Anda di halaman 1dari 13

MRSA

PENGERTIAN

MRSA (Methicillin Resistant Staphylococcus Aureus)


adalah infeksi nasokomial yang biasa terjadi di
rumah sakit dan di fasilitas kesehatan lain.
MRSA adalah jenis bakteri Staphylococcus yang
ditemukan pada kulit dan dalam hidung ataupun
pada lipatan kulit lainnya yang resisten terhadap
antibiotic, yaitu kemampuan untuk menolak
antibiotik.
PENYEBAB

Staphylococcus aureus (S. aureus) adalah bakteri


yang dapat ditemukan di dalam hidung dan
permukaan kulit orang yang sehat.
MRSA adalah hasil dari penggunaan antibiotik
jangka panjang yang tidak perlu
CARA PENULARAN

1. Hospital-Acquired (HA)-MRSA
Penyebaran bakteri MRSA di fasilitas pelayanan kesehatan
contoh : pasien operasi, pasien lansia, pasien dengan sistem
imun yang lemah, di sentra dialisis

2. Community-Associated (CA)-MRSA
Bila MRSA didapat dari komunitas seperti misalnya penjara,
lingkungan tempat tinggal, atau sentra pelayanan harian
bakteri dapat ditularkan dari orang ke orang melalui
kontak langsung dan kontak tidak langsung
Tanda dan gejala

Area terinfeksi, pada umumnya akan terjadi


bengkak, nyeri, kemerahan yang terlihat seperti
jerawat atu gigitan serangga. Selain itu, area
terinfeksi akan teraba hangat, penuh dengan nanah,
mungkin juga akan disertai demam.
Tanda gejala pada paien yang carier MRSA pada
umumnya tidak nampak tanda gejala, akan tetapi
saat disembuhkan resisten dengan antibiotik jenis
apapun dan pada dilaksanakan swab hidung dan
tenggorokan serta luka menunjukkan positif MRSA
Tes diagnosis

Kultur (sampel kulit, sampel nanah dari luka, atau


darah, urin, atau bahan biopsi (sampel jaringan)
dikirim ke laboratorium )

bila (+) swab hidung dan tenggorokan


penanganan

Isolasi
Pemeriksaan swab
Pemberian Cotrimoxazole 2x960 mg selama 7 hari
pencegahan

Menjaga kebersihan pribadi


Penanganan luka yang benar
Penggunaan antibiotik yang aman
Prinsip cuci tangan 5 moment dalam 6 langkah yang
baik dan benar
TERIMAKASIH