Anda di halaman 1dari 21

Filtrasi

Tujuan, Mekanisme, Parameter Operasi,


Bangunan Filtrasi, Pembersihan Filter
dan Perancanagn Filtrasi
Maksud Proses
Merupakan suatu proses pengolahan air
dengan cara mengalirkan air baku melewati
suatu Filter dengan media dari bahan
bahan butiran denan diameter butir
tertentu dan disusun dengan ketebalan
tertentu
Bahan yang umum digunakan sebagai
media filter adalah pasir, shg disebut
saringan pasir
Tujuan Proses ini untuk membuang bahan
bahan yang terdapat dalam air seperti
partikel tersuspensi, bahan organik
penyebab bau, warna dan rasa air serta
organisme mikra (ganggang dan jamur
Mekanisme Proses
Penahanan Pengendapan
Partikel dan bahan dengan Rongga antara butiran media
ukuran butir yg lebih besar dari akan berlaku sebagai ruang
rongga antara media filter akan sedimentasi bagi partikel
tertahan dan melekat pd butiran tersuspensi yang sampai ke
filter tempat tsb dan akan tetap
Melekatnya partikel akan melekat pada butir media krn
memperkecil rongga shg dapat adanya gaya adhesi
mempertinggi daya
penyaringan
Proses Elektrolisa
Biologis Proses ini berlangsung
sebagai akibat tertahannya
Bahan organik seperti gangang partikel ionik setelah
dan plakton yangterdapat
dinetralisir muatan listriknya
dalam air memungkinkan
adanya kehidupan organisme oleh muatan listrik yang
mikro dalam filter dan akan dikandung oleh butir butir
membentuk suatu lapisan media
biologis (bilogical film) pd
permukaan atas media.
Parameter Operasi
Gradasi Butir
Ukuran terlampaui halus akan menyebabkan sulitnya
proses aliran air didalam media filter dan akan
menurunkan produktivitasnya serta menyulitkan
pemeliharaan. Sedang untuk butiran terlalu kasar akan
menyebabkan bakteri ataupun kotoran halus sulit
tersaring

Tebal media
Semakin tebal filter tidak memberikan peningkatan
efisiensi penyaringan, krn sebagian besar partikel
padat yang terdapat air tertahan pada lapisan filter
paling atas shg terjadi penyumbatan
Gradasi Butir
Uniformity coeffisient (Koefisien
keragaman
Suatu nilai perbandingan ukuran diameter
butiran d 60 dengan d 10 atau disingkat
Effective
d60/d10 size (Diameter effektif)
Derajat kerja ditunjukan oleh nilai d10 dari
suatu bahan filter

Untuk mencegah lolosnya butir media ke dalam lapisan


pendukung dibawahnya maka disyaratkan suatu nilai
perbandingan sebagai berikut :
0,25d2 > 1/80 D2
D = diameter butir besar
d = diameter butir kecil
Bangunan Filtrasi
Proses Operasi
Air dimasukkan dalam bangunan filtrasi
melewati bagian pemasukan dan disebarkannya
menuju ke seluruh permukaan filter. Selanjutnya
air mengalir media filter, sehingga terjadi proses
penahanan partikel partikel suspensi dan bahan-
bahan tersaring lainnya
Filtrat air akan ditampung dijaringan pematusan
yang ditempatkan pada dasar bangunan filtrasi.
Jaringan pematusan berupa alur alur yang diisi
dengan susunan bebatuan di bawah lapisan
pendukung filter
Selanjutnya air dikeluarkan dalam bangunan
filtrasi melewati bagian pengeluaran dengan
mulut/ambang outlet yg elevasinya sedikit di
Sistem Jaringan
Pematusan
Jenis Jenis Filter menurut kecepatannya

Filter Pasir lambat : laju infiltrasi 100-250 l/m2/jam,


efektif untuk menyaring air dengan kekeruhan
lebih rendah dari 50mg/l

Filter Pasir Cepat : Laju infiltrasi 1700-3300 l/m2/jam,


digunakan untuk menyaring air keruh dengan laju
penyaringan yang lebih tinggi dibanding filter pasir
lambat. Jika kekeruhan tinggi di koagulasi dulu.
Tipikal susunan media filter saringan
pasir lambat

