Anda di halaman 1dari 16

REFERAT

SISTEM
ALIRAN LIMFA
LEHER
Oleh : RAHMAT JAYA

Pembimbing : dr. DAUD RANTETASAK, Sp. THT-KL


Pendahuluan
Cairan limfe dari sisi kiri
Pada dasarnya kepala, lengan kiri, dan
seluruh pembuluh sebagian daerah toraks
limfe dari bagian juga memasuki duktus
Sistem limfatik bawah tubuh pada torasikus sebelum
merupakan suatu akhirnya akan bermuara ke dalam vena.
jalur tambahan bermuara ke duktus Cairan limfe dari sisi
torasikus, yang kanan leher dan kepala,
tempat cairan lengan kanan, dan bagian
selanjutnya akan
dapat mengalir bermuara ke sistem kanan toraks memasuki
dari ruang darah vena pada duktus limfatikus kanan
interstisial ke pertemuan antara (jauh lebih kecil dari
dalam darah. darah vena jugularis duktus torasikus), yang
interna kiri dan vena akan bermuara pada
subklavia kiri. system darah vena pada
pertemuan antara vena
subclavia kanan dan vena
jugularis interna
Lanjutan

Sekitar 75 kelenjar limfa terdapat pada setiap sisi leher,


kebanyakan berada pada rangkaian jugularis interna dan
spinalis asesorius. Kelenjar limfa yang selalu terlibat dalam
metastasis tumor adalah kelenjar limfa pada rangkaian
jugularis interna, yang terbentang antara klavikula sampai
dasar tengkorak. Rangkain jugularis interna ini dibagi dalam
kelompok superior, media dan inferior.
Drainase Limfatik
Daerah Leher 1. Kelenjar yang terletak
dan submandibula.
1/3 submental

2. Kelenjar yang terletak di 1/3 atas dan


termasuk kelenjar limfa jugular
Letak kelenjar limfa superior, kelenjar digastrik dan kelenjar
leher menurut Sloan servikal posterior superior.
Kattering Memorial 3. Kelenjar limfa juglaris diantara
Cancer Classification
bifurkasio karotis dan persilangan m.
dibagi dalam lima
daerah penyebaran
omohioid dengan m.
kelompok kelenjar, sternokleidomastoid dan batas
yaitu daerah : posterior m. sternokleidomastoid.
4. Grup kelenjar di daerah jugularis
inferior dan supraklavikula.
5. Kelenjar yang berada di segitiga
posterior servikal.
American Head and Neck
Society and the AAO-HNS,
membagi kelenjar limfe (getah
bening) menjadi 6 regio, level I
VI

Level IA : Submental
Level IB : Submandibular
Level II : Upper Jugular
Terletak di sepanjang vena jugularis bagian atas, tepatnya dimulai dari
dasar tengkorak sampai inferior os hyoid
Level III : Middle Jugular
Terletak dari os hyoid sampai kartilago krikoid 2
Level IV : Lower Jugular
Terletak dari kartilago krikoid sampai batas atas klavikula
Lanjutan.

3
Level V : Posterior Triangel Group (spinal accessory and
supraclavicular nodes)
Terletak di antara muskulus sternokleidomastoideus dan
muskulus trapezius. Level VA dan VB dipisahkan oleh
perpanjangan garis kartilago krikoid.
Lever VI : Anterior Compartment Group (pretracheal,
paratracheal, precricoid)
Dari os hyoid sampai ke regio suprasternal 4
Rangkaian sirkuler
Kelenjar
getah bening Limfonodi oksipitalis, menerima limfe dari
leher terbagi kepala bagian belakang.
dalam dua
kelompok, Limfonodi retroauriculer, menerima
yaitu : limfe dari daerah temporal, telinga
bagaian belakang dan MAE. Terletak di
rangkaian
proc. mastoideus.
sirkuler/horizo
ntal dan
Limfonodi preauriculer, menerima limfe
rangkaian
dari kulit kepala bagian depan dan
vertikal auriculer.
Lanjutan.

Limfonodi parotis, menerima limfe dari


nasofaring, CAE, cavum tymphani dan
palpebra.
Limfonodi facialis, menerima limfe dari
farings, muka dan mukosa bibir.
Limfonodi submandibularis, menerima aliran
limfe dari ujung medial mata, sebagian
hidung, bibir atas dan lateral bawah, gusi
dan bagian lateral lidah.
Lanjutan.

Limfonodi submentalis, menerima aliran limfe


dari bibir bawah, ujung lidah dan dasar
mulut.
Limfonodi cervical superfisialis, menerima
limfe dari parotis, auricula. Terletak
sepanjang V. Jugularis eksterna dan diatas
m.sternocleidomastoid.
Limfonodi cervical anterior, menerima aliran
dari daerah laryng, thyroid dan trachea.
Rangkaian vertical

Rangkaian vertikal menerima aliran limfe dari


rangkaian sirkuler kecuali dari submental dan
facial sebelumnya menuju ke limfonodi
submandibular dahulu. Saluran eferen dari sisi
kiri menuju ke ductus thoracicus sedangkan sisi
sebelah kanan bermuara di pertemuan antara V.
Jugularis interna dengan V. Subclavia.
Metastasis Tumor
Servikal
Terdapat beberapa petunjuk umum
yang mungkin membantu dalam
penilaian kelenjar getah bening
leher. Kelenjar getah bening leher
yang nyeri mungkin berasal dari
penyakit infeksius, sedangkan
kelenjar getah bening yang tanpa
rasa nyeri paling mungkin
merupakan penyakit keganasan
Lanjutan

Daerah pembesaran kelenjar getah bening


yang multiple biasanya menunjukkan
penyakit sistemik seperti limfoma,
tuberculosis atau mononukleois infeksiosa,
sedangkan kelenjar yang soliter sering kali
metastatic.
TERIMA KASIH