Anda di halaman 1dari 73

B.

PELAYANAN
PELANGGAN
LATAR BELAKANG
Perubahan lingkungan
yang begitu cepat .
Kebutuhan dan keinginan
pelanggan serta
kemajuan teknologi
informasi .
Komitmen PLN untuk
memberikan pelayanan
yang lebih baik .
TUJUAN
Menyederhanakan
Pedoman Tata Usaha
Pelanggan (TUL).
Mempermudah, praktis
dan Fleksibel dalam
menyesuaikan dengan
perubahan .
PENGERTIAN P4 - 2011
Pedoman Proses Pelayanan Pelanggan 2011 merupakan sistem
layanan pelanggan listrik yang merupakan pengganti dari Tata
Usaha Pelanggan (TUL) Tahun 1994.
Pedoman Proses Pelayanan Pelanggan 2011 merupakan sistem
layanan listrik yang mengakomodir perkembangan lingkungan
baik dari sisi kebutuhan dan keinginan pelanggan maupun dari
kemajuan teknologi yang ada yang meliputi kegiatan pelayanan
kepada pelanggan/calon pelanggan dan masyarakat lainnya yang
membutuhkan tenaga listrik.
Pedoman Proses Pelayanan Pelanggan 2011 merupakan bisnis
proses untuk kegiatan layanan listrik yang terdiri dari 3 (tiga)
jenis kegiatan utama yaitu :
1. Pelayanan Pelanggan (Customer Service)
2. Baca Meter & Tagihan Listrik (Meter Reading & Billing)
3. Penagihan (Collecting).
GAMBARAN KETIGA
GAMBARAN KETIGAAKTIVITAS
AKTIVITAS
LAYANAN 1 LAYANAN 2 LAYANAN 3
LAYANAN 1 LAYANAN 2 LAYANAN 3
Pelayanan Baca Meter & Penagihan
Pelayanan Baca Meter & Penagihan
Pelanggan Tagihan Listrik
Pelanggan
Penyambungan
Tagihan Listrik
Penyambungan Baca Meter dan Membukukan
Baru (PB),
Pemeriksaan Piutang
Pengubahan
kWh Meter Pelanggan
Daya (PD)

Hitungan Tagihan
Informasi Penagihan
Listrik dan
Pelanggan Piutang
Tagihan Lainnya

Keluhan dan
Pengawasan
Pengaduan
Piutang
Pelanggan

PELAPORAN ( REPORTING )
HISTORI PROBIS NIAGA 1

SEBELUM THN THN 1994 s.d THN 2004 s.d THN 2011 s.d
1994 2004 2010 Saat Ini
(TUL 84) (TUL 94) (TUL 94) (P4)

1. Proses 1. Proses 1. Proses 1. Proses


Pelayanan Pelayanan Pelayanan Pelayanan
Manual di Manual di aplikasi lokal Online
Kantor PLN Kantor PLN Area di Kantor Terpusat ,CC
2. Proses Cater 2. Proses Cater PLN, CC 123 123, Web, CSO
Manual DPM Manual Lokal (AP2T / P2APST)
3. Proses Billing / (PDE & PDT) 2. Proses Cater 2. Proses Cater
Cetak Rekening 3. Proses Billing / PDT & AMR media
Terpusat di Cetak Rekening 3. Proses Billing smartphone
Kantor Wilayah Terpusat di 4. Pembukuan / (web base) &
4. Pembukuan / Kantor Wilayah Laporan Manual AMR
Laporan Manual 4. Pembukuan / & Aplikasi 3. Proses Billing
5. Penagihan Laporan Manual 5. Penagihan (AP2T)
Manual 5. Penagihan SOPP OffLine & 4. Pembukuan /
Manual & Online Laporan
OffLine (PRAQTIS) Terpusat (AP2T)
DPM : DAFTAR PEMBACAAN METER 5. Penagihan
PDE : PORTABLE DATA ENTRY . Diperkenalkan PPOB / P2APST
PDT : PORTABLE DATA TERMINAL LPB
. Prioritas
HISTORI PROBIS NIAGA 2

SEBELUM THN THN 1994 s.d THN 2004 s.d THN 2011 s.d
1994 2004 2010 Saat Ini
(TUL 84) (TUL 94) (TUL 94) (P4)
1. Proses Pelayanan 1. Proses Pelayanan 1. Proses Pelayanan 1. Proses Pelayanan
Manual di Kantor Manual di Kantor Aplikasi Lokal di Online Terpusat
PLN PLN Kantor , CC 123 ,CC 123, Web,
CSO
(AP2T / P2APST)

2. Proses Cater DPM 2. Proses Cater 2. Proses Cater PDT 2. Proses Cater
Manual & AMR media
(PDE & PDT) smartphone (web
base) & AMR

PD WE
T B
AM AM
R R
HISTORI PROBIS NIAGA 3

SEBELUM THN THN 1994 s.d THN 2004 s.d THN 2011 s.d
1994 2004 2010 Saat Ini
(TUL 84) (TUL 94) (TUL 94) (P4)
3. Proses Billing / 3. Proses Billing / 3. Proses Billing di 3. Proses Billing
Cetak Rekening Cetak Rekening Area (AP2T)
Terpusat di Terpusat di
kantor wilayah kantor wilayah

CIS

CMS

4. Pembukuan / 4. Pembukuan / 4. Pembukuan / 4. Pembukuan /


Laporan Manual Laporan Manual Laporan Manual laporan Terpusat
& Aplikasi (AP2T)

manu
al

aplika
si
HISTORI PROBIS NIAGA 4

SEBELUM THN THN 1994 s.d THN 2004 s.d THN 2011 s.d
1994 2004 2010 Saat Ini
(TUL 84) (TUL 94) (TUL 94) (P4)
5. Penagihan 5. Penagihan 5. Penagihan SOPP 5. Penagihan PPOB /
Manual Manual & Offline Offline & Online P2APST
(PRAQTIS)

Manu KU PPO
al B
D
Offlin BAN P2APS
e K T

6. Listrik Paska 6. Listrik Paska 6. - Paska bayar 6. - Prioritas Listrik


bayar Pengenalan Pra bayar untuk
Listrik Pra Bayar 1 phase
- Paska bayar
u/3 phase

BELUM BELUM
IMPLEMENTASI IMPLEMENTASI
PROBIS NIAGA & PP
APLIKASI MEDIA
PENDUKUNG KOMUNIKASI
LAYANAN I
PELAYANAN PELANGGAN :
1. PB/PD APKT
2. INFORMASI CC PLN
3. PENANGANAN KELUHAN 123
SIGO/
MAPPING
WEB