Diameter butir
Tebal (m) Media
(mm)
0,45-1,50 0,15-0,35 Pasir
0,03-0,05 2-7 Pasir kasar
0,05-0,10 8-15 kerikil
0,10-0,15 15-30 kerikil
0,10 50-100 kerikil
Tipikal susunan media filter saringan
pasir cepat

Diameter butir
Tebal (m) Media
(mm)
0,60-0,70 0,45-0,55 Pasir
0,075 0,8-2 Pasir kasar
0,05-0,08 2-5 Kerikil
0,05-0,08 5-12 kerikil
0,08-0,13 12-20 Kerikil
0,08-0,13 20-38 kerikil
0,13-0,20 38-65 kerikil
Jenis Jenis Filter menurut sistem
pengalirannya
Filter dengan aliran dengan gravitasi

Filter bertekanan : prinsip kerja hampir dengan filter


pasir cepat, hanya digunakan tekanan selama proses
penyaringan. Laju infiltrasi antara 4800-15000
l/m2/jam.
Pembersihan Filter
Bertujuan
untuk
mengeluarkan
kotoran yang
tertangkap di
antara butir
butir media
filter.
Perancangan
Kriteria Perancangan :
1. Laju infiltrasi : 1,7-5,0 m3/m2.jam
2. Ukuran butir media filter : 0,45-0,55 mm
3. Tebal Filter : 0,60-0,70 m
4. Tebal lapisan pendukung :0,50-0,70 m
5. Kedalaman air di atas media filter : 0,90-1,60 m
6. Jaringan pematusan
Luas lubang pipa lateral total ; 0,3-0,5%luas
permukaan filter
Luas penampang pipa lateral total ; 0,9-1,5%luas
permukaan filter
Luas penampang pipa manifold; 1,35-3,0%luas
permukaan filter
Soal Perancangan
Rencanakan instalasi pengolahan
air yang digunakan untuk
keperluan penyediaan air dengan
kapasitas 250 l/detik. Dibuat 10
unit filter.
Perhitungan
Beban air yang diolah
Q

Luas permukaan filter (Af)

Digunakan 10 unit filter dengan ukuran


masing-masing 4,50 m x 5,00 m yang
dioperasikan secara pararel, sehingga luas
penampang total (Afo)
=225 m2 (OK)
Menentukan kedalaman kolam filtrasi (h total )
Tebal filter (Tf) : 0,70 m
Tebal lapisan pendukung (Tp) : 0,60 m
Kedalaman air di atas media filter (Ta) : 1,20 m
Tinggi jagaan (Tj) : 0,80 m
Sehingga :
Menentukan dimensi jaringan
pematusan
1) Dimensi pipa utama
Beban aliran setiap unit
filter
Diasumsikan kecepatan aliran di pipa utama = v =
0,08 m/det
Sehingga luas penampang pipa2utama yang diperlukan
=0,3125 m
:
Jadi diameter utama (Dpu) :

Digunakan pipa utama dengan diameter 0,65 m yang


dipasang memanjang pada tengah tengah bidang alas
filter dengan slope 1 :200
Kontrol luas penampang pipa utama jaringan
pematusan

=0,3317 m

Syarat >1,35 % A filter = 0,3038 m2 dan <


3,0 % A filter = 0,675 m2 (Oke)
Menentukan dimensi jaringan
pematusan
2) Dimensi pipa cabang (digunakan 5 jalur pipa cabang
setiap sisi
Beban aliran setiap jalur
pipa
Diasumsikan kecepatan aliran di pipa utama = v =
0,10 m/det
Sehingga luas penampang pipa utama yang 2diperlukan
:
=0,025 m
Jadi diameter utama (Dpu) :

Digunakan pipa perforasi dengan diameter 8 =0,203


m yang dipasang melintang dan disambungkan ke pipa
utama dengan slope 1 :200
Kontrol luas penampang pipa cabang jaringan
pematusan

=0,323 m2

Syarat >0,9 % A filter = 0,2025 m2 dan < 1,5


% A filter = 0,3375 m2 (Oke)
Thank You

Kingsoft Office
ake Presentation much more fun