Anda di halaman 1dari 32

VARICELA

dr. LIZA AULIA PUTRI

Pembimbing:
dr. Agustina, M.Sc, Sp.KK
Identitas Pasien
Nama : Tn. H
Umur : 33 tahun
No. CM : 178001
Jenis Kelamin : Pria
Alamat : Garot Cut, Indrajaya
Agama : Islam
Pekerjaan : Wiraswasta
Anamnesis
Keluhan Utama
Gelembung berisi air
Anamnesis

Riwayat penyakit sekarang:


Pasien datang dengan keluhan muncul gelembung
berisi air sejak dua hari sebelum masuk rumah
sakit. Awalnya muncul gelembung berisi air di
bagian muka dan sekitar kulit kepala kemudian
menyebar dengan cepat ke badan dan juga
tangannya.
Anamnesis
Keluhan ini baru dirasakan pasien pertama kali.
Pasien mengaku mengalami demam sejak tiga hari
sebelum muncul gelembung berisi air, demam
dikeluhkan pasien naik turun. Pasien juga mengeluh
badannya terasa lemas, tidak nafsu makan, mual,
nyeri tenggorokan dan batuk. Saat BAK berwarna
merah, nyeri saat BAK (-).
Anamnesis
Riwayat Penyakit Dahulu
Hepatitis (-)
Asma (-)
Diabetes melitus (-)

Riwayat Pengunaan Obat


Obat penurun panas paracetamol
Anamnesis
Riwayat Penyakit Keluarga
3 minggu yll, adik pasien mengalami keluhan
yang sama muncul gelembung air
Pemeriksaan fisik
Status Generalis
Keadaan umum: Lemas
Kesadaran : Compos Mentis
Gizi : Normoweight
Berat Badan : 167 cm
Tinggi Badan : 64 kg
Tanda Vital
Tekanan darah : 110/70 mmHg
Nadi : 81 x/menit
Frek. pernafasan : 22 x/menit
Suhu : 37,9 oC
Mata : conj palp anemis -/-, ikterik -/-
Thorax : Simetris, sonor, vesikuler (+/+), rhonki (-/-),
wheezing (-/-)
Cor : BJ I>BJ II, murmur (-)
Abdomen : Simetris, H/L tidak teraba, timpani,
peristaltik normal
Ekstrimitas : edema (-/-) pucat (-/-)
Status dermatologis
Regio
Facialis, coli, trunkus ante et post, abdomen,
extremitas superior et inferior
Efloresensi
tampak vesikel dengan dasar eritema, jumlah
multiple, berukuran miliar sampai lentikuler,
diskret dan herpetiformis, distribusi generalisata
disertai papul, pustul, umbilikasi dan erosi.
Regio facialis dan coli
Regio trunkus anterior dan posterior
Regio ekstremitas superior
Regio ekstremitas inferior
Pemeriksaan penunjang
Laboratorium (30-08-2016 pukul 10.22 wib)
Pemeriksaan laboratorium Hasil pemeriksaan Nilai rujukan
Hb 13,3 12,0-15,6 gr/dl
RBC 5,15 4,1-5,1 x 106/ul
WBC 4,2 4,4 - 11,3 x 103/ul
Hematokrit 41 35 45 %
Trombosit 109* 150 450 x 103/ul
MCV 79,6 80-97 fl
MCH 25,8 26-34 pg
MCHC 32,4 31-35 g/dl
SGOT 81 <38 u/l
SGPT 93 <41 u/l
GDS 134 <199 mg/dl
Ur 24 15-45 mg/dl
Cr 0,9 0,7-1,2 mg/dl
Laboratorium (01-09-2016, pukul 08.39 wib )
Pemeriksaan laboratorium Hasil pemeriksaan Nilai rujukan
Hb 13,1 12,0-15,6 gr/dl
RBC 4,97 4,1-5,1 x 106/ul
WBC 6,5 4,4 - 11,3 x 103/ul
Hematokrit 40 35 45 %
Trombosit 149* 150 450 x 103/ul
MCV 80,5 80-97 fl
MCH 26,4 26-34 pg
MCHC 32,8 31-35 g/dl
SGOT 73* <38 u/l
SGPT 77* <41 u/l
GDS 98 <199 mg/dl
Ur 30 15-45 mg/dl
Cr 0,9 0,7-1,2 mg/dl
HBs Ag Negatif Negatif
Radiologi (Foto thoraks PA, 31/8/2016)

Hasil baca foto thoraks: bronchitis


Diagnosis
Varicella dengan komplikasi
Gangguan fungsi hati
Penalaksanaan
IVFD RL 20 gtt/i
Inj. Ceftriaxone 1 gr/12jam
Inj. Ranitidin 1 amp/12jam
Inj. Ondancetron 1 amp/8jam
Drip. Paracetamol fls/8jam
Acyclovir 5x800mg
Cetirizine 2x10mg
Curcuma 2x1
Diet makanan lunak
Konsul peny.dalam (+)
Inj.ceftriaxone 1gr/12j
Metiason 3x1
Ambroxol syr 3xC1

Diagnosa: Bronchitis + gangguan fungsi hati


Definisi
Varicela adalah penyakit infeksi akut primer yang
disebabkan oleh Varicella Zoster Virus (VZV)
Menyerang kulit dan mukosa yang ditandai
dengan munculnya vesikel
Varicela Zoster Virus

Infeksi Infeksi
Primer Sekunder

Varicela Herpes
zoster
Epidemiologi
Varicela merupakan penyakit yang tersebar secara
luas di seluruh dunia
Daerah beriklim sedang
Setidaknya 90% mengenai anak usia 10 tahun
dan 5% mengenai usia 15 tahun
Patofisiologi
Gejala Klinis
Muncul gejala prodormal
Ruam kulit dewdrop on a rose petal
Ruam muncul secara sentrifungal
Khasnya menyebar dengan cepat mulai dari makula
eritema, papul, vesikel, pustul dan krusta
Vesikel khas, bulat, dinding tipis, dasar eritem
seperti tear drops
Cairan vesikel keruh akibat masuknya sel inflamasi
pustul krusta
Krusta menghilang 1-3 minggu, meninggalkan
bekas luka cekung yang akan menghilang
Penyulit: infeksi sekunder dapat terbentuk jaringan
parut
Diagnosis
Anamnesis
Pemeriksaan fisik
Laboratorium: Tzanck Test (+) sel datia berinti
banyak
Diagnosis Banding
Most likely Consider Always Rule Out
Vesicular Papular Urticaria Secondary
exanthems of Erythema syphilis
coxsackie viruses multiforme Herpes Zoster
Impetigo Drug eruptions Dermatitis
Insect Bites Disseminated Herpetiformis
Contact Herpes Simplex Smallpox and
Dermatitis Scabies other poxviruses
Komplikasi
Komplikasi yang paling sering dijumpai akibat
infeksi sekunder dari lesi kulit oleh bakteri
staphylococcus atau streptococcus impetigo,
erysipelas, furunkel dan selulitis.
Pneumonia varicela paling sering pada orang
dewasa
Penatalaksanaan
Patien Group Regimen
Normal
-Child Symptomatic treatment alone,
Acyclovir 20 mg/Kg qid x 5 days

-Adolescent, adult Acyclovir, 800mg (PO) 5x/day x 7


days

-Pneumonia, Acyclovir, 800mg (PO) 5x/day x 7


pregnancy days
Or acyclovir 10mg/Kg IV q8h x 7
days
Terimakasih