Anda di halaman 1dari 10

PEMERIKSAAN

MAKROSKOPIK DAN
MIKROSKOPIK
Oleh :
Kelompok 4
PENGUJIAN MIKROSKOPIK
Didalam pemeriksaan kualitatif ini, meliputi
analisis sebagai berikut :
Pengujian mikroskopis, yaitu pengujian yang
dilakukan dengan menggunakan mikroskop
dengan pembesaran tertentu yang disesuaikan
dengan keperluan simplisia yang diuji dapat
berupa sayatan melintang, membujur atau
berupa serbuk. Fungsinya untuk mengetahui
unsur-unsur anatomi jaringan yang khas dari
simplisia.
PENGUJIAN MAKROSKOPIK

Ujimakroskopikyaitu pemeriksaan awaldengan


mengamati bentuk organoleptik
simplisiamenggunakan panca indra dengan
mendiskripsikan bentuk, warna, bau, dan rasa
kemudian dikelompokkan berdasarkan jenisnya
(spesies).
PRINSIP &TUJUAN UJI
MIKROSKOPIK

Uji mikroskipik dilakukan dengan menggunakan mikroskop yang


derajat pembesdarannya disesuaikan dengan keperluan. Simplisia
yang diuji dapat berupa sayatan melintang, radial, paradermal
maupun membujur atau berupa serbuk. Pada uji mikroskopik dicari
unsur-unsur anatomi jaringan yang khas.

Dari pengujian ini akan diketahui jenis


simplisia berdasarkan fragmen pengenalan
yang spesifik bagi masing-masing simplisia.
Pemeriksaan anatomi dari suatu simplisia
memiliki karateristik tersendiri dan merupakan
pemeriksaan spesifik suatu simplisia atau
penyusun jamu. Sebelum melakukan
pemeriksaan mikroskopik harus dipahami
masing-masing jaringan tanaman berbeda
bentuknya.
TUJUAN PEMERIKSAAN
MAKROSKOPIK

Cara Makroskopik pada simplisia dilakukan untuk


mencari/mengetahui khusus morfologi, ukuran, dan
warna simplisia yang diuji.
PE,MERIKSAAN MAKROSKOPIK DAN
MIKROSKOPIK

Pemerikasaan Makroskopik
1. Siapkan simplisia haksel
2. Letakkan diatas kertas putih
3. panjang dan lebar simplisia dengan menggunakan mistar
4. Amati warna, bentuk bau dan rasa simplisia

Pemerikasaan Mikroskopik
1. Siapkan simplisia serbuk
2. Letakkan diatas objek glass
3.basahkan dengan reagenflouroglucin/klorathidrat
4. Panaskan diatas api bunsen
5. letakkan pada meja preparat mikroskop
6. Amati fragmen simplisia tersebut
7. Buat sketsa/gambar fragmen
8. Beri Keterangan gambar
PEMANFAATAN UJI MIKROSKOPIK DALAM
BIDANG FARMASI
Berbeda dengan obat-obatan modern, standar mutu
untuk sediaan obat tradisional seperti, jamu
didasarkan pada bahan baku dan produk akhir yang
pada umumnya belum memiliki baku standar yang
sesuai dengan persyaratan. Simplisia nabati, hewani
dan pelican yang dipergunakan sebagai bahan untuk
memperoleh minyak atsiri, alkaloid, glikosida atau
zat berkhasiat lainnya, tidak perlu memenuhi
persyaratan yang tertera pada monografi yang
bersangkutan. Maka, dalam hal ini Identifikasi
simplisia dilakukan berdasarkan uraian mikroskopik
serta identifikasi kimia berdasarkan kandungan
senyawa yang terdapat didalamnya.
PEMANFAATAN UJI MAKROSKOPIK DALAM
BIDANG FARMASI

Dengan pemeriksaan makroskopik dapat


menentukan organoleptik berupa warna, bau,
bentuk, dan khas pada simplisia, sebagai salah
satu standarisasi pembuatan obat tradisional.
HASIL DAN GAMBAR UJI
MAKROSKOPIK
HASIL DAN GAMBAR UJI
MAKROSKOPIK