Anda di halaman 1dari 44

Assalamualaikum

NARALITA MUTIARA S (19)


RENDY RESTU T (23)
RIKKY YUDHA HP (24)
RIZQI ADETYA P (26)
SALIZA NUR R (27)
YULIA AGUSTINA (31)
YUNITA TRIA NUR L (32)

Saifuddin_Aziz@Yahoo.com
SISTEM KOLOID
Pengertian

Sistem Koloid

Sifat Koloid

Pembuatan
Suspensi Koloid Larutan
koloid

Aplikasi Sistem Koloid adalah suatu bentuk campuran yang


keadaannya terletak antara larutan dan suspensi
(campuran kasar)
Sistem Koloid ini mempunyai sifat-sifat khas yang
berbeda dari sifat larutan atau suspensi


SISTEM KOLOID
Ukuran Koloid

Sistem Koloid
> 100 nm 1 s.d. 100 nm < 1 nm
Sifat Koloid

Pembuatan
koloid
Suspensi Koloid Larutan
Sejati

Aplikasi Ukuran partikel koloid berkisar 1 nm sampai 100 nm


exit

Sistem dispersi :

suspensi

larutan

Dispersi halus (koloid)

Fase terdispersi adalah : Zat yang


terdispersikan.
Dispersi : penyebaran merata 2
misal ( kanji)
fase(fase
terdispersi dan medium terdispersi)
Medium pendispersi : Medium yang
digunakan untuk mendispersi. misal ( Air ) Close info
Perbandingan larutan

No Larutan Koloid Suspensi


1 Satu fase 2 fase 2 fase
2 Stabil Umumnya stabil Tidak stabil
3 Tdk dapat disaring Tidak dapat Dapat disaring
disaring
4 Homogen Tampak homogen Heterogen
5 Ukuran partikel < 1 nm Ukuran partikel 1 Ukuran partikel
100 nm >100 nm
6 jernih Agak keruh keruh

Ex Larutan gula, larutan Sabun, susu Campuran air


cuka dan pasir
3. Jenis jenis koloid
No Jenis Koloid Fase Medium Contoh
terdispersi Pendispersi

1 Aerosol Padat Gas Asap,debu


(padat)
2 Sol Padat Cair Agar agar, cat, kanji, tinta

3 Sol padat Padat Padat Kaca berwarna,paduan


logam
3 Emulsi Cair Cair Susu, santan

5 Aerosol (cair) Cair Gas Kabut, awan


6 Emulsi padat Cair Padat Keju, mentega, mutiara

7 Buih / busa Gas Cair Krim kocok, Busa sabun

8 Busa padat Gas Padat Karet busa, Batu apung


SISTEM KOLOID
Aerosol

Sistem Koloid

Obat anti
Sifat Koloid nyamuk
semprot
merupakan
Pembuatan
aerosol
koloid

Aplikasi Aerosol adalah sistem Koloid dari partikel padat atau


cair yang terdispersi dalam gas.
Produk yang dibuat dalam bentuk aerosol antara lain
semprot rambut, cat semprot, parfum dan obat nyamuk.


SISTEM KOLOID
Sol

Sistem Koloid

Sifat Koloid

Pembuatan
koloid Air sungai dan Air Kanji adalah Sol

Aplikasi Sol adalah Sistem Koloid dari partikel padat yang


terdispersi dalam zat cair. Koloid jenis sol banyak
ditemukan dalam kehidupan sehari-hari maupun Industri
Contoh : air sungai, sol sabun, sel detergent, sol kanji,
tinta tulis dan cat


SISTEM KOLOID
Emulsi

Sistem Koloid
Susu adalah emulsi antara
air dengan lemak dan
kasein sebagai emulgator
Sifat Koloid