LAYANAN II: CATER & TAGLIS


1.CATER & PEMERIKSAAAN KWH MTR
AP2T CSO
KANTOR
2.HITUNG TAGLIS & TAGIHAN LAINNYA
AMR AE

LAYANAN III :PENAGIHAN P2APST/


1. MEMBUKUKAN PIUTANG PLG
2. PENAGIHAN PIUTANG PPOB
3. PENGAWASAN PIUTANG
BISNIS PROSES PELAYANAN
PELANGGAN
PENGAWASA
LAYANAN - 1
N LAYANAN - 2 LAYANAN - 1 LAYANAN - 2 LAYANAN - 3
Kelengkapa Pelayanan Pelanggan Pembacaan Meter & Penagihan
n Data Customer Sevice Perhitungan Tagihan Collecting
Peruntukan
Tarif Listrik
Tunggakan 1. Pelayanan Informasi Meter Reading & Billing Pencatatan Piutang
Eks (CP/P) Pelanggan

NYALA / MUTASI
Bongkar
Layak/Tidak 2. Pasang Baru Pembacaan Meter Penagihan Piutang
PDL (CP) Perhitungan Tagihan Pelanggan
Rasio CT/PT Listrik Pengawasan Piutang
Faktor Kali 3. Migrasi ke Prabayar PENGAWASAN
PERHITUNG UJL
(P) Piutang
AN TAGIHAN
4. Perubahan Daya LISTRIK Tunggakan
TUSBUNG
(P)
PENGAWA Bongkar
5. Berhenti Sebagai Pelanggan SANDPK / Rampung
(P) DLPD
PRR
Penghapusan
6. Perubahan Nama
(P) AP2T P2APST
I-09 PK BACA
I-10 BA 7. Perubahan Golongan Tarif
LOKET PLN METER
Pemasangan (P)

BACK
SC

BACK
CALL
CALL
8. Penyambungan Sementara
WEBSITE EVALUASI
NOMOR REGISTER /

(CP/P) TINDAK
NOMOR AGENDA

LANJJUT
9. PengaduanCC PLN 123
Pelanggan
(CP/P) PPOB
BAYAR BP/UJL
PERMOHONAN
TAGIHAN
PJBTL PELANGGAN (P) LISTRIK
CALON BELI TOKEN
Ditandatangani NYALA PELANGGAN (CP)
Paling Lambat BAYAR BP/UJL
Sebelum Nyala

BAYAR TAGIHAN LISTRIK / BELI TOKEN


AP2T : Aplikasi Pelayanan Pelanggan Terpusat SC: Switching Company
P2APST : Pengelolaan Piutang dan Arus Pendapatan SecaraTerpusat
LAYANAN-1
LAYANAN-1
PELAYANAN
PELAYANAN
PELANGGAN
PELANGGAN
CUSTOMER
CUSTOMERSERVICE
SERVICE
PERBEDAAN SECARA UMUM P4 2011 VS TUL-1994
PERBEDAAN SECARA UMUM P4 2011 VS TUL-1994
P4-2011 lebih sederhana karena hanya memuat pedoman utama
pelayanan pelanggan .
Pedoman operasional secara rinci dibuat terpisah.
Format laporan-laporan dibuat terpisah sesuai kebutuhan.

NO FUNGSI TUL-1994 P4-2011


1 F1- Pelayanan Hanya mengatur layanan Mengatur Layananan PB/PD
Pelanggan PB/PD juga layanan informasi untuk
pelanggan Eksternal dan
Internal
Mengatur layanan listrik Mengatur layananan listrik
Pasca bayar . Pasca bayar dan Prabayar
Jawaban Persetujuan PB/PD Permohonan PB/PD dapat
setelah dilakukan survey langsung disetujui tanpa harus
ada survey .
Jawaban Persetujuan berupa Permohonan PB/PD dapat
surat yang ditanda tangani langsung disetujui tanpa harus
oleh Manajer Unit Pelaksana. ada survey .
Semua berkas mulai Berkas yang dicetak dan
permhonan sampai dengan masuk AIL hanya SPJBTL
SPJBTL dicetak dimasukkan saja .
ke AIL .
LAYANAN-1
LAYANAN-1
PELAYANAN PELANGGAN (CUSTOMER SERVICE)
PELAYANAN PELANGGAN (CUSTOMER SERVICE)
Fungsi Layanan Listrik-1 yaitu:
Fungsi Pelayanan Pelanggan (FPL), yang melaksanakan pelayanan
berupa :
1. Pemberian informasi untuk :
. kebutuhan petugas PLN (internal),
. kebutuhan pelanggan (eksternal) antara lain : informasi tentang
tata cara, persyaratan dan informasi yang berhubungan dengan
semua produk layanan PLN baik Penyambungan Baru (PB),
Perubahan Daya (PD), maupun produk layanan lainnya, serta
menerima keluhan dan pengaduan pelanggan yang berkaitan
dengan pelayanan listrik.
2. Melayani Permintaan semua produk layanan PLN baik Penyambungan
Baru (PB), Pengubahan Daya (PD), migrasi ke Prabayar, Perubahan
golongan tarif, Berhenti sementara sebagai pelanggan, Berhenti sebagai
pelanggan, Permintaan sambungan sementara, menerima dan
mengelola keluhan dan pengaduan pelanggan yang berkaitan dengan
pelayanan listrik, melaksanakan administarsi P2TL.
LAYANAN-1 PELAYANAN PELANGGAN
LAYANAN-1 PELAYANAN PELANGGAN
( CUSTOMER SERVICE )
( CUSTOMER SERVICE )
Informasi pelanggan antara lain produk
layanan, tagihan listrik, transaksi pembelian

EKSTERNAL
stroom prabayar, angsuran, Biaya
Penyambungan, Tarif, status permohonan
PB/PD, Bank dan Merchant yang melayani
pembelian stroom, pembayaran tagihan listrik
KEGIATA dan non tagihan listrik, prosedur PB/PD, dan
N prosedur rubah/ganti nama.
PELAYAN
AN
INFORMA Yaitu Data lnduk Pelangganan, produk
SI layanan, data teknik, angsuran, stand meter,
INTERNAL

historis perubahan data pelanggan, historis


permohonan, historis pesta, historis
Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL),
master unit, master tarif, dan merek meter
prabayar.
PROSEDUR PELAYANAN PERMINTAAN
PENYAMBUNGAN BARU

