Anda di halaman 1dari 25

SISTEM PENJAMINAN MUTU

PDPT
PERGURUAN TINGGI

PANGKALAN DATA
PERGURUAN TINGGI

DIREKTORAT AKADEMIK
DIREKTORAT JENDERAL
PENDIDIKAN TINGGI DEPARTEMEN
PENDIDIKAN NASIONAL
DASAR HUKUM
Evaluasi UU Sisdiknas No. 20/2003
Penyelenggaraan Ps. 1(21), Ps. 57(1)
Pendidikan Tinggi
Penjaminan Mutu UU Sisdiknas No. 20/2003
PT Ps. 50(2), Ps. 51(2), PP
SNP No. 19/2005 Ps. 4,
Ps. 91, Ps. 92(1 & 8)
Akreditasi PT UU Sisdiknas No. 20/2003
Ps. 1(22), Ps. 60, PP SNP
No. 19/2005 Ps. 1(27),
Ps. 86, Ps. 87, Ps. 88
Standar Nasional UU Sisdiknas No. 20/2003
Pendidikan Ps. 35(1), Ps. 50(2), PP
DASAR PERTIMBANGAN
Keluarnya aspek legal dalam pengelolaan perguruan tinggi; UU.
20/2003 ttg. Sisdiknas, PP No. 19/2005 ttg SNP, UU Guru dan
Dosen dan derivasi peraturan yang terkait.
Perluasan makna otonomi dan akuntabilitas PT untuk
menuju good university governance yang kemudian
diterjemahkan menjadi akuntabilitas vertikal dan
akuntabilitas horizontal
Tuntutan international recognation thd kualitas PT di Indonesia
munculnya tiga pilar kebijakan mutu nasional (SPMPT), (i)
sistem penjaminan mutu internal (SPMI), (ii) sistem penjaminan
mutu eksternal (SPME) dan (iii) pangkalan data perguruan tinggi
(PDPT) sebagai National Information System (NIS).
DASAR PERTIMBANGAN
Exsisting NIS saat ini adalah
EPSBED di bawah pengelolaan
Dit. Akd. Ditjen Dikti dengan
didasari pada Kep.Mendiknas
234/2000 beserta derivasinya,
dan berbasis utamanya adalah
program studi.
DASAR PERTIMBANGAN
Optimalisasi EPSBED untuk menjadi PDPT sbg. satu-
satunya NIS harus mempertimbangkan bbrp hal;
Perubahan anatomi/struktur sistem EPSBED, mulai
arsitektur sistem, substansi, sumber dan aliran data,
sampai pada tata kelola sistem (system governance)
Perluasan lingkup sistem (boundary), (i) tk. prodi tk.
perguruan tinggi, (ii) dit.akd ditjen dikti, badan-2
terkait (balitbang, ban, bsnp)
Kualitas data/informasi (akurasi) menjadi indikator
utama
Sinkronisasi dan integrasi sistem dalam hal kebutuhan
dan pemanfaatan data, baik secara vertikal maupun
horizontal
Pengelolaan sistem yang independent, bebas dari
conflict of interest.
KONSEPSI

PDPT:pada hakikatnya adalah semua rekaman data


yang terdapat di perguruan tinggi baik bersifat
akademik maupun non akademik; yang bisa
berbentuk.
Fakta, obyek
Peristiwa, kejadian, proses kerja
Hasil kerja
PDPT:memerlukan pengelolaan tersistem agar
dapat menghasilkan informasi yang bermakna
KONSEPSI

Data perguruan tinggi yang diolah bisa menjadi jenis:


Terstruktur: dbase, oracle, sql, dll
Tak terstruktur: dokumen, gambar fotografis,
peta, video, dan bahan multimedia lainnya
Tidak semua data di perguruan tinggi perlu dikelola
menjadi PDPT
Obyek data perlu dipilih (sesuai dengan yang
dibutuhkan oleh institusi)
Data pilihan perlu dibersihkan (dari kekeliruan,
distorsi, duplikasi, tidak lengkap)
KONSEPSI
SPMPT:
Substansi pengelolaan mutu dalam
perguruan tinggi
Menentukan standar mutu yang
digunakan sebagai indikator kinerja
Standar yang dikelola meliputi 8 standar
(PP 19) dan standar yang melampaui
PDPT:
Alat bantu penyediaan informasi untuk
pengukuran mutu
Alat bantu penyajian baseline informasi
untuk perencanaan mutu
PENGEMBANGAN SUBSTANSI
EPSBED PDPT

Basic Data EPSBED

Main Data 8 SNP

Aux. Data Melampaui 8 S


KOMPONEN EPSBED
Identitas Program Studi, Perguruan Tinggi dan
Badan Hukum Penyelenggara
Kurikulum Program Studi
Identitas dosen dan penugasannya pada setiap
semester (FTE)
Produktivitas prodi jumlah lulusan / tahun,
penelitian dan publikasi
Identitas mahasiswa, beban belajar setiap
semester dan raihan prestasinya (IPS)
Identitas lulusan (kualitas performance akademik
IPK, masa studi)
Fasilitas penunjang akademik - aksesibilitas dan
rasio utilitas
KOMPONEN PDPT
MINIMUM STANDAR PENYELENGGARAAN PRODI - WAJIB

