Anda di halaman 1dari 28

PresentasiKasus: Fraktur

Kolum H um eri
dr. Pembimbing : dr. Eko Medio, Sp. OT
Koas : Muh. S. Satrio Ajie Wicaksono
Title and Content Layout w ith List

Nama: Tn. CF
Umur : 68 tahun
Jenis kelamin : Laki-laki
Status Pernikahan : Menikah
Agama : Islam
Masuk RS tanggal : 22 Februari 2017 (Melalui Poliklinik
Orthopedi)
Tanggal Pemeriksaan : 23 Februari 2017
Bangsal : Bougenvil
Keluhan Utama : Nyeri Panggul Kanan
Keluhan Tambahan : Sulit berjalan, Nafsu makan
berkurang
Anam nesis

Tanggal 20 Februari 2017 (2 hari sebelum masuk rumah


sakit) pasien mulai merasakan keluhan nyeri di panggul
bagian kanan. Kuantitas (VAS): 6. Pasien mengeluhkan
nyeri bertambah bila kaki kanan digerakkan dan saat
batuk. Nyeri berkurang bila kaki diistirahatkan dan
diminumkan obat anti-nyeri. Gejala penyerta: Sejak
nyeri muncul, pasien juga mengeluhkan tidak dapat
berjalan atau menggunakan kaki kanan untuk
beraktivitas, dan juga nafsu makan menurun. Keluhan
nyeri ini diawali saat pasien terjatuh dari kursi roda.
Kronologis kejadian

Kronologis kejadiannya adalah pasien bangun tidur dari


kasur setelah tidur siang sekitar pukul 15.00 WIB.
Setelah pasien bangun tidur, pasien turun dari kasur
untuk duduk di kursi roda, namun kursi roda tidak
terkunci dan pasien terjatuh sebelum dapat duduk di
kursi. Posisi pasien jatuh adalah daerah paha-panggul
kanan terlebih dahulu mengenai lantai keramik tanpa
disangga tangan/bagian tubuh lain sebelumnya. Pasien
merasa kesadaran berkurang saat kejadian.
R iw ayat P en yakit d ah u lu

Penyakit darah tinggi : Pasien merupakan pasien hipertensi terkontrol sejak +- 30 tahun yang lalu
Obat rutin sampai sekarang Bisoprolol 1x1 dan Amlodipine 1x5mg
Penyakit jantung : disangkal
penyakit mata : glaukoma dengan kontrol rutin
penyakit paru : Pasien pernah didiagnosis PPOK dengan komplikasi efusi pleura +-20 tahun yang lalu
penyakit kencing manis : disangkal
penyakit ginjal : disangkal
penyakit kuning : disangkal
penyakit asma : disangkal
penyakit kanker : disangkal
penyakit alergi : disangkal
operasi : Pernah Fraktur Clavicula +-40 tahun yang lalu
Dilakukan pungsi efusi pleura +-20 tahun yang lalu
Stroke: Tahun 2006 dengan diagnosa stroke infarct
Vertigo : disangkal
Jatuh kepala dahulu : disangkal
gangguan telinga : disangkal
penyakit serupa : disangkal
Riw ayat Penyakit Keluarga

Riwayat penyakit darah tinggi : (+) dari ayah


Riwayat penyakit jantung : disangkal
Riwayat penyakit paru : disangkal
Riwayat penyakit kencing manis : disangkal
Riwayat penyakit ginjal : disangkal
Riwayat penyakit asma : disangkal
Riwayat penyakit kanker : disangkal
Riw ayat Personal, Sosial, Ekonom i

Pasien sudah tidak bekerja. Sering berolahraga rutin


menggunakan sepeda statis setiap hari selama +-30
menit sebelum nyeri muncul. Hubungan dengan
keluarga baik, ekonomi keluarga cukup untuk
memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pasien pernah
menjadi perokok dengan kuantitas one pack/day/year
sejak SMP, berhenti sejak 20 tahun yang lalu. Pasien
mengonsumsi jamu tradisional seperti beras kencur,
kunir asem, dan lain sebagainya dari penjual tradisional.
Pasien tidak mengonsumsi minuman kemasan maupun
alkohol. Pasien juga menyangkal penggunaan narkoba.
Pasien tinggal dengan istri, anak, dan menantu. Kesan
status ekonomi keluarga menengah keatas.
Anam nesis Sistem

Sistem Kardiovaskuler : nyeri dada (-), berdebar-debar (-)


Sistem Respirasi : sesak nafas (-), batuk (+), pilek (-), mengi (-)
Sistem Pencernaan : mual (-), muntah (-), kesulitan menelan (-), diare
(-), nyeri ulu hati (-), konstipasi (-). Penurunan nafsu makan (+)
Sistem Urogenital: Sulit BAK (-), urine berwarna pekat (-), nyeri berkemih
(-), anyang-anyangan (-), rasa panas saat berkemih (-), batu (-), sering
berkemih (-), hematuria (-)
Sistem Muskuloskeletal : kesan tulang belakang kifosis (+), lihat status
lokalis
Sistem Hematologi : mimisan (-), gusi berdarah (-), bintik-bintik merah
(-)
Pem eriksaan Fisik
Kesan umum
Kesadaran : CM, GCS E4 V5 M6, nampak sakit sedang
Kesan Gizi : Cukup

Vital sign
Tekanan darah : 150/80 mmHg
Heart Rate : 84x/ menit, reguler
Pernapasan : 22 x/menit
SpO2 : 92% tanpa bantuan O2
Suhu : 35,70C, aksilla
VAS :6
A n trop om etri

