Anda di halaman 1dari 31

TINJAUAN

PUSTAKA
Diabetes Melitus
Definisi :
Merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik
hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau
keduanya. disebabkan oleh adanya gangguan produksi insulin akibat kerusakan
sel beta pankreas dan atau kerja insulin.

Kerusakan sel Diabetes Resistensi


Beta pankreas Tipe 2 Insulin

DeFronzo et al. Diabetes Care 1992;15:318-68


Epidemiology of Diabetes
Causes of Mortality in Diabetic
Patients
Myocardial 34.7
infarction
Stroke 22
Tumors 10
Infections 6.7
Diabetic coma 3.1
Renal insufficiency 2.9
Gangrene 2.7
Accident / suicide 2.1
Tuberculosis 0.9
Others 11.4
Not specified 3.4 % deaths in diabetics
0 10 20 30 40

Panzram G. Diabetologia 1987; 30: 120-31


KARAKTERISTIK D.M TIPE-1 DAN D.M TIPE-2

D.M.TIPE-1 DM TIPE-2
Mudah terjadi ketoasidosis Jarang ketoasidosis (HONK bisa)
Pengobatan harus dgn insulin Tidak mesti diberi insulin
Onset nya akut Onset lambat (pelan pelan)
Biasanya kurus /Umur muda Gemuk atau tak gemuk / > 45 thn
Terkait dgn HLA-DR3 & DR4 Tak ada kaitan dengan HLA
ICA; GADA; & IAA selalu (+) Tak ada autoantibodi
Riwayat keluarga (+) pd 10% Riwayat keluarga (+) pada 30%
30-50% kembar identik terkena 100% kembar identik terkena
Diabetes gestasional
Adalah diabetes yang muncul pada masa kehamilan,
biasanya pada minggu ke 24 (bulan ke 6).

Diabetes ini menghilang setelah melahirkan. Apabila


diabetes tidak menghilang atau pernah menghilang lalu
muncul kembali, keadaan ini bisa disebut diabetes tipe 2
atau bisa disebut diabetes gestasional.
Diabetes tipe Lain

Adalah diabetes yang tidak termasuk tipe 1 dan tipe 2,


disebabkan oleh kelainan hormon-hormon tertentu seperti
yang muncul pada penyakit kelebihan insulin.
GEJALA KLINIS DIABETES MELLITUS TIPE-2

GEJALA KHAS GEJALA TAK KHAS


1. Poliuria 1. Kesemutan
2. Polidipsia 2. Gatal di daerah genital
3. Polifagia 3. Keputihan
4. BB turun cepat 4. Infeksi sukar sembuh
5. Bisul hilang timbul
6. Penglihatan kabur
7. Cepat lelah
8. Mudah mengantuk
Keluhan khas DM (+)

KGDP > 126 mg/dL KGDP < 126 mg/dL


.
(KGDS > 200) (KGDS <200)
Ulangi KGDP

KGDP >126 atau KGDP < 126 atau


KGDS > 200 KGDS < 200

DIABETES MELLITUS Lakukan TTGO

PROSEDUR DIAGNOSTIK D.M TIPE-2


Komplikasi diabetes
Berdasarkan mulai timbulnya dan lama perjalanannya,
komplikasi diabetes dibagi 2:

Mendadak (akut)
Menahun (kronis)
Komplikasi Akut :
Infeksi yang sulit sembuh
Koma hiperglikemik (koma diabetik)
Hipoglikemi dengan koma hipoglikemik

komplikasi kronik :

Terdapat beberapa kelainan yang mendasari komplikasi kronis


yaitu:
a. Makroangiopati diabetik (kelainannya di pembuluh darah
besar)
b. Mikroangiopati diabetik (kelainan pada pembuluh darah
kecil-halus)
c. Neuropati diabetik (kelainannya terdapat pada saraf)
PILAR UTAMA PENATALAKSANAAN

1. Edukasi
2. Pengaturan makan
3. Olahraga/gerak badan
4. Obat :tablet/insulin
KRITERIA PENGENDALIAN DM
BAIK SEDANG BURUK

Glukosa darah puasa 80 100 100 125 126


Glukosa darah 2 jam 80-144 145-179 180
A1c (%) <6,5 6,5 8 >8
Kolesterol Total (mg/dL) < 200 200 239 240
Kolesterol LDL (mg/dL) < 100 100 129 130

Kolesterol HDL (mg/dL) > 45


Trigliserida (mg/dL) < 150 150 199 200
IMT (kg/m2) 18,5 22,9 23 25 > 25
Tekanan darah (mmHg) < 130/80 130-140/ > 140/90
80-90
Pengaturan makan
Diet
Diet untuk diabetesi diatur berdasarkan 3J: jumlah, jenis dan
jadwal.

1. Jumlah (TB,BB, jenis aktivitas, umur)jumlah kalori


2. Jenis
-karbohidrat (gula murni)
-gula kompleks
-lemak
-buah-buahan dan sayur-sayuran
Perencanaan Makan / Diit : BBR = (BB / TB 100) x 100%
(BB dlm KG; TB dlm CM
Ukur TB& Timbang BB
Kurus /Underweight = <90%
Sedang /Normoweight: 90-110%
BB Idaman = 90% x (TB-100) Gemuk /Overweight 110-120%
BB dalam KG, TB dlm CM
Pria TB < 160, Wanita TB < 150
BB Idaman = TB - 100

KKB Pria = BBI x 30 Kkalori /hari Kurus + 20%


KKB wanita BBI x 25 Kkalori / hari Gemuk - 20%
3. jadwal
Jadwal adalah waktu-waktu makan yang tetap yaitu makan
pagi, siang dan malam termasuk selingannya:

pukul 07.30 : makan pagi


Pukul 10.00 : makan selingan (kudapan)
Pukul 12.30 : makan siang
Pukul 15.00 : kudapan
Pukul 18.00 : makan malam
Pukul 21.00 : kudapan
Olahraga
Olahraga membatu pengendalian gula darah dan berat badan.
Telah kita ketahui baha gula darah yang tinggi juga
disebabkan oleh resistensi insulin yang dicetuskan oleh
kegemukan. Apabila kegemukan dikurangi, resistensi
insulin juga berkurang.