Maksud & Tujuan :

Memberikan kemudahan dan kepastian waktu


Pelayanan PB / PD mulai permohonan sampai dengan
menyala.
Memperjelas batas kewenangan dan kewajiban antara
PLN dan Pelanggan
Memberikan kepastian / transparansi Biaya
Memenuhi standar layanan & Integritas Layanan publik
yaitu :
Kejelasan prosedur
Kejelasan kendali / wewenang
Kepastian / transfaransi biaya
Kepastian waktu layanan
Yang didukung oleh akses informasi yg mudah,
kenyamanan & keramahan petugas.
PROSEDUR PELAYANAN PERMINTAAN PENYAMBUNGAN BARU
PROSEDUR PELAYANAN
PERMINTAAN PENYAMBUNGAN BARU

Pengajuan penyambungan baru melalui:


Telepon ke CC PLN 123.
website PLN
datang langsung ke loket PLN
Email, facsimile, , sms atau surat
PROSEDURPERMINTAAN
PROSEDUR PERMINTAANPB
PB

PELAYANAN REGISTRASI BAYAR


Srt Jawaban BP
PENDAFTARAN

NamaPemohon
Surat Kuasa
Alamat lengkap SPJBTL
Kebutuhan Daya Paling lambat
Peruntukan sebelum
No Telephone/HP penyambunga
n

PELAKSANAAN
PERMINTAAN PD PDL PENYAMBUNGAN
ID Pelanggan
KEWAJIBAN
HARUS PK
TUL I-
DILUNASI 09 BA
TUL I-
Verifikasi dan Validasi Data 10

Monitoring kecepatan pelayanan, Validasi Data dan Verifikasi


Verifikasi , Validasi Data dan Monitoring Kecepatan Mutasi
CALON PELANGGAN /
PELANGGAN

UNTUK MEMASTIKAN :
1. WEBSITE Dibuat
UNTUK Monitoring,:
MEMASTIKAN
2. CC-123 pendukung
Dibuat tanda terima
Monitoring,
3. KANTOR PELAYANAN dari pelanggan

PROSEDUR PELAYANAN
pendukung tanda terima
PLN

PB/PD S.D. 200 KVA


dari pelanggan

NOMOR CALON PELANGGAN/


REGISTER PELANGGAN
PEMBAYARAN MEMBAYAR BP /
TOKEN PERDANA

1. IDPEL tetangga terdekat


SURVEY
2. Alamat yang sebenarnya
3. Peruntukan Tarif
DAFTAR POTENSI ,
LAYAK TIDAK
1. Jarak/Panjang SR PERMOHONAN
TEKNIK GANDA
2. Tarikan
3. Kapasitas Trafo
YA
SURAT
TANDA TANGAN SPJBTL PEMBERITAHUAN KE
DAN
CALON PELANGGAN/
PEMASANGAN SR, APP
PELANGGAN

PENGOPERASIAN / PENYALAAN PENGEMBALIAN


1. JIKA SLO SUDAH TERBIT : BP / TOKEN PERDANA
DISAMBUNG LANGSUNG KE IML
2. JIKA SLO BELUM TERBIT :
DIPASANG TERMINAL, SAKLAR MCB DI
OFF DAN DISEGEL UNTUK MEMASTIKAN :
JIKA SLO SUDAH TERBIT : 1. Perlu
UNTUK dibuat Monitoring
MEMASTIKAN : pendukung Foto
SEGEL DILEPAS DAN SAKLAR MCB DI 1. 2. Perlu
Perlu dilakukan
dibuat sampling
Monitoring (Foto). Foto
pendukung
ON 2. Perlu dilakukan sampling (Foto).
PEMBERITAHUAN

PLN memberikan Informasi kepada


pemohon tentang UU No. 30 Tahun
2009 pada:
1. Isi Surat Ijin Penyambungan
2. Klausul dalam Surat Perjanjian Jual
Beli tenaga Listrik (SPJBTL)
3. Tambahan surat pernyataan bagi yg
blm ada SLO
4. Pemasangan stiker di terminal
HUBUNGAN KERJA
antara
PLN, PELANGGAN, KONTRAKTOR LISTRIK DAN LEMBAGA
SERTIFIKASI

PELANGGAN SPJBTL PLN

IML SLO KONTRAK

BIRO Lembaga
INSTALATIR BIRO
Sertifikasi: INSTALATIR
1. KONSUIL
2. PPILN
Tambahan pada SIP
1. Calon Pelanggan / Pelanggan wajib memasang Instalasi Milik Langganan
sesuai Standar teknis yang berlaku dan mendapatkan Sertifikat Laik
OPERASI dari Lembaga Sertifikasi , sesuai dengan UU RI No. 30 TAHUN
2009, TENTANG KETENAGALISTRIKAN pada : Pasal 44 ayat 4 : Setiap
instalasi tenaga listrik yang beroperasi wajib memiliki Sertifikat Laik
Operasi dan Pasal 54 ayat 1 : Setiap orang yang mengoperasikan
instalasi tenaga listrik tanpa sertifikat laik operasi sebagaimana dimaksud
dalam pasal 44 ayat 4 ( dipidana dengan pidana penjara paling lama 5
(lima) tahun dan denda paling banyak Rp. 500.000.000, (lima ratus juta
rupiah).
2. Bagi Calon pelanggan /Pelanggan yang IMLnya belum mendapatkan
Sertifikat Laik Operasi harus menandatangani Surat Pernyataan untuk tidak
mengoperasikan instalasi listrik Milik Langgan (IML) sebelum mendapatkan
Sertifikat Laik Operasi.
SURAT PERNYATAAN
Bentuk STIKER

ALIRAN LISTRIK PLN SUDAH SIAP UNTUK DIPERGUNAKAN

SEBELUM MENYAMBUNGKAN ALIRAN LISTRIK PLN KE INSTALASI ANDA

HARAP DIPENUHI PERSYARATAN PENYAMBUNGAN LISTRIK


SESUAI UU NO. 30 / 2009
YAITU HARUS BERSERTIFIKAT LAIK OPERASI

SUB BIDANG HUKUM PLN


BIAYA PEMASANGAN LISTRIK
BIAYA PEMASANGAN LISTRIK

Berdasarkan PERMEN ESDM NO. 33


THN 2014 , BAB III

PASAL 8 :