Pembuatan
koloid
Emulsi adalah sistem koloid dari zat cair yang
Aplikasi terdispersi dalam zat cair. Syarat terjadinya emulsi adalh
kedua jenis zat cair tidak saling melarutkan. Untuk
membentuk emulsi diperlukan emulgator.
Air dan minyak diperlukan suatu sabun atau detergent
sebagi emulgator. Sedangkan susu emulgatornya adalah
kasein

SISTEM KOLOID
Buih

Sistem Koloid

Buih sabun
Sifat Koloid

Pembuatan
koloid

Aplikasi Buih adalah sistem Koloid dari gas yang terdispersi


dalam zat cair, untuk menstabilkan buih diperlukan
pembuih berupa sabun atau detergent .
Buih dapat dibuat dengan suatu gas kedalam zat cair
yang mengandung pembuih


SISTEM KOLOID
Gel

Sistem Koloid

Sifat Koloid

Pembuatan
koloid Bahan Kosmetik Mayonaise

Gel adalah koloid setengah kaku. Gel dapat terbentuk


Aplikasi dari suatu sol yang zat terdispersinya mengadsorbsi
medium dispersinya sehingga terjadi koloid yang agak
padat
Contoh gel adalah agar-agar, lem kanji, selai, gelatin,
gel sabun dan gel silika

SIFAT KOLOID
Effek Tyndall

Sistem Koloid

Sifat Koloid

Pembuatan Cahaya Koloid Layar


koloid
Efek Tyndall, Efek Tyndall adalah efek penghamburan
cahaya oleh partikel koloid.
Aplikasi
Efek Tyndall merupakan salah satu cara yang
sederhana untuk mengetahui suatu dispersi itu
merupakan koloid atau bukan


SIFAT KOLOID
Gerak Brown
Gerak Brown, Gerak zig-
Sistem Koloid
zag atau gerak acak pada
koloid disebut gerak
Sifat Koloid Brown, sesuai dengan
nama penemunya seorang
ahli Biologi Robert
Pembuatan Brown. Makin tinggi suhu
koloid makin cepat gerak Brown
Gerak Brown
karena energi kinetik molekul medium pendispersi
Aplikasi
meningkat sehingga menghasilkan tumbukan yang lebih
kuat. Gerak Brown merupakan salah satu faktor yang
menstabilkan koloid, karena bergerak terus-menerus maka
partikel koloid dapat mengimbangi gaya grafitasi sehingga
tidak mengendap.

SIFAT KOLOID
Elektroforesa
Elektroforesa,
Sistem Koloid Kutub ( + ) Kutub ( - ) Peristiwa pergerakan
partikel koloid yang
(+) (-)
- bermuatan ke salah
Sifat Koloid satu elektroda. Koloid
bermuatan negatif
akan bergerak ke
Pembuatan anode (elektroda
koloid positif). sedangkan
Koloid yang bermuatan
negatif menuju kutub positip koloid yang
Aplikasi bermuatan positif
bergerak ke katode (elektrode negatif) sehingga
elektroforesis dapat digunakan untuk menentukan jenis
muatan koloid.


SIFAT KOLOID
Adsorbsi

Sistem Koloid Adsorbsi adalah peristiwa


penyerapan suatu molekul
atau ion pada permukaan
Sifat Koloid suatu zat. Partikel koloid
mempunyai kemampuan
untuk menyerap ion atau
Pembuatan
muatan listrik pada
koloid
permukaannya sehingga
partikel koloid menjadi
Aplikasi Sol Fe(OH)3 bermuatan listrik.
Mengabsorbsi ion (+)

Contoh sol Fe(OH)3 dalam air mengadsorbsi ion positif


sehingga menjadi Koloid bermuatan positif


SIFAT KOLOID

Sol Arsen Sulfida atau


Sistem Koloid As2S3 mengadsorbsi ion
negatif sehingga menjadi
suatu Koloid bermuatan
Sifat Koloid
negatif .
Sifat adsorbsi dari koloid
Pembuatan ini digunakan dalam
koloid berbagai proses yang
Sol As2S3 antara lain :
Aplikasi
mengadsorbsi ion ( - )

