Anda di halaman 1dari 13

Katabolisme dan Anabolisme Fungi

OLEH
Esha Iswara
Pratiwi
Frida Ameilia
Pengertian
Fungi adalah mikroorganisme
heterotrof, karena tidak
memiliki kemampuan untuk
mengoksidasi senyawa karbon
organik atau senyawa karbon
yang dimiliki 1 karbon
Karbohidrat merupakan
substrat utama utuk
metabolisme karbon pada
fungi
Pengertian

Katabolisme adalah
proses reduksi molokul
kompleks yang akan
menghasilkan energi
Anabolisme adalah
pembentukan molekul
kompleks yang
membutuhkan energi
Hubungan Anabolisme dan
Katabolisme
Proses Katabolisme

Dalam menghasilkan energy


pada jamur, Dimulai dari
pembongkaran glukosa yang
diikuti oleh 2 jalur utama yaitu :
EmbdenMeyerhof
Pentosa Phosphat
Tri Carboxylid Acid
Embden Meyerhof
Pentosa Phospat
Tri Carboxylic Acid
Sintesis Khitin
Fruktosa 6 fosfat akan dikonversikan menjadi
N-acetyl Glukosamine (Gl Nac) dengan
penambahan amine (dari as. Glutamat) dan
Acetyl (acytil CoA)
Selanjutnya GalNac yang akan bereaksi
dengan UTP (Uridin Tri Phosphate) membentuk
UDPN AcGlukosamin + Pi (phosphate organik)
UTP + Gl NAc UDP-GlNAc + Pi
UDP-GlNAc + n {GlNAc} UDP + n +1
{GlNAc}
Sintesis Khitin
Senyawa karbon organik dapat
dimanfaatkan untuk membuat
materi sel baru berkisar dari
molekul sederhana, misalnya
khitin pada pembentukan
dinding sel
Proses Anabolisme dalam sintesis
Substrat selain karbohidrat
Xylosa : merupakan komponen utama hemiselulosa.
Melalui jalur Pentosa Phosphat dapat dikonversikan
menjadi energi.
Asam asetat : melalui reaksi Oksal Asetat dengan Asetil
coa kan terbentuk Asam Sitrat dan melalui siklus TCA
akan menghasilkan energi 12 ATP dan berbagai prekursor.
Asam amino (glutamat ) : melalui proses deaminasi
menjadi ketoglutarat masuk ke siklus TCA
menghasilkan 9 ATP.
Asam lemak : dikonversi menjadi Asetylcoa ( oksidase)
masuk ke siklus TCA akan menghasilkan energy dan
beberapa prekursor