Anda di halaman 1dari 15

ASUHAN

KEPERAWATAN
RENAL
CARSINOMA

Oleh:
Kelompok 9
C.14

Asnani
Nerry Endah Nazchary
LAPORAN
PENDAHULUAN

DEFINISI
Carcinoma sel ginjal (renal cell carcinoma) adalah
tumor malignansi renal tersering, dua kali lebih
sering ditemukan pada laki-laki dibandingkan dengan
wanita. Kebanyakan tumor sel ginjal ditemukan di
parensim renal dan menimbulkan gejala yang baru.

(Sumber :Asuhan Keperawatan Pada Pasien Dengan Gangguan Sistem


Perkemihan)
LAPORAN
PENDAHULUAN

ETIOLOGI
Faktor faktor resikonya, yaitu :
Rokok.
Von Hippel-Lindau Syndrom
Obesitas
Dialysis > 5th pada gagal ginjal kronik
Analgesic phenacitin
Hipertensi
Riwayat penyakit keturunan
LAPORAN
PENDAHULUAN

PATOFISIOLOGI

Penyebab pasti terjadinya kanker ginjal hingga saat ini


idiopatik, namun ada beberapa factor yang dapat
memicu terjadinya kanker ginjal seperti

rokok, factor keturunan, obesitas, hipertensi, von


helper-lindau syndrome, dialysis >5th pada pasien
gagal ginjal kronik, analgesic penasetin.
LAPORAN
PENDAHULUAN

ROKOK
Kandungan cadmium dalam rokok) masuk ke dalam tubuh melalui air
liur hingga masuk ke dalam pembuluh darah menyebabkan
vasokontriksi arteriol aferen dimana cadmium sendiri saling berkaitan
dengan protein yang mengakibatkan konsentrasi dalam darah
meningkat menyebabkan penurunan LFG (Laju Filtrasi Glomerulus)
apabila hal ini terjadi dalam waktu yang lama menimbulkan obstruksi
atau kerusakan lumen tubular dalam ginjal memicu pelepasan zat-zat
vasoaktif intrarenal yang merangsang pertumbuhan sel endotel yang
abnormal dan bersifat merusak.
LAPORAN
PENDAHULUAN
FAKTOR GENETIK
& VHL

Jika factor keturunan dan von helper-lindau syndrome terkait masalah genetic
yang menyebabkan tidak berfungsinya gen pengekang tumor (VHL) sehingga
menyebabkan peningkatan HIF yang merangsang peningkatan angiogenesis
dan menghasilkan produksi vascular-endotel growth hormone & platelet-
derived growth hormone. Peningkatan jumlah platelet dan hormone
eritropoetin meningkatkan pembentukan sel darah baru dalam tubuh
mengakibatkan produksi sitokin bertambah dan menghasilkan GM-CSF
(granulocyte monocyte-citokinin stimulating hormone) yang kemudian
merangsang pertumbuhan sel endotel yang abnormal dan bersifat merusak.
LAPORAN
PENDAHULUAN

HIPERTENSI

Hipertensi disebabkan karena adanya peningkatan produksi renin oleh


apparatus jugstakglomerulus yang memicu respon angiotensin aldostreon yang
meningkatkan reabsorbsi natrium serta air dalam tubulus renal tekanan pada
saat jantung memompa sehingga resistensi pembuluh darah arteri menyebabkan
vasokontriksi pembuluh darah arteri sehingga darah yang masuk ke ginjal
berkurang dan menyebabkan penurunan laju filtrasi glomerulus apabila hal ini
terjadi dalam waktu yang lama menimbulkan obstruksi atau kerusakan lumen
tubular dalam ginjal memicu pelepasan zat-zat vasoaktif intrarenal yang
merangsang pertumbuhan sel endotel yang abnormal dan bersifat merusak.
LAPORAN
PENDAHULUAN
PHENACETI
N

Phenacetin yang masuk dalam pembuluh darah bersifat kurang dapat


dilarutkan sehingga meningkatkan kinerja ginjal, terhambatnya proses
filtrasi menyebabkan penurunan laju filtrasi glomerulus apabila hal ini
terjadi dalam waktu yang lama menimbulkan obstruksi atau kerusakan
lumen tubular dalam ginjal memicu pelepasan zat-zat vasoaktif
intrarenal yang merangsang pertumbuhan sel endotel yang abnormal
dan bersifat merusak.
LAPORAN
PENDAHULUAN
MANIFESTASI
KLINIS
Adapun Tanda dan gejala kanker ginjal dapat sulit dipahami. Oleh karena
itu, pada saat diagnosis sekitar 30% dari pasien memiliki penyakit lanjutan.
Namun ada beberapa tanda dan gejala pada pasien dengan kanker ginjal,
seperti: (American Urological Association, april 2014)
1. Classic Triad (3 tanda klasik)
gejala klasik bahwa pasien mengalami kanker ginjal yakni:
hematuria (40%)
nyeri pinggang (40%)
dan massa panggul (25%).

2. Apabila kanker telah mengalami metastasis maka akan menimbulkan


manifestasi klinis yang berbeda-beda tergantung tempat penyebarannya, seperti:
Sesak nafas dan batuk darah bila bermetastasis pada paru.
Nyeri tulang atau fraktur bila bermetastasis pada tulang.
Kerusakan neurologis apabila bermetastase di otak.
LAPORAN
PENDAHULUAN

Tanda gejala yang muncul menurut (Williams & Wilkins


2011):
Nyeri atau fraktur tulang akibat lesi yang bermetastasis
Edema di kaki bagian kanan atas
Demam kemungkinan karena hemoragi atau nekrosis
Hyperkalemia (berkembang dengan cepat, kemungkinan
akibat produksi hormone paratiroid ektopik oleh tumor)
Hipertensi (akibat kompresi arteri renal yang disertai
dengan iskemia parenkimal renal)
Mual dan muntah
Retensi urin
Berat badan menurun
LAPORAN
PENDAHULUAN
PEMERIKSAAN
DIAGNOSTIK Pemeriksaan Laboratorium: (Perawatan
Kritis: Seri Panduan Klinis, 2009)
1. Analisis urin
Pemeriksaan Radiologi
2. Pemeriksaan sel darah lengkap
(American Urological Association,
3. Blood Gas Analysis
april 2014):
4. Pemeriksaan kimia darah lengkap
USG
dan koagulasi darah
CT-Scan
5. Laju endap eritrosit
MRI
6. Kadar human chronic gonadotropin
Sinar-X dada
(HCG)
Nefrogram
7. Kadar kortisol
Sonogram
Urogram IV
8. Kadar renin
9. Kadar hormon adenokortikotropin.
LAPORAN
PENDAHULUAN

PENATALAKSANAAN

1. Operasi
2. Arterial embolization
3. Terapi radiasi
4. Terapi biologis
5. Kemoterapi
6. Nutrisi
LAPORAN
PENDAHULUAN

KOMPLIKASI
Komplikasi yang mungkin bisa terjadi yakni:

Thrombus maligna

Metastase sel kanker


ASUHAN
KEPERAWATAN

DIAGNOSA KEPERAWATAN

Diagnosa keperawatan yang muncul adalah:


Nyeri akut berhubungan dengan pertumbuhan sel kanker
Retensi urin berhubungan dengan kerusakan sel jaringan di ginjal
Intoleransi aktivitas berhubungan dengan kelemahan
Nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan mual
muntah
Risiko perdarahan berhubungan dengan penurunan fungsi ginjal
Risiko infeksi berhubungan dengan prosedur invasif
THANKS