Menjernihkan air dengan tawas K Al (SO4)2. 24 H2O


Menjernihkan larutan gula atau larutan garam
Menghilangkan bau badan
Penyembuhan sakit perut dengan norit


SIFAT KOLOID
Koagulasi
Koagulasi adalah
Sistem Koloid penggumpalan partikel
koloid dan membentuk
endapan. Dengan
Sifat Koloid terjadinya endapan berarti
zat terdispersi tidak lagi
Pembuatan membentuk koloid.
koloid Koagulasi dapat terjadi
secara fisik seperti
Koagulasi yang disebabkan
penambahan elektrolit
Aplikasi
pemanasan, pendinginan, pengadukan atau secara kimia
seperti penambahan elektrolit, pencampuran koloid yang
berbeda muatan. Contoh proses Koagulasi antara lain :
pembentukan delta di muara sungai dan pengendapan
lumpur pada penjernihan air

SIFAT KOLOID

Koloid liofil yaitu koloid


Sistem Koloid yang senang cairan
(bahasa Yunani lyo =
cairan ; philia = senang).
Sifat Koloid Partikel koloid akan
mengadsorbsi molekul
Pembuatan cairan, sehingga terbentuk
koloid selubung di sekeliling
Agar-agar termasuk partikel koloid.
Aplikasi Koloid Liofil
Jika medium pendispersinya air maka disebut dengan
hidrofil (senang air). Contoh koloid liofil adalah sabun,
detergen,kanji, protein dan agar-agar.


SIFAT KOLOID
LIOFOB
Koloid liofob yaitu koloid
Sistem Koloid yang benci cairan (phobia
= benci).
Sifat Koloid Partikel koloid tidak
mengadsorbsi molekul
cairan. Jika mediumnya
Pembuatan air maka disebut dengan
koloid hidrofob (benci air).
Aplikasi Sol Fe(OH)3 termasuk Koloid
Liofob
Contoh koloid hidrofob: sol belerang, sol Besi (III)
Hidroksida atau Fe(OH)3, dan beberapa sol logam


Koloid liofil Koloid liofob
Stabil pada konsentrasi relatif Stabil pada konsentrasi
besar rendah

Memberikan efek tyndal Memberikan efek tyndal yang


kurang jelas sangat jelas
Bersifat reversibel Bersifat ireversibel
Mengadsorpsi medium Tidak mengadsorpsi medium
pendispersinya pendispersinya
Kekentalan tinggi Kekentalan rendah
SIFAT KOLOID
Dialisa

Sistem Koloid Dialisa atau disebut


Pemurnian koloid atau
menghilangkan ion-
Sifat Koloid ion pengganggu dari
sitem koloid. Dialisis
dilakukan dengan
Pembuatan menempatkan
koloid
Proses Dialisa
Aplikasi
kantong semi permiabel yang berisi koloid dalam air
yang mengalir sehingga ion-ion pengganggu dapat
melewati lapisan semi permiabel dan ikut aliran air.


PEMBUATAN KOLOID
Dispersi

Sistem Koloid Cara Mekanik


Dengan jalan menggerus partikel kasar sampai terbentuk
Sifat Koloid partikel berukuran koloid, lalu didispersikan kedalam
medium pendispersinya,

Pembuatan misalnya : serbuk belerang digerus dengan gula berkali-


koloid kali, lalu didispersikan kedalam air sehingga terbentuk sol
belarang
Aplikasi
Cara Peptisasi
Dengan jalan menambahkan zat pemecah/peneptisasi
kedalam suatu endapan, sehingga endapan itu pecah
menjadi partikel-partikel koloid.
Misalnya : penambahan AlCl3 pada endapan Al(OH)3 akan

menghasilkan sol Al(OH)3
PEMBUATAN KOLOID
Cara busur bredig

Sistem Koloid Digunakan untuk memperoleh sol logam.