Calon konsumen yang mengajukan


penyambungan baru atau
perubahan daya dikenakan Biaya
Penyambungan
PASAL 8:
PASAL 8:
BIAYA
BIAYA
PENYAM-
PENYAM-
BUNGAN
BUNGAN
(BP) & UJL
(BP) & UJL
PASAL 11 Permen ESDM No 33 th 2014:
PASAL
UANG 11JAMINAN
PermenLANGGANAN(UJL)
ESDM No 33 th 2014:
UANG JAMINAN LANGGANAN(UJL)
1. Uang Jaminan Langganan sebagaimana dimaksud
dalamPasal 11 ditetapkan sebesar biaya rekening rata-rata
nasional 1(satu) bulan sesuai golongan tarif.
2. Untuk pelanggan TM & TT, UJL berbentuk Bank Garansi
3. Pengelolaan Uang Jaminan Langganan sebagaimana
dimaksud pada ayat (1) harus ditingkatkan terus-menerus
demi kepentingan konsumen dan Perusahaan Perseroan
(Persero) PT Perusahaan Listrik Negara.
4. Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) PT Perusahaan
Listrik Negara dapat menetapkan Uang Jaminan Langganan
yang lebih rendah dari ketentuan sebagaimana dimaksud
pada ayat(1) dengan alasan yang dapat
dipertanggungjawabkan.
5. Ketentuan lebih lanjut mengenai pelaksanaan Uang
JaminanLangganan sebagaimana dimaksud pada ayat (1),
ayat (2),dan ayat (3) ditetapkan oleh Direksi Perusahaan
Perseroan (Persero) PT Perusahaan Listrik Negara
Tarif UJL
Tarif UJL
SESUAI SK
SESUAI SK
DIR424.K/DIR/
DIR424.K/DIR/
2013
2013

UJL
DIKENAKAN
BAGI
PELANGGAN
PASKA BAYAR
JENIS LAYANAN SAMBUNGAN
LISTRIK PLN
1. LAYANAN PASKA BAYAR
2. LAYANAN PRABAYAR
3. LAYANAN KHUSUS
Pelanggan PLN mendapatkan Nomor Identitas
Pelanggan (Idpel)
LAYANAN PASKA BAYAR

Adalah :
penyambungan listrik oleh PLN dengan cara
lama, yaitu dengan sistem pencatatan
pemakaian energi secara bulanan.
Saat ini diutamakan untuk melayani
sambungan 3 (tiga) Phasa
LAYANAN PRABAYAR
(LISTRIK PRABAYAR = LPB)
Adalah :
cara baru bagi pelanggan untuk mengelola dan
mengendalikan sendiri pemakaian listriknya
sesuai kebutuhan dan keinginan pelanggan.
KEBIJAKAN PLN :
untuk sambungan 1 (satu)
phasa diupayakan
dilayani dgn Prabayar
KEUNTUNGAN LAYANAN PRABAYAR

1.Pelanggan mudah memantau pemakaian


listriknya setiap saat.
2.Pelanggan dengan mudah mengendalikan
pemakaian dan biaya listriknya sehingga
terhindar dari pemborosan.
3.Privasi pelanggan lebih terjamin karena
tidak ada pemutusan listrik tidak
dilakukan pembacaan meter setiap bulan
(hanya dilakukan penge-check-kan minimal
sekali per triwulan atau per semester)
CARA MENGHITUNG BIAYA PEMASANGAN LISTRIK -1
CARA MENGHITUNG BIAYA PEMASANGAN LISTRIK -1
1. PASANG BARU (PB)
A. u/ Rumah Tangga daya 2200 VA, Layanan
Prabayar
R1-T
BP = Rp. 2.062.000,-
UJL = Rp. 0,-
Materai = Rp. 6.000,-
TOTAL = Rp. 2.088.000,-
Membeli token (kWh)Perdana sesuai kebutuhan
pelanggan
B. u/ Bisnis 23000 VA, Layanan Paska bayar
B2
BP = 23000 VA x Rp 969 = Rp.
22.287.000,-
UJL = 23000VA x Rp.165 = Rp.
3.795.000,-
CARA MENGHITUNG BIAYA PEMASANGAN LISTRIK -2
CARA MENGHITUNG BIAYA PEMASANGAN LISTRIK -2

2. PENAMBAHAN DAYA (PD)


BP dihitung selisih daya dikali tarif BP per VA.
UJL bagi pelanggan Paska Bayar dikenakan
Suplisi UJL
A. (PRABAYAR ke
PRABAYAR)
u/ R1-T/2200 VA tambah daya ke R2-T/5500

BP = (5500-2200) VA x Rp 969 VA = Rp.


3.197.700,-
UJL = Rp. 0,-
Materai= Rp. 6.000,-
TOTAL = Rp. 3.203.700,-
Pelanggan Membeli token (kWh)Perdana
sesuai kebutuhan
CARA MENGHITUNG BIAYA PEMASANGAN LISTRIK -3
CARA MENGHITUNG BIAYA PEMASANGAN LISTRIK -3
2. PENAMBAHAN DAYA (PD)
A. PD PASKA ke PRABAYAR
(MIGRASI)
u/ R1 /2200 VA tambah daya ke R2-T/5500

BP = (5500-2200) VA x Rp 969 VA = Rp.


3.197.700,-
UJL = Rp. 0,-
Materai = Rp. 6.000,-
TOTAL = Rp. 3.203.700,-
Pelanggan Membeli token (kWh)Perdana sesuai
kebutuhan.

*UJL Pelanggan yang lama dikompensasi dengan


token (kWh)
CARA MENGHITUNG BIAYA PEMASANGAN LISTRIK -4
CARA MENGHITUNG BIAYA PEMASANGAN LISTRIK -4
2. PENAMBAHAN DAYA (PD)
B. PD PASKA ke PASKA
u/ R1 /2200 VA tambah daya ke R2 /5500

BP = (5500-2200) VA x Rp 969 VA = Rp.


