Anda di halaman 1dari 30

BENIGN PAROXYSMAL

POSITIONAL VERTIGO
PEMBIMBING: DR TEPPY H. DJOHAR SP.THT
PENYUSUN: AMEERAH NABILAH BT AZHAR HILMY
03007286
VERTIGO
bahasa latin vertere

sensasi berputar sehingga


mengganggu rasa keseimbangan
seseorang
BPPV
vertigo yang timbul bila kepala
mengambil posisi atau berubah sikap

dicetuskan oleh perubahan sikap


kepala
berguling di tempat tidur
menolehkan kepala kiri kanan
melihat ke bawah dan atas
ETIOLOGI
bawah umur 50 tahun cedera kepala.

orang tua degenerasi sistem vestibuler

BPPV meningkat dengan semakin meningkatnya usia.

Migrain, penyakit degeneratif pada sistem vaskuler di


telinga dalam.

idiopatik.

pengobatan ototoxic seperti gentamisin.


EPIDEMIOLOGI
gangguan keseimbangan perifer
yang sering dijumpai

kira-kira 107 kasus per 100.000


penduduk

lebih banyak pada perempuan serta


usia tua (51-57 tahun).
Teori Cupulolithiasis

Otolith terlepas dari


macula utriculus kanalis semisirkularis Pada saat miring
yang berdegenerasi posterior menjadi partikel tadi mencegah
menempel pada sensitif akan gravitasi tiang ke posisi netral.
permukaan kupula

Perpindahan partikel KSS posterior berubah


ketika kepala penderita
otolith tersebut posisi dari inferior ke
dijatuhkan ke belakang
membutuhkan waktu superior, kupula
posisi tergantung
masa laten bergerak secara
(seperti pada tes Dix-
utrikulofugal
Hallpike).
nistagmus dan vertigo
Teori Canalithiasis

cairan endolimfe mengalir


Kepala posisi tegak partikel kepala direbahkan ke belakang menjauhi ampula dan
pada posisi sesuai dengan gaya partikel ini berotasi ke atas menyebabkan kupula
gravitasi sepanjang lengkung KSS. membelok(deflected)
nistagmus dan pusing.

Dibanding teori cupulolithiasis


mengulangi manuver otolith teori ini menerangkan kepala ditegakkan kernbali,
menjadi tersebar dan kurang keterlambatan "delay" (latency) pembalikan pembelokan kupula
efektif menimbulkan vertigo nistagmus transient karena pusing dan nistagmus
serta nistagmus konsep partikel butuh waktu untuk arah berlawanan.
kelelahan "fatigability" mulai bergerak.
DASAR DIAGNOSIS
Anamnesis

vertigo dengan onset kurang dari 10-20 detik


akibat perubahan posisi kepala.

Posisi yang memicu berbalik di tempat tidur


pada posisi lateral, bangun dari tempat tidur,
melihat atas,bawah, depan, blkg

mual dan muntah


Pemeriksaan Fisik

kupulolithiasi
kanalithiasis
s
nistagmus dapat terjadi lebih dari satu
nistagmus timbulnya lambat, 40 detik, menit,
kemudian nistagmus menghilang kurang biasanya serangan vertigo berat dan
dari satu menit timbul bersamaan dengan nistagmus.
Provokasi Nistagmus
Dikenal tiga jenis perasat untuk memprovokasi timbul
nistagmus
perasat Dix Hallpike
perasatside lying
perasatroll.

PerasatDix Hallpike paling sering digunakan

Side lyingtest menilai BPPV pada kanal posterior dan


anterior.

Perasat Roll menilai vertigo yang melibatkan kanal


horisontal.
mengobservasi
timbulnya respon
nistagmus

pada kacamata
Frenzel yang dipakai
oleh pasien dalam
ruangan gelap

direkam dengan
system video infra
merah (VIM).
Perasat Dix Hallpike

Perasat Dix-Hallpike perasat Dix Hallpike Penilaian respon


kanan pada KSS kiri pada bidang KSS dilakukan selama+1
anterior kiri dan posterior kiri dan menit atau sampai
posterior kanan anterior kanan. respon menghilang

dilanjutkan
Bila tidak ditemukan
denganCanalith
respon abnormal
Repositioning
pasien perlahan-
Treatment(CRT)
lahan didudukkan
bila terdapat
kembali.
abnormalitas
pasien duduk tegak pada meja
pemeriksaan dengan kepala
menoleh 450ke kanan.