Logam yang akan dibuat koloid, digunakan sebagai
elektroda yang dicelupkan kedalam medium dispersi dan
Sifat Koloid ujung yang lain dihubungkan dengan sumber arus listrik,
panas yang timbul akan menguapkan logam, dan uap itu
Pembuatan terdispersi kedalam air dalam bentuk partikel koloid yang
koloid halus dan terbentuklah sol logam.

Aplikasi
Kondensasi
Dengan reaksi hidrolisis
Misalnya sol Fe(OH)3 dapat dibuat dengan menambahkan
larutan FeCl3 kedalam air mendidih

FeCl3(aq) + 3H2O(l) Fe(OH)3 + 3HCl(aq)


PEMBUATAN KOLOID
Dengan reaksi redoks
Sistem Koloid Misalnya sol emas dapat dibuat dengan mereaksikan
larutan AuCl3 dengan larutan besi (II) sulfat

Sifat Koloid AuCl2(aq) + 3FeSO4(aq) Au(koloid) + Fe2(SO4)3(aq) +


FeCl3(aq)
Pembuatan
koloid Penggantian pelarut

Aplikasi
Misalnya kalsium asetat mudah larut dalam air, tapi sukar
larut dalam alkohol, oleh karena itu kalsium asetat
dilarutkan dulu kedalam air, baru dicampurkan kedalam
alkohol, sehingga terbentuk gel


PEMBUATAN KOLOID

Sistem Koloid
Mencampurkan larutan-larutan encer

Sifat Koloid
Misalnya larutan encer AgNO3 dicampurkan dengan
larutan encer HCl
Pembuatan
koloid AgNO3(aq) + HCl(aq) AgCl(koloid) + HNO3(aq)
Aplikasi


APLIKASI KOLOID
Pengendap Cottrel
+ + + + +
Arus +
Listrik
Sistem Koloid +
Udara
_
_
Bersih
_ _ _ _ _ _

Sifat Koloid
Gas Buang
Pembuatan
koloid
Endapan
Aplikasi
Pengendap Cottrel
Asap pabrik sebelum meninggalkan cerobong asap
dialirkan melalui elemen yang beraliran Listrik tegangan
tinggi, sehingga ion-ion pengotor mengendap


APLIKASI KOLOID
Stasiun Pompa
Akselelator Saringan Pasir

Sistem Koloid
Stasiun Distribusi
Reservoir Air
Sifat Koloid Siphon

Lumpur
Tawas

Aplikasi Klorin

Pengolahan Air Bersih


Pengolahan air sungai menjadi air bersih dengan tahap
Filtrasi, Sedimentasi, Disinfektasi dan yang terakhir
adalah Aerasi

APLIKASI KOLOID
Pengolahan Air sederhana

Sistem Koloid

Sifat Koloid

Pembuatan
koloid

Aplikasi

Pengolahan Air Sederhana, Susunan alat penyaring air


sederhana, yang dapat digunakan untuk menyaring air
sumur yang keruh, dimana penyaring tersebut terdiri dari
pasir, kerikil, ijuk dan ditambah sedikit tawas


APLIKASI KOLOID
Proses Hemodialisa ( Cuci Darah)

Sistem Koloid Darah dari Pasien

Sifat Koloid
Dialisat Dialisat + Produk
segar masuk buangan
Pembuatan
Pasien Gagal
koloid Ginjal

Aplikasi Darah minus produk buangan


kembali ke pasien

Proses Cuci Darah, Orang yang menderita gagal Ginjal


dapat menjalani proses cuci darah atau hemodialisa,
dimana fungsi ginjal diganti oleh suatu mesin dialisator


Penggunaan koloid
1. Kosmetik : Krim, Lotion, Haircream,
Gel, dll
exit

Penggunaan koloid
2. Makanan : es krim, mayonase, agar-
agar, susu, santan, sirup, dll
exit

Penggunaan koloid
3. Farmasi : krim penyakit kulit,
sirup obat, minyak ikan.
PROSES
PENGOLAHAN
AIR