3.197.700,-
UJL BARU= 5500 x Rp 157 = Rp. 863.500,
UJL Lama = Rp. 310.200, -
SUPLISI UJL = Rp. 553.300,

Materai = Rp. 6.000, +

TOTAL = Rp. 3.757.000,-


CARA MENGHITUNG BIAYA PEMASANGAN LISTRIK -4
CARA MENGHITUNG BIAYA PEMASANGAN LISTRIK -4
3. TURUN DAYA
A. PASKA ke PASKA
u/ R2 /4400 VA TURUN DAYA ke R1/2200

BP = Rp. 0,
UJL BARU= 2200 x Rp 141 = Rp. 310.200,
UJL Lama = Rp. 150.000, -
SUPLISI UJL = Rp. 160.200,

Materai = Rp. 0, +

TOTAL = Rp. 160.200,-


CARA MENGHITUNG BIAYA PEMASANGAN LISTRIK -4
CARA MENGHITUNG BIAYA PEMASANGAN LISTRIK -4
3. TURUN DAYA
B. PASKA ke PRA
u/ R2 /4400 VA TURUN DAYA ke R1/2200
BP = = Rp. 0,
UJL BARU = Rp. 0,
Materai = Rp. 0, +
TOTAL = Rp. 0,-
Pelanggan Membeli token (kWh) Perdana sesuai
kebutuhan.

*UJL Pelanggan yang lama dikompensasi dengan


token (kWh)
PROSEDUR PELAYANAN MIGRASI KE PRABAYAR
PROSEDUR
1 PELAYANAN MIGRASI
3 KE PRABAYAR
PERMOHON AKTIVASI 4
2 METER BUAT CODING 5
AN
PELUNASAN PRABAYAR TOKEN CETAK PK /
PD/ MIGRASI ENTRY NO MELALUI
BP BA
(NO METER KIRIM VENDING UNIT
AGENDA) DIL KE VS
8 7
6
KOMPENSAS PEREMAJAA
EKSEKUSI
I N
LAPANGAN
UJL ( PDL )
Berita Acara
PEMBONGKA
RAN
STAND STAND STAND
CABUT > CABUT < CABUT
STAND STAND TT PLN +
AKHIR AKHIR PLG
UJL < KWH UJL > KWH
SISA SISA
STROOM
NOMOR
FREE
REGISTE
ISSUE
R

BLOCKING TOKEN
( PENDING / VENDING UNIT
UNPENDING )
MEKANISME BLOCKING TOKEN UNTUK P2TL PRABAYAR
MEKANISME BLOCKING TOKEN UNTUK P2TL PRABAYAR
2
1 ANGSURA ANGSURAN TERBENTUK
N
PENETAPAN / TUNAI
NOREG
P2TL SEBANYAK x
?
KALI ANGSURAN
TUNAI
2
3
NOMOR
PENGESAHAN TS
REGISTER
P2TL
TERBENTUK

JATUH TIDAK
TEMPO
?
YA
4
BLOCKING

5
PELUNASAN
NOREG
6
UNBLOCKING
PELAYANAN PERMINTAAN BERHENTI SEBAGAI
PELANGGAN
Atas Permintaan Pelanggan, adalah proses bongkar
rampung dan berhenti sebagai pelanggan setelah pelanggan
melunasi seluruh tagihan rekening dan sisa pemakaian kWh
sesuai angka stand cabut kedudukan meter.

Bukan Permintaan Pelanggan :


Proses bongkar rampung karena adanya tunggakan diatas tiga
bulan, penyambungan kembali akan diberlakukan seperti
pasang baru sedangkan seluruh tunggakan wajib dilunasi
dahulu.
Proses bongkar rampung karena adanya proyek pemerintah
untuk merubah fungsi lahan atau adanya bencana alam,
pelanggan wajib melunasi seluruh piutang tagihan listrik.
PROSEDUR PERMINTAAN BERHENTI SEBAGAI PELANGGAN
PROSEDUR PERMINTAAN BERHENTI SEBAGAI PELANGGAN
JAWABAN
TUNGGAKA NO
PELAYANAN Penetapan Tgl Berhenti
PENDAFTARAN
N Biaya yg harus dibayar BAYAR
KEWAJIBAN Surat Max 10 Hari

IDPELANGGA YES
N UJL >
YES
COPY KTP /
PELUNASAN KEWAJIBA
IDENTITAS N
DIRI RESTITUSI
LAINNYA UJL
SURAT NO
KUASA
(BUKAN YBS)

PELAKSANAAN
PDL PEMBONGKARAN

PK
PEMBONGKA
Verifikasi dan Validasi Data RAN SL
Monitoring, Pendukung Bukti Penerimaan BA
PEMBONGKAR
Pelanggan AN SL
Monitoring kecepatan pelayanan, Validasi Data dan Verifikasi
Verifikasi , Validasi Data dan Monitoring
PELAYANAN PERMINTAAN PENGUBAHAN NAMA
PELANGGAN
GANTI NAMA PELANGGAN adalah perubahan nama
pelanggan yang tidak berakibat perpindahan alas hak
sebagai pelanggan listrik
BALIK NAMA PELANGGAN adalah perubahan nama
pelanggan yang berakibat adanya perpindahan alas hak
sebagai pelanggan.

Dokumen Pendukung harus disampaikan ke Unit /Rayon untuk


diverifikasi kebenaran data pemohon yaitu :
1. Identitas Pelanggan (IDPEL).
2. Untuk Ganti Nama Pelanggan : bukti ganti nama dan
KTP/Identitas diri Pemohon dan atau pelanggan beserta
fotocopynya
3. Untuk Balik Nama Pelanggan : bukti pengalihan hak atau
pengusaan atas bangunan/persil dan KTP/Identitas diri
lainnya beserta fotocopy.
4. Surat kuasa apabila Pemohon bukan pelanggan yang
bersangkutan.
PROSEDUR PERMINTAAN PERUBAHAN NAMA PELANGGAN
PROSEDUR PERMINTAAN PERUBAHAN NAMA PELANGGAN
GANTI NAMA PELANGGAN adalah perubahan nama pelanggan yang
tidak berakibat perpindahan alas hak sebagai pelanggan listrik
BALIK NAMA PELANGGAN adalah perubahan nama pelanggan yang
berakibat adanya perpindahan alas hak sebagai pelanggan.

PELAYANAN SURAT BALIK YES SPJBTL


PENDAFTARAN JAWABAN NAMA

IDPELANGGAN NO
GANTI NAMA
COPY BUKTI GANTI AMANDEM
NAMA
COPY KTP / EN SPJBTL
IDENTITAS DIRI
LAINNYA
BALIK NAMA
COPY BUKTI PDL
PENGALIHAN HAK/
PENGUASAAN ATAS
BANGUNAN/PERSIL
COPY KTP /
IDENTITAS DIRI
LAINNYA
Verifikasi dan Validasi Data
SURAT KUASA
Verifikasi , Validasi Data dan Monitoring
(BUKAN YBS)
PELAYANAN PERMINTAAN PENGUBAHAN TARIF

Permintaan pengubahan golongan tarif adalah


permintaan untuk merubah golongan tarif dengan daya
tetap dapat :
1. dilakukan atas Permintaan Pelanggan
2. Bukan Atas Permintaan Pelanggan dimaksudkan untuk
merubah golongan tarif yang dilakukan oleh PLN
sesuai peruntukannya/sisir tarif atau karena
pengubahan TDL.