Dengan cepat pasien dibaringkan


dengan kepala tetap miring 450ke
kanan sampai kepala pasien
menggantung 20-30 pada ujung
meja pemeriksaan

tunggu 40 detik sampai respon


abnormal timbul

Lanjutkan pemeriksaan dengan


perasat Dix-Hallpike kiri dengan
kepala pasien di hadapkan 450ke kiri,
tunggu maksimal 40 detik sampai
respon abnormal hilang
Perasat Side Lying
perasat side lyingkanan perasat side lyingkiri yang
yang menempatkan kepala menempatkan kepala pada
pada posisi di mana posisi di mana

kanalis anterior kiri atau kanalis anterior kanan dan


kanalis posterior kanan kanalis posterior kiri pada
pada bidang tegak lurus bidang tegak lurus garis
garis horisontal dengan horisontal dengan

kanal posterior pada posisi kanal posterior pada posisi


paling bawah paling bawah.
Pasien
Pasien duduk
duduk pada
pada meja
meja pemeriksaan
pemeriksaan
dengan
dengan kaki
kaki menggantung
menggantung di
di tepi
tepi meja
meja

dijatuhkan
dijatuhkan ke
ke sisi
sisi kanan
kanan dengan
dengan kepala
kepala
ditolehkan
ditolehkan 45 ke kiri (menempatkan kepala
45 ke kiri (menempatkan kepala
pada
pada posisi
posisi kanalis
kanalis anterior
anterior kiri
kiri atau
atau kanalis
kanalis
posterior
posterior kanan)
kanan)

tunggu
tunggu 40
40 detik
detik sampai
sampai timbul
timbul respon
respon
abnormal.
abnormal. Pasien kembali ke
Pasien kembali ke posisi
posisi duduk
duduk
untuk
untuk diakukan
diakukan perasatSidelyingkiri,
perasatSidelyingkiri,

pasien
pasien secara
secara cepat
cepat dijatuhkan
dijatuhkan ke
ke sisi
sisi kiri
kiri
dengan
dengan kepala
kepala ditolehkan
ditolehkan 45
45 ke
ke kanan
kanan
(menempatkan
(menempatkan kepala
kepala pada
pada posisi
posisi kanalis
kanalis
anterior
anterior kanan/kanalis posterior kiri)
kanan/kanalis posterior kiri)

Tunggu 40 detik sampai timbul


respon abnormal
Identifikasi jenis kanal yg terlibat
Kanalis Fase cepat ke atas, berputar
posterior ke kanan
kanan
Kanalis Fase cepat ke atas, berputar
posterior kiri ke kiri

Kanalis Fase cepat ke bawah, berputar


anterior kanan ke kanan

Kanalis Fase cepat ke bawah, berputar


anterior kiri ke kiri
Diagnosis banding
Vestibular
Vestibular neuritis
neuritis labirintitis
labirintitis Sindrome
Sindrome meniere
meniere
proses
proses peradangan
peradangan yang trias
yang trias gejala
gejala yang
yang khas,
khas,
Idiopatik
Idiopatik melibatkan
melibatkan mekanisme
mekanisme yaitu gangguan
yaitu gangguan
telinga
telinga dalam.
dalam. pendengaran,
pendengaran, tinitus,
tinitus,
pusing dan
dan serangan
serangan vertigo.
pusing berat
berat dengan
dengan vertigo.
mual, Labirintitis
Labirintitis toksik
toksik akut
mual, muntah yang
muntah yang akut
hebat,
hebat, serta
serta tidak
tidak disebabkan
disebabkan suatu
suatu infeksi
infeksi Terutama
Terutama terjadi
terjadi pada
pada
mampu
mampu berdiri
berdiri atau
atau biasanya
biasanya sembuh
sembuh wanita dewasa.
wanita dewasa.
berjalan.
berjalan. dengan
dengan gangguan
gangguan
pendengaran
pendengaran dan dan fungsi
fungsi Patofisiologi
vestibular. Patofisiologi ::
tidak
tidak ada
ada perubahan
perubahan vestibular. pembengkakan
pembengkakan
pendengaran
pendengaran endolimfe
endolimfe akibat
akibat
Labirintitis
Labirintitis supuratif
supuratif akut penyerapan
akut penyerapan endolimfe
endolimfe
Gejala-gejala terjadi
terjadi pada infeksi
pada infeksi dalam
dalam skala
skala media
media oleh
Gejala-gejala ini
ini bakteri
oleh
menghilang
menghilang dalam
dalam tiga
tiga bakteri akut
akut yang
yang meluas
meluas stria
stria vaskularis
vaskularis
hingga ke dalam struktur-
ke dalam struktur- terhambat.
hingga empat
empat hari.
hari. struktur
terhambat.
struktur telinga
telinga dalam.
dalam.
Kemungkinan
Kemungkinan gangguan
gangguan Manifestasi
pendengaran Manifestasi klinis
klinis ::
pendengaran dan dan fungsi
fungsi vertigo
vestibular vertigo disertai muntah
disertai muntah
vestibular cukup tinggi.
cukup tinggi. yang
yang berlangsung
berlangsung antara
antara
15
15 menit
menit sampai
sampai
labirintitis
labirintitis kronik
kronik dapat beberapa
dapat beberapa jam
jam dan
dan
timbul
timbul dari
dari berbagai
berbagai berangsur
berangsur membaik.
membaik.
sumber
sumber dandan dapat
dapat
menimbulkan
menimbulkan suatu
suatu Serangan
hidrops Serangan pertama
pertama hebat
hebat
hidrops endolimfatik
endolimfatik atau
atau sekali,
perubahan-perubahan sekali, tetapi Serangan
tetapi Serangan
perubahan-perubahan lanjutan
patologik lanjutan lebih
lebih ringan
ringan
patologik yang
yang akhirnya
akhirnya meskipun
menyebabkan meskipun frekuansinya
frekuansinya
menyebabkan sklerosis
sklerosis bertambah
labirin bertambah
labirin
penatalaksanaan
Penatalaksanaan utama pada BPPV
adalah manuver untuk mereposisi
debris yang terdapat pada utrikulus.
Tiga macam perasat dilakukan untuk
menanggulangi BPPV yaitu
Canalith
Repositioning
Treatment(CRT) perasatliberato
ry
= Manuver
Epley