Standar Isi (lingkup materi & tingkat kompetensi)


Standar Proses (pelaksanaan pembelajaran)
Standar Kompetensi Lulusan (kualifikasi kemampuan lulusan, yang
mencakup sikap, pengetahuan dan ketrampilan)
Standar Pendidik & Tenaga Kependidikan
Standar Sarana & Prasarana
Standar Pengelolaan
Standar Pembiayaan
Standar Penilaian Pendidikan
KOMPONEN PDPT
MELAMPAUI SNP INTERNALLY DRIVEN

SEBAGAI CONTOH:
Standar Pengabdian Kepada Masyarakat
Standar Sistem Informasi
Standar Kerjasama
Standar Kemahasiswaan
Standar Suasana Akademik
Komponen lain sesuai ciri khas PT
dit. akademik dit. akademik
sub. kps,ska,ea sub. kps

penilaian hasil belajar kerangka dasar &


oleh pendidik struktur kurikulum
penilaian hasil belajar beban belajar
oleh satuan pendidikan kurikulum tingkat satuan
tinggi pendidikan
dit. akd&pernc dit.
kalender akademik
akademik
sub. kps,ska,eva
biaya penyediaan s&p silabus & rencana
biaya pengemb. sdm pembelajaran
modal kerja tetap sumber belajar
biaya pendidikan
gaji pendidik &tenaga
kependidikan
bahan habis pakai
PDPT kegiatan perkuliahan
penilaian hasil belajar
kualitas pembelajaran
monitoring & evaluasi
biaya operasi tidak program
langsung

dit.akd&klmbg dit. akademik


sub.kps,ska,pwkm

akademik pengetahuan kognitif


operasional sikap - afektif
sumber daya manusia ketrampilan psikomotor
keuangan
ketersediaan, keragaman kemampuan aplikasi
kualifikasi akademik
area fungsional
dan kualitas s&plainnya kompetensi sertifikasi
rasio ketercukupan s&p dit.akd&pernc
rasio ketercukupan
dit.ktenag&p2m
aksesibilitas
pemeliharaan s&p
ASPEK PENGEMBANGAN
Pertimbangan dalam

pengembangan arsitektur

sistem PDPT untuk dapat

terintegrasi dengan sistem dan

jaringan IT Dikti, perlu mengacu

pada blue-print IT Dikti dan

infrastruktur IT di perguruan

tinggi yg telah dikembangkan.


ASPEK PENGEMBANGAN
Substansi sistem
utamanya dapat
menterjemahkan kebijakan
SPMPT yang mengacu pada
substansi PP SNP (8 standar
dan yang melampaui), untuk
itu pengembangannya perlu
disusun dengan mengacu
pada berbagai sumber (dikti,
ban, bsnp, dll)
ASPEK PENGEMBANGAN
Tiga kelompok substansi,
Basic data, misalnya; dosen, mhs, identitas,
infrastruktur, dll EPSBED
Main data 8 Standar Nasional Pendidikan
Auxillary data di luar 8 SNP (melampaui)
Tipe format data :
Form. I seperti format & struktur basis data
epsbed,
Form. II dikembangkan oleh tim dikti (standard
format) sesuai dengan hasil pengembangan
substansi,
Form. III non-standard format, tergantung
kekayaan data dari perguruan tinggi
ASPEK PENGEMBANGAN
Tata kelola sistem (system governance)
pengembangan substansi dan pemanfaatan
data/informasi memerlukan tata kelola sistem yang
lebih optimal, baik dalam aspek mekanisme
pengelolaan (regulasi / aturan main dan standard
operating procedures yang jelas) maupun kecukupan
SDM sbg pengelola sistem.
Lingkup tata kelola sistem mulai dari;
Perencanaan sistem
Implementasi sistem
Diseminasi informasi
Monitoring dan evaluasi sistem
ASPEK PENGEMBANGAN TATA KELOLA

Siapa yang membuat keputusan ?


Siapa yang menyiapkan masukan
(input) dan analisis terkait dengan
isue-isue yang ada?
Siapa yang meng-set prioritas ?
Siapa yang menengahi / menetralisir
kalau ada perbedaan pendapat apabila
tidak ada kejelasan konsensus ?
LINGKUP PENGEMBANGAN PDPT SOFTWARE

INFOWARE HARDWARE

PDPT

ORGANOWARE
HUMANWARE
LINGKUP PDPT
Level Perguruan Tinggi

Level Kopertis mengikuti

perkembangan kebijakan Dikti

Level Nasional
PDPT PADA SKALA NASIONAL

Arsitektur informasi Ditjen


Dikti
Kaitan dengan Legacy
System EPSBED
Link dengan PDPT Perguruan
Tinggi
Policy & Strategy HEI Planning Product & Services Dev. Operation

utilization & innovation

change management,
leadership &
commitment

distribution system kopertis pt/ps


(intranet, stand alone,
inherent, etc.)

dikti
legal documents database
access & share

acad. community Content


Content
web-based
PDPT

Application
ApplicationSoftware
Software
System
SystemPlatform
Platform
national dev. policy reports
BANGUNAN PDPT DIKTI
PEMANFAATAN PDPT DIKTI
TERIMA KASIH