Anda di halaman 1dari 26

PENGENALAN DAN

PENANGANAN BAHAN
KIMIA
KELOMPOK 3:
IDA NURPITASARI/150342604029
LIROFIATILLAH/ 150342601222
RENDHIKA FARAH/1503426015471
REYNANDA DWI .A./150342607133
RINA FIJI LESTARI/ 150342602674
PENA
NGAN TIPE
SIFAT- AN BAHAY RADIAS PENYIMP
A I
SIFAT BAHA RADIAS
ANAN
N BAHAN I

KIMIA KIMIA
SUMBE
REAKTIF BAHAN UKUR
R BAHAN
MUDAH AIR RADIOAKTI PELIN
KEBAK F DUNG
MELEDAK
ARAN
BAHAN
KIMIA SIFAT SIFAT BAHAN PEN
REAKTIF KOROSIF DAN
ASAM KIMIA PNYEBAB
GAM
ANA
KOROSI N

BAHAN
PENGOKSID GAS
ASI
BAHAN
BERTEKAN
MUDAH
BAHAN AN
AN MELEDAK BERACUN
OR OR PENCEGAH
GA GA AN
NI NIK
PENYEBA PENGEL
K B PENCEG OMPOKA AKIBAT
LEDAKA AHAN N BAHAN
N LEDAKA BAHAN BERACUN
N BERACU YANG
N TERHIRUP
PENGGOLONGAN ZAT KIMIA
BERDASARKANSIFATNYA

CONTOH BAHAN KIMIA MUDAH


TERBAKAR (Flammable)

Pelarut dan pereaksi Etil asetat


organik: (CH3CH2OC(O)CH3 )
Asetaldehid( CH3CHO ) Etil Alkohol
Asam asetat ( CH3COOH )
( C2H5OH )
Aseton ( C3H6O )
Petroleum Eter
( Pb(C2H5)4 )
Benzen ( C6H6 )
Isopropil Alkohol
Karbondisulfida ( CS2 )
( CHO )
Etil Alkohol ( C2H5OH )
Toluen
Eter ( (C2H5)2O ) (6H5CH3 )
Xylen ( C6H4(CH3)2 )
Bahan anorganik seperti
Bila terjadi kebakaran terhadap logam (Al), Magnesium
(Mg) dan Zinkum/Seng (Zn) dalam keadaan murni jangan
gunakan pemadam berisi air tapi gunakanlah serbuk
pemadam.
Fosfor (P) kuning, akan terbakar bila berhubungan
dengan udara. Simpan di dalam air dan kontrol selalu
permukaan airnya karena permukaan air akan menurun
akibat penguapan.
Logam K dan Na akan terbakar jika kontak dengan air.
Simpan di dalam minyak parafin. Kontrol permukaan
minyak parafin tersebut.
Gas seperti Asetilen ( C2H2 ), Metana ( CH4 )
Karbonmonoksida ( CO ), dan Butana ( C 4H10 ).
Bahan Kimia Korosif
(Corrosive)
Asam Nitrat Fluorin ( F )
( HNO3 ) Hidrogen Iodida ( HI )
Asam Sulfat Phenol ( C6H5OH )
( H2SO4 ) Karbondioksida ( CO2 )
Asam Format ( HCOOH )
Asam Klorida ( HCl )
Hidrogen Peroksida ( H2O2 )
Natrium Hidroksida Fosfor Merah
( NaOH ) (P)
Asam asetat Fosfor Kuning (P)
( CH3COOH ) Logam Kalium ( K )
Kalium Hidroksida ( KOH )
Metanol ( CH3OH )
Perak Nitrat ( AgNO3 )
Perchlorat ( ClO4 ) Logam Natrium ( Na )
Amonia ( NH3 )
Bromin ( Br )
Bahan Kimia Beracun (Toxic)

Anilin (C6H5NH2 ) Boron ( B )


Benzen ( C6H6 ) Hidrogen Cyanida ( HCN )
Bromin ( Br ) Hidrogen Peroksida ( H2O2 )
Chlorin ( Cl ) Iodium ( I )
Fluorin ( F ) Asam Nitrat ( HNO3 )
Formaldehid ( CH2O ) Nitrobenzen (C6H5NO2 )
Asam Format ( HCOOH ) Phenol ( C6H6O )
Hidrogen Chlorida ( HCl ) Sulfurdioksida ( SO2 )
Antimen ( Sb ) Chromium ( Cr )
Arsen ( As ) Mercury/Raksa ( Hg )
Barium ( Ba ) Perak ( Ag )
Berillium ( Be ) Timah ( Sn )
Bahan Kimia Peledak
(explosive)
Natrium ( Na )
Kalium ( K )
Magnesium ( Mg )
Bahan Bakar Korek Api
Nitrogliserin ( C3H5N3O9 )
Amonium Nitrat ( NH4NO3 )
Korbit ( CaC2 )
TNT (C7H5N3O6 )
Nukler
Bahan Kimia Oksidator
(Oxidation)
Chlorat ( ClO3 )
Perchlorat ( C2O4 )
Bromat ( BrO3 )
Peroksida ( O2 )
Asam Nitrat ( HNO3 )
Kalium Nitrat ( KNO3 )
Kalium Permanganat ( KMnO4 )
Bromin ( Br )
Khlorin ( Cl )
Fluorin ( F )
Iodin ( I )
. Bahan Kimia Reaktif Terhadap Air (Water Sensitive
Substances)