latihan Brandt-
Darof
posisi
posisi duduk
duduk dengan
dengan kepala
kepala dimiringkan
dimiringkan 45
45
derajat pada sisi yang memicu
derajat pada sisi yang memicu

sama
sama dengan
dengan posisi
posisi Hall-pike
Hall-pike sampai
sampai vertigo
vertigo
dan nistagmus mereda
dan nistagmus mereda

kepala
kepala pasien
pasien kemudian
kemudian diposisikan
diposisikan sebaliknya,
sebaliknya,
hingga
hingga telinga
telinga yang
yang terkena
terkena berada
berada di
di atas
atas dan
dan
telinga
telinga yang
yang tidak
tidak terkena
terkena berada
berada di
di bawah
bawah

seluruh
seluruh badan
badan dan
dan kepala
kepala kemudian
kemudian dibalikkan
dibalikkan
menjauhi
menjauhi sisi telinga yang terkena
sisi telinga yang terkena pada
pada posisi
posisi
lateral
lateral dekubitus,
dekubitus, dengan
dengan posisi
posisi wajah
wajah
menghadap
menghadap ke ke bawah
bawah

langkah
langkah terakhir
terakhir adalah
adalah mendudukkan
mendudukkan kembali
kembali
pasien
pasien dengan kepala ke arah
dengan kepala ke arah yang
yang berlawanan
berlawanan
pada
pada langkah
langkah 1.
1.

Canalith Repositioning Treatment(CRT)atauEpleymaneuver


Canalith Repositioning
repositioningtreatment(CRT)= Manuver
Epley
tujuan untuk mendorong kanalith keluar dari
kanalis semisirkularis menuju ke utrikulus, tempat
di mana kanalith tidak lagi menimbulkan gejala.

Bila kanalis posterior kanan yang terlibat maka


harus dilakukan tindakan CRT kanan dan
sebaliknya
Perasat Liberatory
Perasatliberatoryjuga dibuat untuk
memindahkan otolit (debris/kotoran) dari kanal
semisirkularis.

Bila terdapat keterlibatan kanal posterior kanan,


perasatliberatorykanan perlu dilakukan dan
sebaliknya.
penderita diminta untuk duduk pada meja
pemeriksaan dengan kepala diputar
menghadap ke kiri 45.

kepala menghadap ke kiri dan secara cepat


dibaring kan ke sisi kanan dengan kepala
menggantung ke bahu kanan.

Setelah 1 menit, pasien digerakan secara cepat


ke posisi duduk awal dan untuk ke posisiside
lyingkiri dengan kepala menoleh 45 ke kiri.

Pertahankan penderita dalam posisi ini selama


1 menit dan perlahan-lahan kembali ke posisi
Perasatliberatory

duduk
Bila kanal anterior kanan yang terlibat, perasat
yang dilakukan sama, namun kepala diputar
menghadap ke kanan.

Bila kanal posterior kiri yang terlibat, perasat


liberatorykiri harus dilakukan, (pertama pasien
bergerak ke posisisidelyingkiri kemudian
posisiside lying kanan dengan kepala menghadap
ke kanan).
PerasatBrandDaroff
Terapi farmakologi
Obat-obatan simptomatis yang biasa
digunakan adalah supresor saraf
misalnya Betahistine dan Merislon.
Operasi
Prognosis
penutup
TERIMA
KASIH