.Kepastian atas peruntukan tenaga listrik di tempat


pelanggan:
perlu dilakukan pemeriksaan setempat dengan mengisi
dan menandatangani Berita Acara Pemeriksaan
Peruntukan Tenaga Listrik. Proses ini dapat menjadi
proses awal dari pengubahan tarif bukan atas permintaan
pelanggan.
PROSEDUR PERMINTAAN PERUBAHAN GOLONGAN TARIF
PROSEDUR PERMINTAAN PERUBAHAN GOLONGAN TARIF
JAWABAN
TUNGGAKA NO
PELAYANAN Persetujuan
N Tidak Disetujui beserta
PENDAFTARAN KEWAJIBAN alasannya

IDPELANGGA YES
PERMINTAA
N YES N
SURAT
PELUNASAN PELANGGA
KUASA N
(BUKAN YBS) NO
SPJBTL PEMBERITAHUA
N
KE PELANGGAN
LAMPIRAN BA

PDL SPJBTL

Verifikasi dan Validasi Data


Memastikan peruntukan cek lapangan
BA Pemeriksaan Peruntukan
Verifikasi , Validasi Data dan Monitoring
LAYANAN KHUSUS

Adalah :
Layanan sambungan listrik yang diberikan
oleh PLN kepada masyarakat dan calon
pelanggan / pelanggan, yang karena
sesuatu hal tidak dapat dikategorikan
dalam tarif baku (S, R, B, I, P, C, T)
Layanan Penyambungan sementara di layani
dengan tarif layanan khusus.
LAYANAN PENYAMBUNGAN SEMENTARA -1

Layanan permintaan pelanggan/non pelanggan


Mengaju pada Surat Dir. Nomor 03435/162/DIRUT/2010 ttg
Acuan Emin masih tetap berdasarkan: Edaran Direksi No.
29.E/012/DIR/2002, Menggunakan batas E-Minimum sbb:
Teg Rendah, Pemakaian 1 hari = 80 kWh
Pemakaian 1 s.d 3 hari = 150 kWh
Pemakaian 3 s.d 7 hari = 300 kWh
Pemakaian > 7 hari = 500 kWh
Teg Menengah, minimal 20.000 kWh.
Teg Tinggi, minimal 1.000.000 kWh
Menggunakan Tarif Layanan Khusus (L).
Layanan Sambungan Sementara berlaku 3 bulan & tidak
dapat diperpanjang.
LAYANAN PENYAMBUNGAN SEMENTARA -2

Khusus Sambungan sementara untuk konstruksi berlaku 24


Bulan dan dapat diperpanjang dan pengenaan pembayaran
dimuka dilaksanakan sbb :
1. Bulan pertama dikenakan Emin mengacu pada Edaran Dir
N0. 29.E/012/DIR/2002.
2. Bulan ke-2 dan seterusnya Energi dibayar dimuka sama
dengan realisasi pemakaian Bulan sebelumnya jika
pemakaian > Emin atau
minimum sama dengan E min jika realisasi < Emin
. Layanan khusus yang membutuhkan perluasan jaringan dibiaya
oleh pelanggan.
. Layanan khusus Non pelanggan dan Pelanggan dgn sambungan
3 phasa harus dipasang kWh meter.
. Untuk Sambungan sementara status Pelanggan sambungan 1
phasa dipasang MCB.
PROSEDUR PERMINTAAN PENYAMBUNGAN SEMENTARA
PROSEDUR PERMINTAAN PENYAMBUNGAN SEMENTARA
PENYAMBUNGAN SEMENTARA adalah penjualan energi dengan cara, daya,
jumlah kWh dan jangka waktu tertentu. Dimaksudkan untuk memenuhi
permintaan pasar yang semakin bervariasi diantaranya adalah kebutuhan
energi sesaat (intermitten-usage, spot demand) tanpa harus menjadi
pelanggan tetap .
PELAKSANAAN PENYAMBUNGAN SEMENTARA dibatasi maksimum 3 (tiga)
bulan dan tidak dapat diperpanjang. Khusus untuk kegiatan Konstruksi
Maksimum 24 (dua puluh empat) bulan dan dapat diperpanjang dengan
persetujuan para pihak .
PELAYANAN SURAT NON YES SPJBTL
PENDAFTARAN JAWABAN PLG

IDPELANGGAN ISI SURAT NO


Pelanggan JAWABAN PEMBAYARAN
COPY KTP / IDENTITAS Biaya yang harus Tidak perlu SPJBTL
Ketentuan BIAYA
DIRI LAINNYA dibayar Ketentuan yang
yang Biaya
Tanggal berlaku tentang
berlaku tentang
Penyambungan Pengadaan
Pengadaan
Penyambungan Fasilitas
Tanggal Listrik Sementara
penyambungan
Pembongkaran Biaya
Biaya
PELAKSANAAN Pemakaian
PELAKSANAAN
PEMBONGKAR PENYAMBUNG
AN AN
PK Pemasangan PS
PK Pembongkaran
Penarikan Jaringan,
Verifikasi dan Validasi Data PS
BA Pembongkaran Pasang APP dan
Catat Stand Bongkar, Evaluasi Kurang Tagih / Pemeriksaan Tegangan
PS
Tidak APP
BA Pemasangan PS
TARIF PENYAMBUNGAN SEMENTARA

Tarif Sambungan Sementara sesuai Surat DIRUT No.