Alkali (Na,K)
alkali tanah (Ca)
Logam halida anhidrat (aluminium
tribromida)
Logam oksida anhidrat (CaO)
Oksida non logam halida (sulfuril
klorida (SO2Cl2)
Bahan Kimia Reaktif Terhadap Asam (Acid Sensitive
Substances)

Kalium klorat/perklorat (KCLO3)


Kalium permanganat (KmnO4)
Asam kromat (Cr2O3)
Gas Bertekanan (Compressed
Gases)
Aseletin (C3H6O )
Amonia ( NH3 )
Etilen (C2H4 )
Oksida (O)
Klor ( Cl )
Nikel ( Ni )
Hidrogen ( H )
KEGUNAAN BAHAN KIMIA SECARA
UMUM
Acetic acid ( CH3COOH
Cobalt (II) chloride
Acetone ( C3H6O ) ( CoCl6H2O )
Ammonia concentrated Formalin 40%( CH2O )
( NH3) Hydrochloric acid,
concentrated ( HCl )
Benzena ( C6H6 ) Metanol ( CH3OH )
Calcium hypochlorite Iodine cristal( I2 )
( Ca(ClO)2) Methyl
Cobalt (II) chloride orange( C14H14N3NaO3S )
Methyl red ( C15H15N3O2 )
( CoCl6H2O )
Sodium sulphate, anhydrous
Formalin 40% ( Na2SO4 )
( CH2O)
Hydrochloric acid,
concentrated
Bahan kimia tak tercampurkan

Banyak ledakan,kebakaran dan


asifikasi terjadi karena pencampuran
bahan kimia secara tak sengaja.Daftar
di bawah ini mencakup bahan yang
tidak stabil. Bahan kimia ini tidak
boleh di campur. Bahan ini tidak boleh
di letakkan secara berdekatan dan
persediaan di laboratorium hanya
dalam jumlah minimum.
Bahan Sifat Bahan kimia tak
tercampurkan
Logam alkali Mudah terbakar,mudah Air(H2O), karbon
meledak,korosif dioksida(CO2), karbon
tetraklorida(CCl4),dan
hidrokarbon klorinasi
lainya.
Asam asetat glacial Korosif,mudah meledak Asam
kromat(H2CrO4),asam
nitrat(HNO3),asam
perklorat(HClO4)
Aseton Mudah terbakar,mudah Asam sulfat
meledak pekat(H2SO4),campuran
asam nitrat(HNO3).
Ammonia Korosif Air
raksa(Hg),halogen,hidro
genflorida
Bromin Korosif,mudah Ammonia(NH4),asetilen,
teroksidasi,mudah terakar. Hidrogen(H) dan serbuk
logam
Klorat Mudah teroksidasi
Asam kromat Mudah terbakar Asam
asetat(CH3COOH),
naftalena,
alcohol(C2H5OH),kam
fora.
Klor Korosif,mudah Ammonia,benzen,hydr
teroksidasi ogen(H),serbuk logam
Hidrogen peroksida Mudah meledak Tembaga(Cu),krom(Cr),
besi(Fe),anilin
Hidrokarbon(umum) Mudah meledak,mudah Halogen, asam
teroksidasi kromat(H2CrO4)
Iodine Korosif Asetilen,ammonia(NH4)
Air raksa Beracun Asetlen, hidrogen(H)
Asam nitrat Mudah Asam
teroksidasi,korosif organic,aniline,senyaw
a nitrat
Asam oksalat Beracun Perak(Ag),air raksa(Hg)
Asam perklorat Mudah meledak Anhidrida
asetat,alcohol(C2H5OH)
dan bahan-bahan
organik
Kalium Mudah teroksidasi Gliserin (C3H8O3), asam
permanganate
Tingkat Kemurnian Bahan Kimia

Bahan-bahan kimia biasnya dibuat


dengan tiga tingkat kemurnian. Selalu
ada label spesifikasi untuk
ketidakmurnian maksimum. Label-
label itu diantaranya :
AnalaR.
C.P. atau kemurnin minimum
Teknis atau tingkat komersil
Makna huruf-huruf penting lainnya
yang sering ditemukan pada label
botol kimia adalah :
B.P.
U.S.P.
G.R. ( General Reagents )
P.A. ( Pro Analysis )