Anda di halaman 1dari 20

DESAIN DAN LAYOUT CSSD

Oleh
Tarkijo, S.Kep
DESAIN DAN LAYOUT CSSD
DESAIN DAN LAYOUT CSSD
PENDAHULUAN
MANFAAT SARAN
1 Meningkatkan efektifitas dan
efisiensi proses
2 meningkatkan keamanan

SENTRALISASI
3 Minimalisasi kontaminasi

4 meningkatkan kualitas proses


LOKASI CSSD

1 Akses ke sistim distribusi (lift,


dumwaiter, tangga khusus)

2 Pusat pelayanan

3 Pemisahan jalur bersih dan jalur


kotor

4 Luas Ruangan dihitung berdasarkan


jumlah tempat tidur atau jumlah
operasi
AREA KERJA
NO AREA KERJA N AREA KERJA
O
1 Area pendukung personal 8 Area, ceking,
pengemasan, labeling
2 Area administrasi 9 Ruang mesin sterilisasi
3 Penyimpanan peralatan 10 Area penyimpanan
bersih produk steril
4 Penyimpanan peralatan 11 Ara distribusi
kebersihan
5 Tempat peralatan dan
trolley bersih
6 Area pengemasan linen
7 Area penerimaan,
pencucian dan
dekontaminasi
LUAS BANGUNAN CSSD
200 TT luas bangunan 130 m2

400 TT luas bangunan 200 m2

600 TT luas bangunan 3500 m2

800 TT luas bangunan 400 m2

1000 TT luas bangunan 450 m2


TRAANSPORT
PERALATAN KOTOR
Bagaimana peralatan yang terkontaminasi
ditaruh pada daerah penggunaan
Apakah dibutuhkan kondisi mergency atau
proses singkat
Bagaimana jenis transportasinya
Bagaimana trolley transportasi dibersihkan
sebelum digunakan
Dimana peralatan dan trolley kotor
ditempatkan
Apakah akan tersedia mesin cuci trolley
SAFETY

Jenis APD yang dibutuhkan


Tempat memasang dan melepas APD
Kebutuhan wastafel unutk Hand
Hygiene
Tempat pembuangan infeksius
Tempat handrub
Tempat penyimpanan MSDS
Area Secara Umum
Lantai dan dinding
Langit-langit
Pintu-pintu
Ventilasi
Suhu
Kelembaban
Pencahayaan
Fasilitas cuci tangan
Lantai dan Dinding
Lantai tidak bernut, tidak bersudut,
mudah dibersihkan dan disinfeksi,
Karpet tidak diperbolehkan.
Pelindung dinding harus dipasang untuk
mencegah kerusakan disebabkan benturan
dengan trolley.
Lantai yang merupakan tempat tumpahan
harus secara teratur dibersihkan untuk
mengontrol kontaminan mikroba dan
mengurangi debu.
Langit - Langit
Langit-langit harus mudah
dibersihkan dan pipa yang berada
dibagian atas harus tertutup
sehingga tidak menjadi tempat
penumpukan debu.
Memiliki lapisan penutup yang
bersifat non porosif sehingga tidak
menyimpan debu
Pintu - Pintu

Pintu harus kuat


terhadap benturan
dari meja dan trolley
serta mudah
dibersihkan.
Mudah dibuka ke
satu sisi saja.
Ventilasi
Udara yang terkontaminasi tidak mengalir ke area bersih.
Udara mengalir dari tekanan positif ke tekanan negative.
Udara negative dikeluarkan resirkulasi.
Pertukaran udara 10 kali per jam.
Sistem harus mengurangi ruangan dari terpapar terhadap gas
berbahaya, uap, asap atau bau .
Lobang exhaust didekat lantai pada dinding sehingga
memberikan efektifitas pada penyaringan.
Saringan harus dibersihkan dan filter diganti sesuai jadwal
dari pabrik.
Sumber udara masuk berlokasi minimal 7,62 meter dari
outlet exhaust.
Fan tidak diperbolehkan karena mengakibatkan turbulen aliran
udara dan meresirkulasi debu dan kontaminan dari lantai.
Suhu
Suhu area kerja 20-23oC,
Suhu area dekontaminasi 16-180C.
Suhu ruang distribusi steril 24-29 0C.
Suhu area lain berkisar 240C.
Tersedia alat pengukur suhu dan
pencatatan setiap hari.
Suhu tinggi pada area dekontaminasi
akan mempermudah tumbuhnya
bakteri, suhu rendah akan
meminimalisasi pertumbuhan bakteri
lingkungan.
Kelembaban
Kelembaban diatur 30-60% di area kerja
Tempat penyimpanan produk steril kelembaban tidak lebih
70%.
Tersedia alat pengukur kelembaban dan pencatatan
setiap hari.
Kelembaban di area pengemasan berkisar antara
35%-50%.
Kelembaban tinggi mempermudah pertumbuhan bakteri
dan meningkatkan jumlah bakteri lingkungan, kelembaban
terlalu rendah menguirangi laju penetrasi steam saat proses
sterilisasi dan kinerja beberapa produk.
Dibutuhkan humidifier kalau kelembaban tidak tercapai.
Tidak diperkenankan menggunakan spray air dan pan
humidifier.
Pencahayaan
Pencahayaan yang adekuat
dibutuhkan sesuai dengan umur
petugas yang bekerja di suatu area.
Dibutuhkan pencahayaan yang lebih
tinggi kalau banyak terdapat benda
yang berwarna gelap yang berperan
menyerap cahaya.
Peralatan yang terbuat dari stainless
steel lebih memberikan pencahayaan
baik.
Fasilitas Cuci Tangan
Fasilitas cuci tangan seperti wastafel
dan perlengkapannya harus dibuat
sesuai kebutuhan.
Harus terdapat di area
dekontaminasi dan area
persiapan dan pengemasan.
Jenis fasilitas yang hands rub & wash
Emergency Eye Wash dan
HarusShower
tersedia diruang
pencucian peralatan dan ruang
mesin etilen oksida.
Eye washer harus bisa dicapai
dalam jangka 10 detik dari
lokasi penggunaan bahan kimia.
Mampu mengalirkan air selama
15 menit. Pipa untuk eye
washer dan shower harus
diaktifkan minimal seminggu
sekali untuk pengecekan.
Suhu air berkisar 15-430C.