3774/162/DIRUT/2012 sebagai berikut:

1. Sambungan TR : Layanan Khusus dengan faktor N= 1


2. Sambungan TM : Layanan Khusus dengan faktor N= 0,83
3. Sambungan TT : Layanan Khusus dengan faktor N = 0,75

. Tarif L: Rp 1650 / kWh


. Adjusment Agustus 2015 : 1685,37
LAYANAN
PERMINTAAN PEMUTUSAN SEMENTARA

Layanan Permintaan Pemutusan Sementara dan kemudian minta


disambung kembali, sbb ;
Masa waktu pemutusan tersebut maksimal selama 12 bulan ;
tanggal, bulan dan tahun ditetapkan.
Bila permohonan penyambungan kembali melebihi 12 bulan,
maka dikenakan tagihan Biaya Penyambungan sesuai daya
kontrak dan TDL yang berlaku.
Selama waktu pemutusan sementara, tagihan listrik tetap terbit
dengan perhitungan biaya beban atau rekening minimum dan
wajib dilunasi oleh pelanggan setiap bulan.
Pada saat permintaan penyambungan kembali pelanggan
dikenakan suplisi UJL sesuai tarif yang berlaku
LAYANAN PERBERIAN PENGURANGAN TAGIHAN
REKENING LISTRIK (KOMPENSASI)
1. Perusahaan Perseroan (Persero) PT Perusahaan Listrik
Negara wajib memberikan pengurangan tagihan listrik
kepada konsumen sebesar 10% (sepuluh per seratus) dari
BiayaBeban atau Rekening Minimum dan diperhitungkan
dalam tagihan listrik bulan berikutnya apabila realisasi
tingkat mutu pelayanan melebihi 10% (sepuluh per
seratus) di atas nilai tingkat mutu pelayanan yang
ditetapkan.
2. Sesuai dengan Permen ESDM No.9/ Thaun 2011, Indikator
TMP yang dapat diberikan kompensasi adalah :
a. lama gangguan;
b. jumlah gangguan;
c. kecepatan pelayanan perubahan daya tegangan rendah
(daya sd 5500 VA);
d. kesalahan pembacaan kWh meter; dan/atau
e. waktu koreksi kesalahan rekening.
BATAS DAYA TERSAMBUNG (YANG MASIH BERLAKU)

BATAS DAYA 1 PHASA PEMBATAS (AMPERE)


TR
(2 KAWAT)
220 1X1A
450 1 X 2A
900 1 X 4A
1.300 1 X 6A
2.200 1 X 10A
3.500 1 X 16A
4.400 1 X 20A
5.500 1 X 25A
7.700 1 X 35 A
11.000 1 X 50A
13.900 1 X 63A
17.600 1 X 80A
22.000 1 X 100A
BATAS DAYA TERSAMBUNG (YANG MASIH BERLAKU) lanjutan 1

BATAS DAYA 3 PHASA PEMBATAS (AMPERE)


TR
(4 KAWAT)
3.900 3X6A
6.600 3 X 10A
10.600 3 X 16A
13.200 3 X 20A
16.500 3 X 25A
23.000 3 X 35A
33.000 3 X 50A
41.500 3 X 63A
53.000 3 X 80 A
66.000 3 X 100A
82.500 3 X 125A
105.000 3 X 160A
131.000 3 X 200A
BATAS DAYA TERSAMBUNG (YANG MASIH BERLAKU) lanjutan 2

BATAS DAYA 3 PHASA PEMBATAS (AMPERE)


TR
(4 KAWAT)
3900 3X6A
6600 3 X 10A
10600 3 X 16A
13200 3 X 20A
16500 3 X 25A
23000 3 X 35A
33000 3 X 50A
41500 3 X 63A
53000 3 X 80 A
66000 3 X 100A
82500 3 X 125A
105000 3 X 160A
131000 3 X 200A
BATAS DAYA TERSAMBUNG (YANG MASIH BERLAKU) lanjutan 3

BATAS DAYA 3 PHASA PEMBATAS (AMPERE)


TR
(4 KAWAT)
147.000 3 X 225
164.000 3 X 250A
197.000 3 X 300A
BATAS DAYA TERSAMBUNG (YANG MASIH BERLAKU) lanjutan 4
BATAS DAYA TM PEMBATAS 20 KV
(3 KAWAT) MENGGUNKAN RELAY
OCR (AMPERE)
210.000 3 X 355A (TR)
240.000 6,3
345.000 10
555.000 16
690.000 20
865.000 25
1.110.000 32
1.385.000 40
1.730.000 50
2.180.000 63
2.770.000 80
3.465.000 100
4.330.000 125
BATAS DAYA TERSAMBUNG (YANG MASIH BERLAKU) lanjutan 5

BATAS DAYA TM PEMBATAS 20 KV


(3 KAWAT) MENGGUNKAN RELAY
OCR (AMPERE)
5.540.000 160
6.930.000 200
8.660.000 250
KEGIATAN PELAYANAN PENGADUAN
PELANGGAN
Kegiatan pelayanan pengaduan pelanggan meliputi :
1. Pengaduan tagihan listrik
2. Pengaduan teknik
3. Permintaan restitusi UJL
4. Pengaduan administrasi
5. Pemeriksaan Alat Pengukur dan Pembatas (APP)
6. Pembelian stroom listrik darurat.
7. Dll.
MEDIA KELUHAN

Keluhan Pelanggan dapat disampaikan melalui media :


1. CC PLN 123
2. Loket Kantor/Gerai/Posko Yantek
3. SMS Center
4. Email Kontak Kami kontakkami@pln.co.id
5. WEB PLN
6. Face Book
7. Radio, Koran dan media lainnya yang disediakan oleh oleh
pihak eksternal.

Keluhan melalui CC PLN 123, loket PLN/Gerasi & posko Pelayanan


Teknik dikelola dengan Aplikasi Pengaduan dan Keluhan Terpusat
(APKT ) agar proses tindaklanjut dan penyelesaian dapat
termonitor oleh pihak-pihak yang bertanggungjawab dan data-data
serta hasil evaluasi dapat digunakan sebagai bahan perbaikan
proses bisnis sehingga agar keluhan dapat diminimalkan.
PELAYANAN PENGADUAN PELANGGAN
PELAYANAN PENGADUAN PELANGGAN
PROSES LAYANAN ADMINISTRASI P2TL -1)

KATEGORI PELANGGARAN

Pelanggaran Gol I ( P I ) : Pelanggaran mempengaruhi


batas daya
TS (PI) = 6 x ( 2 x kVA Daya Tersambung x Tarif Biaya
Beban atau 6 x 2 x Rekening Minimum )
Pelanggaran Gol II ( PII ) : Pelanggaran mempengaruhi
pengukuran energi.
TS (PII) = 9 x 720 jam x kVA daya Tersambung x 0,85 x
Tarif tertinggi pada gol tarif nya
Pelanggaran Gol III ( P III ) : Pelanggaran
mempengaruhi batas daya dan pengukuran
TS (PIII) = TS( PI ) + TS (PII )
PROSES LAYANAN ADMINISTRASI P2TL -2)
KATEGORI PELANGGARAN

