif, mudah


terbakar, mudah meledak bila bereaksi dengan
udara, mempunyai titik didih dan leleh yang
rendah.
Peruraian yang berbahaya : Bahan terurai saat
dipanaskan di atas titik didih dan menghasilkan
gas beracun.
Inkompatibilitas : Tidak boleh dicampurkan dngan
udara, mudah meledak. Bereaksi dengan amina,
alkohol, asam, dan oksidator kuat.
M U TA G E N I K D A N KA R S I N O G E N I K

Data mutagenik : Orang yang terpapar metil


isosianat selama kecelakaan Bhopal secara berulang
memperlihatkan terjadinya translokasi Robertson,
dan juga translokasi lainnya.
Data Karsinogenik : Mempunyai kemungkinan
untuk timbulnya feokromositomas pada medula
adrenal dan adenomas pada sel asinar prankeas.
EFEK REPRODUKTIF
Data efek reproduktif : Bahan kimia ini dapat
melintasi batas plasenta. Laporan dari Bhopal, India
dan studi terhadap hewan menyatakan adanya efek
reproduktif yang merugikan dan teratogenisitas.
A U T O P S I M E T I L I S O S I A N AT

Dari bencana Bophal, korban mengalami tanda-


tanda berupa iritasi pada saluran pernapasan yang
parah. Hasil autopsi mengungkapkan bahwa
penyebab kematian adalah edema paru akut
(EPA), dimana dalam paru-paru terjadi akumulasi
cairan secara mendadak (Weill, 1988).
Edema paru kronis dan iritasi mata (ocular
sequelae) juga didokumentasikan demikian.
A U T O P S I M E T I L I S O S I A N AT

(i) (ii)

Gambar 1 Edema Paru Akut (EPA) (i) yang


dilihat dari sinar X dan (ii) bagan terjadinya
EPA
A U T O P S I M E T I L I S O S I A N AT

Gambar 2 Iritasi Mata


akibat
Terpapar Metil Isosianat
A U T O P S I M E T I L I S O S I A N AT

Dari kejadian tersebut juga dilaporkan bahwa terjadi


peningkatan aborsi (Arbuckle dan Sever, 1998) dan
angka kematian bayi (Varma, 1987) di antara wanita
yang hamil selama berbulan-bulan setelah bencana
tersebut.
Mekanisme kerja metil isosianat terhadap paru-paru,
kulit, dan mata adalah iritasi, namun mekanisme kerja
untuk efek sistem masih belum diketahui.
Terganggunya imunitas dan sistem saraf, serta gagal
jantung juga dilaporkan dari bencana itu.
A U T O P S I M E T I L I S O S I A N AT

Selain yang disebutkan sebelumnya, efek dari


kejadian tersebut juga adalah pendarahan dan
cerebral edema; darah berwarna merah ceri;
filtrasi lemak yang terganggu pada hati; dan
nekrosis tubular ginjal; serta tanda asphyxia (kondisi
kekurangan oksigen yang mengakibatkan
pernapasan abnormal.
A U T O P S I M E T I L I S O S I A N AT

Paparan metil isosianat yang paling sering adalah


melalui pernapasan karena gas tersebut akan
langsung terabsorbsi menuju paru-paru.
Data-data berikut menunjukkan survei medis 100
hari setelah paparan metil isosianat tersebut oleh
Kampus KEM (pada slide sebelah).
AUTOPSI METIL ISOSIANAT
REDISTRIBUSI
Gejala
Kasus nyata
Peyebaran
Gejala Yng
Data Toksisitas: Di Bhopal,
Inhalasi India
pada
terlihat kasus
adalah
Tinjau LD50
setidaknya
Paparan
LD50 tikus-oral: 140 mg/kg sesakBophal
napas,
terbunuh
Berdasar data
maksimum 2500
kejang-kejang,
Paparan
orang
LD50dapat
yang sudah
akibat
LD50 tikus-terhirup: 5 bpj/4 jam mata memerah
maksimum yang
kebocoran
sesuai dengan
ditolerir pipa
pada
dapat kondisi
ditolerir
LD50 mencit-oral: 120 mg/kg gas
paparan
yang
sebesar 224bpj,
terhirup
sebesar bpj
bpj,
sekaligus
maksimum
tak ada 2ygbpj
dan
tak tak bau
ada bau yg
LD50 kelinci-perkutan: 1800 mg/kg membunuh
terdeteksi
tertahankan
terdeteksi
ratusan ternak
pada 21 bpj
P E M E R I K S A A N T O K S I KO L O G I
Hasil Investigasi setempat
India Central Bureau of
Perusahaan ini menyimpan
Investigation
MIC dalam
Studiatas
Medis jumlah
Bhopalyang lebih
(BMA)
Badan
Kondisi investigasi
Lingkungan di negara
(WHO)
besar dari-> yang
Inggris
itu, awalnya
Kandungan menuduh
zat beracun 12
direkomendasikan.
Dilaporkan bahwa Dalam
bencana
terdakwa:
carbon delapan pejabat
tetrachloride senior
dari
upaya
itu untuk memotong
masih menyisakan level
perusahaan
air tanah di India, Warren
Bhopal masih
biaya, toksin
perusahaan telah
yang Union
tinggi.
Anderson ( kepala
900-2.400pendingin
kali lebih di Carbide
tinggi
mematikan
Kandungan zatgas
beracunnya
Corp pada
dari ambangsaat batasbocor)
yangdan
sekitar
hinggabahan kimia,
beberapa padahal
kali dari
dua pejabat anak WHO
ditetapkan perusahaan.
bahan kimia tersebut harus
biasanya.
Yang lainnya sudah meninggal
disimpan pada suhu 32
akibat insiden itu sendiri.
derajat Fahrenheit.
DAFTAR PUSTAKA
http://www.lakareformiljon.org/images/stories/dokument/2009/bhopal_gas_d
isaster.pdf
https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC1142333 /
___. 2003. Acute Exposure Guideline Levels for Selected Airborne Chemicals
Vol. 3. Washington D.C. : The National Academic Press
Dokumen The Bhopal Disaster Centre for Science and Enviroment melalui
cseindia.org yang diunduh 3 April 2017, 21.05
Pillay, VV. 2013. Modern Medical Toxicology. New Delhi: Jaypee Brothers
Medical Publishers
pubchem.ncbi.nlm.nih.gov diakses 3 April 2017, 19.35
toxnet.nlm.nih.gov diakses 3 April 2017, 20.00
www.atsdr.cdc.gov diakses 3 April 2017, 21.17
www.nap.edu diakses 3 April 2017, 20.09
http://www.kelair.bppt.go.id/sib3pop/B3/MetilIsosianat.htm