Manfaat Olahraga.
Obat penurun gula
Jika sudah mengatur makan dan gula darah masih belum
terkendali, berarti harus minum obat.

Terapi farmakologik (obat-obatan) pada diabetes tipe 2


terbagi menjadi:
Obat-obatan untuk diminum (oral) yaitu tablet atau pil
yang disebut obat hipoglikemik oral (OHO)
Obat untuk disuntikkan, yaitu suntikan insulin.
Obat Hipoglikemik Oral (OHO)

Pada obat oral terdapat beberapa macam obat yang


dikelompokkan menjadi:

Obat untuk memperbaiki jumlah insulin yang kurang:


membantu merangsang pankreas untuk meningkatkan
produksi insulin. Obatnya adalah golongan sulfinilurea
dan golongan glimid.
Untuk memperbaiki hambatan terhadap kerja insulin atau
resistensi insulin pada sel-sel, obatnya adalah yang
mengurangi resistensi insulin yaitu golongan Biguanid
(metformin) dan Tiazolidindion (TZD).

Ada obat yang memperlambat pencernaan makanan


menjadi glukosa yaitu golongan inhibitor glukosidase
dengan nama generik Acarbose.
INSULIN

Definisi :
Insulin adalah hormon yang
dikeluarkan oleh sel beta pankreas
yang berperanan dalam mengatur
kadar glukosa darah

Insulin diibaratkan sbg anak kunci


yang membuka pintu masuknya
glukosa ke dalam sel
KERJA FISIOLOGIK INSULIN
MEMASUKKAN GLUKOSA DARI DALAM DARAH KE:
1. Hati: Glukosa di robah jadi glikogen (Glikogenesis)
Glikogen hati menjadi cadangan gula dalam tubuh
2. Otot: Glukosa di robah jadi Glikogen (Glikogenesis)
Glikogen otot dibakar menjadi sumber kalori.
3. Adiposa: Glucosa dirobah (?) jadi trigliserida .
Mencegah pemecahan lemak (Antilipolisis)
4. Mengaktifkan Lipoprotein Lipase di sel sel endotel P.darah
5. Jaringan lain :Meningkatkan sintesa protein dari A.Amino
INSULIN MENURUNKAN KADAR GLUKOSA DARAH
INSULIN : HORMON ANABOLIK
Insulin
NORMAL
Insulin Insulin

Pintu Insulin Insulin


Insulin
terbuka

Tenaga

Glukosa dibakar

Glukosa darah Pintu masuk sel pembawa glukosa


Insulin
DIABETES Glukosa darah

Pintu
tertutup

Tenaga

Tak ada yang dibakar

Glukosa darah Pintu masuk sel Pembawa glukosa


INDIKASI PENGGUNAAN INSULIN
1. DM tipe 1
2. Penurunan berat badan yg cepat
3. Hiperglikemia yg berat disertai dg ketosis
4. Ketoasidosis diabetik
5. Hiperglikemia hiperosmolar non ketotik
6. Hiperglikemia dg asidosis laktat
7. Gagal dg kombinasi OHO dosis hampir max
8. Stress berat
9. Kehamilan dg DM atau DM Gestasional
10. Gangguan fs. ginjal atau hati yg berat
11. Kontraindikasi dan atau alergi thp OHO
Memulai Insulin pd DM Type 2

Target
Memperbaiki kontrol glukosa darah,

target : HbA1C < 6.5%


Glukosa darah puasa < 110 mg/dL
2 jam PP < 140 mg/dL
Keberhasilan Terapi Insulin
Pemberian insulin awal yang simpel
Suntikan yang menyenangkan
Peralatan suntik sederhana & mudah
Dukungan emosional
Edukasi dlm penanganan diabetes
Pasien taat / patuh menjalani
Pilihan Pengobatan

Insulin mejelang tidur, pagi hari tetap


mengunakan OHO
Mengganti dg insulin terapi : 2 kali sehari
Terapi intensif QID (jarang diindikasikan)
Jika kebutuhan insulin per hari lebih dari 30 U untuk
mendapatkan kontrol metabolik yg baik, hentikan
obat oral insulin secretagogue dan lanjutkan total
dosis insulin yg sama + metformin atau TZD

Bagi dosis dlm 2 kali penyuntikan :


2/3 sebelum makan pagi
1/3 pd malam hari
Tipe insulin berdasarkan puncak dan jangka
waktu kerjanya :

1. Insulin kerja sangat cepat : NovoRapid , Humalog , Apidra

2. Insulin kerja pendek : Actrapid , Humulin R

3. Insulin kerja sedang : Insulatard , Humulin N

4. Insulin campur : Mixtard , Humulin 30/70 , NovoMix 30 ,


Humalog 25

5. Insulin kerja panjang : Levemir , Lantus


TERIMAKASIH