Pelanggaran Gol IV ( P IV ) : Pelanggaran yang dilakukan oleh


bukan pelanggan.
1. Untuk Daya kedapatan sampai dengan 900 VA :
TS IV = {9X ( 2X Daya kVA kedapatan ) x Tarif Biaya Beban } +
{ 9 x 720 jam x Daya kedapatan x 0,85 x Tarif tertinggi pada
gol tarif nya }
2. Untuk Daya Kedapatan di atas daya 900 VA
TS IV = {9X ( 2X 40 jam nyala x (daya kedapatan (kVA)) x Tarif
Tertinggi pada golongan tarif sesuai tarif dasar Listrik yang
dihitung berdasarkan Daya Kedapatan) } + { 9 x 720 jam x
Daya kedapatan (kVA))x 0,85 x Tarif tertinggi pada golongan
tarif sesuai Tarid dasar Listrik yang dihitung berdasarkan Daya
Kedapatan)}

. Biaya Ganti Rugi Material : khusus Gol I, Gol II dan Gol III, bila
ada
PROSES LAYANAN ADMINISTRASI P2TL -3
KATEGORI KETIDAKSESUAIAN REKENING PEMAKAIAN
TENAGA LISTRIK

Ketidaksesuaian Rekening Pemakaian Tenaga Listrik dapat


ditemukan dari pelaksanaan kegiatan / pekerjaan antara lain :
a. Evaluasi Rekening Pemakaian Tenaga ListrikPelanggan;
b. Pencatatan Meter;
c. Sisir Tarif;
d. Operasi dan Pemeliharaan APP ;
e. Survey Pelanggan;
f. Pelaksanaan P2TL;
g. Informasi dari Pelanggan atau masyarakat;
Dikelompokkan dalam 3 kategori (K)
KATEGORI KETIDAKSESUAIAN REKENING
PEMAKAIAN TENAGA LISTRIK K-1(1)
Kategori I (K-I) yaitu apabila terjadi ketidaksesuaian parameter
yang menyebabkan kelebihan maupun kekurangan tagih pada
Pelanggan diakibatkan oleh antara lain :
a. faktor perkalian meter Alat Pengukur setempat tidak sama
dengan faktor kali yang tertulis pada rekening;
b. pemakaian tenaga listrik pada Pelanggan yang peruntukannya
tidak sesuai dengan daya dan/atau golongan tarif pada alas hak
yang sah /surat perjanjian jual beli tenaga listrik;
c. faktor koreksi pada rekening yang ditagihkan tidak sesuai
dengan sistem sambungan pengukuran yang terpasang pada
pelanggan setempat;
d. faktor pemakaian trafo pada data indukpelanggan tidak sesuai
dengan setempat;
e. pembacaan angka register Alat Pengukur kWhdan kVArh
setempat tidak sesuai dengan angkameter pada rekening;
f. kegagalan mutasi yang menyebabkan tagihanrekening tidak
sesuai dengan ketentuan yangberlaku;
g. Time switch tidak berfungsi sebagaimana mestinya
KATEGORI KETIDAKSESUAIAN REKENING
PEMAKAIAN TENAGA LISTRIK K-II (2)
Kategori II (K-II) yaitu : apabila terjadi ketidaksesuaian pada APP
dan/atau Perlengkapan APP sehingga menyebabkan kelebihan
maupun kekurangan tagih pada Pelanggan diakibatkan oleh antara
lain:

a. Kedapatan atau terbukti bahwa sejumlah/seluruh energi yang


telah digunakan Pelanggan ternyata tidak terukur, tidak tercatat
yangdisebabkan oleh :
ketidaksesuaian pengawatan alat pengukurbukan karena
kesalahan Pelanggan sehingga sebagian atau seluruh
pemakaian energitidak terukur dengan benar, namun segel
dalam keadaan baik dan tidak ditemukanunsur - unsur
pelanggaran;
alat pengukur dan perlengkapannya tidakberfungsi
sebagaimana mestinya sehingga sebagian atau seluruh
pemakaian energitidak terukur dengan benar, namun
segeldalam keadaan baik dan tidak ditemukanunsur - unsur
pelanggaran.
KATEGORI KETIDAKSESUAIAN REKENING
PEMAKAIAN TENAGA LISTRIK K-II(3)
b. Kedapatan atau terbukti bahwa sejumlah daya yang telah
digunakan Pelanggan melebihi atau kurang dari daya pada alas
hak yang sah/ surat perjanjian jual beli tenaga listrik dan
rekeningnya tidak sesuai dengan alas hak yang sah, yang
disebabkan oleh:
. alat pembatas tidak berfungsi sebagaimana mestinya,
namun segel dalam keadaan baik dan tidak ditemukan
unsur-unsurpelanggaran;
. alat pembatas terpasang lebih besar ataulebih kecil dari
yang seharusnya, namun segel dalam keadaan baik dan
tidak ditemukan unsur-unsur pelanggaran. Dalam hal alat
pembatas lebih besar dari yang seharusnya Pelanggan tidak
dikenakan tagihan penyesuaian, dan apabila alat pembatas
lebih kecil dari yang seharusnya maka PLN wajib segera
menyesuaikan besaran alat pembatas tersebut.
KATEGORI KETIDAKSESUAIAN REKENING
PEMAKAIAN TENAGA LISTRIK K-III(4)
Kategori III (K-III) yaitu apabila terjadiketidaksesuaian pada APP
dan/atau Perlengkapan
APP karena kondisi alam dan/atau keterbatasan PLNdan/atau
kejadian diluar kendali Pelanggan maupunPLN, yang antara lain
karena :
a. Segel dan/atau Segel Tera putus karena kondisi alam/
korosi;
b. APP dan/atau Perlengkapan APP rusak karenakondisi alam/
korosi;
c. Mengambil energi dengan cara mengulur instalasi tenaga
listrik yang disambung ke instalasi lain yang tidak sesuai
dengan alas hak yang sah.
Terima kasih
PLN Bersih Berkibar Di Puncak Semeru

Bekerja di PLN bukan untuk bisa tenar, kaya


atau berkuasa.
Bekerja di PLN adalah untuk menjalankan misi
hidup yang sebenarnya yaitu melayani orang
lain.
(Nur Pamudji)
- GRATIFIKASI -

Anda mungkin juga menyukai