Anda di halaman 1dari 20

Peran Masyarakat

Mengantisipasi Bencana
Irfannuddin
Kondisi Normal
Kegiatan rutin :
Bekerja
Mengantar anak sekolah
Berbelanja
Kegiatan di rumah
Berekreasi
dlll
Tiba-tiba, tanpa terduga !!!
Apa yang harus dilakukan ?
Skenario:
Setelah terjadi banjir bandar, warga Dusun B yang
berada di ujung jalan desa melakukan protes dan
berniat merampas bahan bantuan yang
menumpuk di dusun A
Konvoi bantuan kemanusiaan dari Lion Club untuk
warga dusun C, dihentikan dan dirampok oleh
warga dusun A, karena warga dusun A merasa
mereka juga butuh bantuan meski kondisi mereka
tidak separah warga dusun C. Mereka butuh
bantuan, karena mereka tidak bisa membeli
bahan kebutuhan pokok akibat roda ekonomi yang
terhenti setelah bencana
Apa yang seharusnya
dilakukan ?
Hampir seluruh rumah semi permanen di
Lorong Wakaf Kelurahan 15 ulu hangus
terbakar. Hal ini terjadi karena mobil pemadam
kebakaran tidak bisa masuk ke dalam lorong
akibat jalan yang sempit.
A Hong dan seluruh keluarganya meninggal
akibat kebakaran yang menimpa ruko mereka.
Apa yang terjadi ketika timbul
bencana ?
Kejadian yang tidak terduga !
Terjadi dengan tiba-tiba !
Semua berubah secara drastis !
Listrik mati, akses jalan terblokir, suplai
makanan tidak ada, tempat tinggal rusak
Kehilangan sanak keluarga, cedera/cacat
Ancaman keselamatan dan penyakit,
gangguan hiegiene, dll.
Apa yang harus dilakukan
masyarakat ??
Antisipasi sebelum terjadi bencana
Upaya ketika terjadi bencana
Upaya setelah terjadi bencana
Antisipasi sebelum bencana
Identifikasi risiko bencana
Perlindungan finansial
Sistem peringatan dini
Jalur evakuasi
Persiapan di rumah dan bekal evakuasi
Identifikasi Risiko Bencana
Kenali tempat tinggal/ lingkungan yang
berisiko
Rawan gempa
(sisi barat Sumatera, sisi selatan Jawa, Maluku)
Rawan banjir bandang
Lereng pegunungan (bahorok, lahat, pagaralam
Rawan kebakaran
Daerah padat/sempit, akses jalan
Gunung berapi (Yogya, Pagaralam)
Rawan longsor
Perlindungan Finasial
Asuransi
Asuransi rumah, parabot, mobil
Asuransi jiwa, cacat, perawatan medis
Hati-hati dalam mempelajari perjanjian polis
asuransi
Yakinkan meliputi perlindungan bencana
Jangka waktu kadaluwarsa klaim (misal maksimal
setelah 30 hari bencana)
Tabungan/ Simpanan
Bank dengan skala besar
Safe deposit yang tahan api
Sistem Peringatan Dini
Fasilitasi pemerintah
Sistem peringatan radio, televisi
Swadaya institusi/ masyarakat
Kentongan
Alarm gedung, alarm asap
Petugas siskamling
Kejadian kebakaran 3-4 ulu, 1997
Jalur evakuasi
Jalan masuk/keluar kendaraan
Jalur Mobil Pemadam Kebakaran
Tangga darurat
Alur evakuasi + Penunjuk arah
Tempat berkumpul
Lapangan terbuka
Bengkulu : Tsunami Lapangan depan BRI
Persiapan di rumah atau
mengungsi
Persiapan makanan, pakaian dan peralatan
emergensi
Ingat setelah bencana, mungkin tidak ada
satupun toko/ pasar yang buka
Persiapan :
Minimal untuk bertahan selama 3 hari
Disimpan ditempat yang mudah ditemukan
(dekat pintu masuk) dan mudah dibawa (tas
back packer anti air)
Persiapkan
Air (5 liter/orang/hari)
Makanan yang tidak mudah basi/expired dan
mengenyangkan (roti kering, biskuit, coklat, makanan
kaleng)
Obat-obat rutin
Anelgetik, Anti biotik, anti piretik, antasida, multivitamin,
antiseptik, kassa, perban
Pakaian 2 hari, selimut/ kantong tidur
Alat sanitasi (sabun, detergen, sikat gigi)
Radio batere, senter + batere ekstra
Uang, kartu kredit, copy dokumen penting & no telepon
Korek api + lilin dalam kontainer tahan air
Kunci mobil cadangan
Keadaan tertentu : Suar sinyal
Perlengkapan bayi/ orang tua
Pemeliharan Peralatan
Air diganti setiap 3 bulan
Makanan diganti setiap 6 bulan
Batere diganti setiap tahun
Obat, sesuai kadalauwarsa
Komunitas Tanggap Bencana
Upayakan mulai dari tingkat satu lingkungan
(di bawah RT)
Tim respon awal bencana di tempat kejadian
Dibekali :
Pelatihan manajemen (koordinasi dan
komunikasi saat bencana)
Pengarahan/palatihan jalur evakuasi
Pelatihan basic life support
Biasanya sudah ada di tempat yang terbiasa
mengalami bencana
Bantaran kali ciliwung
Upaya ketika terjadi bencana
Jangan panik dan berpikir cepat !!
Setiap keluarga harus tahu cara dan kemana tempat
berlindung (jalur evakuasi)
Asap kebakaran : merangkak menjauhi sumber asap
Gempa: di bawah meja/ keluar rumah
Benda berat: jauh dari tempat tidur, tidak digantung

Setiap anggota keluarga harus mengenali di mana lokasi:


Memutuskan alur listrik/gas
Suplai air
Tabung pemadam api
Setiap anggota keluarga dewasa harus mampu melakukan
tindakan Basic life support
Harus ada latihan rutin sebelumnya
Aktivasi komunitas tanggap bencana
Upaya setelah terjadi
bencana !
Segera menuju tempat evakuasi yang telah
ditentukan
Hubungi pihak berwenang (119, Dinas
kebakaran, RT, Pemerintah)
Segera bentuk sistem penerimaan bantuan
(biasanya dikoordinir oleh pihak
berwenang/ dipercaya)
(Agar jangan dimanfaatkan oleh orang lain)
Persiapkan mental dan perkuat iman
Tugas
Coba amati gedung-gedung di tempat anda
belajar !. Lakukan analisis apakah anda
semua akan selamat bila terjadi kebakaran
hebat, ketika anda sedang belajar !.
Amati apa yang sudah memadai dan belum
memadai dalm prosedur standar
keselamatan !!
Laporkan ke :
Narasumber blok
Dekan FK
Terima kasih