Berat badan : 63 kg
Tinggi badan : 167 cm
IMT = 22,66 kg/m2 (Normal)
Klasifikasi berat badan sesuai IMT ( Index Massa Tubuh) kawasan
Asia Pasifik :

KLASIFIKASI IMT

Underweight < 18,5

Normal 18,5 22,9

Overweight 23 24,9

Obese I 25 29,9

Obese II >30
Pem eriksaan Fisik

Pemeriksaan kulit : nampak hiperpigmentasi pada regio


cruris distal dextra dan sinistra, ikterik (-), spider
angioma (-)
Pemeriksaan kepala : mesocephal, rambut tidak mudah
dicabut
Mata : Conjungtiva Anemis (-/-) kesan katarak (-/-) visus OD/OS
(6/6)
Telinga : nyeri tekan (-/-), hiperemis (-/-), Massa (-/-)
Hidung: Nafas cuping hidung (-) pembesaran konka (-) sekret (-)
deviasi (-)
Mulut : mukosa kering (-) hiperemis (-) menggunakan gigi palsu
(+)
Pulm o dan Cor

Thorax Anterior Posterior


1. Inspeksi Datar, Simetris Datar, Simetris
2. Palpasi Nyeri Tekan (-) Fremitus Nyeri Tekan (-) Fremitus
3. Perkusi Normal Normal
4. Auskultasi Sonor seluruh lapang paru Sonor seluruh lapang
Vesikuler, Suara Tambahan paru
(-) Vesikuler, Suara
Tambahan (-)
Inspeksi : Ictus Cordis tak terlihat
Palpasi : Ictus Cordis teraba pada SIC V linea axillaris anterior sinistra, thrill (-)
Perkusi : Batas jantung kesan= tidak ada kardiomegaly
Kanan atas : SIC II linea parasternal dextra
Kanan bawah : SIC IV linea parasternal dextra
Kiri atas : SIC II linea parasternal sinistra
Kiri bawah : SIC V linea axillaris anterior sinistra
Pinggang jantung : SIC III parasternal sinistra
Auskultasi : Reguler, Bunyi Jantung: S1 Tunggal, S2 Split tak konstan, S3(-) S4 (-) bising jantung (-)
Abdom en

Inspeksi : Datar (+), ikterik (-)


Auskultasi: Bising Usus (+) 6-30x/menit
Perkusi : Timpani seluruh regio (+), Kesan Ascites
(-), nyeri ketok ren (-/-)
Palpasi : Nyeri Tekan (-), Hepar dan Lien tidak
teraba, ginjal tidak teraba
Status Lokalis
Ekstremitas Bawah

Kanan Kiri

Look Tidak tampak luka Tidak tampak luka


Tidak tampak hematom tidak tampak hematom
Deformitas Shortening Panjang Tungkai
True Leg Length 92cm True Leg Length 94cm
Apparent Leg Length 100cm Apparent Leg Length 104cm
LLD 4cm
Deformitas Rotasi: Eksorotasi pedis
Feel Sensibilitas baik Sensibilitas baik
Pulsasi arteri distal dari bagian nyeri teraba
Movement Functio Lesa Hip joint/Articulatio Coxae:
Fleksi Pasif: 0-80o
Fleksi Aktif: 0-45o
Ekstensi Pasif : 0-10o
Ekstensi Aktif : 0-10 o
Abduksi aktif dan pasif: 0-30o
Adduksi: aktif dan pasif 0-40 o
Rotasi Medial dan Lateral: Externa, interna 40 o-
Penunjang
HEMATOLOGY AUTOMATIC
Leukosit 8,5 4.0 10.6 10^3/uL
Eritrosit 5,1 4.50 6.00 10^6/uL
Hemoglobin 15,4 13.0 18.0 g/dL
Hematokrit 48,2 42.0 52.0 %
MCV 94,5 81 99 fL
MCH 30,3 27 31 Pg
MCHC 32,0 33 37 g/dL
Trombosit 136 150 450 10^3/uL
DIFFERENTIAL TELLING
Neutrofil% 82,9 50 70 %
Lymfosit% 9,0 20 40 %
Monosit% 7,4 3 12 %
Eosinofil% 0.6 0.5 5.0 %
LED 1 30 <10.0 mm/jam
Masa 23
<6
Perdarahan 0
Masa 83
<12
Penjendalan 0
Bilirubin 1,4
<1,30
Total 9
Bilirubin 1,2
<=0,25
Direk 7
Bilirubin 0,2
<=1,05
Indirek 2
GDS 14
70-140
6
Sedimen Urin Dalam batas normal
Assessm ent

Fraktur Collum Femoris Dextra


InitialPlanning

Farmakologis Pre OP:


Cebactam (Cefoperazone + Sulbactam)
Tofedex (Dexketoprofen)
Hipobhac (Netilmicin)


Rencana Tindakan :
Arthroplasty (Total Hip Replacement)
Fraktur Kolum Fem ur
D efi
nisi

Fraktur

Femur

Kolum
Etiologi

Osteoporosis
Trauma langsung (Benturan pada daerah trochanter)
Trauma tidak langsung (Rotasi pada cruris)

Wanita>Pria
Klasifi
kasi(Pauw els, G arden)
M anifestasiKlinis

Deformitas
Bengkak
Ekimosis dan perdarahan subkutan
Spasme otot
Tenderness
Nyeri
Kehilangan sensasi
Pergerakan abnormal
Syok hipovolemik
Krepitasi
Pem eriksaan Penunjang

Pemeriksaan Penunjang yang utama adalah Foto Rontgen


dari articulatio Coxae
Planning

Hip Replacement
Management Post operative