Anda di halaman 1dari 41

"hernia" Latin pecah"

Tahun 1500 SM : Gulungan perban


yang dililitkan pada dinding
abdomen
Abad ke 1 M : Orchiectomy di sisi
yang terlibat
Tahun 700 M : Ligasi serta eksisi
kantung hernia
Abad ke 14 M : klasifikasi hernia
berdasarkan defek pada
anatomi
Tahun 1559 :diklasifikasikan
Hernia adalah prostusi/penonjolanisi
suatu rongga melalui defek pada
dinding rongga tersebut.

Hernia terdiri dari


Kantong hernia / sac
Isi hernia / content
Pintu hernia / ring
1. Lemahnya dinding rongga perut. Dapat
ada sejak lahir atau didapat kemudian
dalam hidup.
2. Akibat dari pembedahan sebelumnya.
3. Kongenital
4. Aquisial : hernia yang buka disebabkan
karena adanya defek bawaan tetapi
disebabkan oleh fakor lain yang dialami
manusia selama hidupnya.
- 75 % daerah inguinal
- 10 % Ventral Hernia & Incisional hernia
- 3 % umbilical hernia
Struktur Bagian- Trigonum
Funiculus Bagian Hasselbach
Spermaticus Hernia
-Vas deferens -Pintu hernia -Inferior :
-Arteri testicularis -Kantung ligamentum
-Vena testicularis hernia inguinal
(plexus -Canal hernia -Medial :
pampiniformis) -Isi hernia musculus rectus
-Pembuluh lympe -Selubung abdominis
testicularis hernia -Lateral : vena
-Arteri cremastica epigastrica
-Nervus inferior
illioingunalis
-Ramus genitalis
n.genitofemoralis
-Procesus vaginalis
Umum terjadi :
Hernia inguinalis lateralis (Indirect)

Hernia inguinalis medialis (Direct)


Congenital
- Pembentukan pintu masuk hernia di
anulus internus yang cukup lebar sehingga
dapat dilalui oleh kantung dan isi hernia.

Acquired:
- Peninggian tekanan intra abdominal
- Kelemahan pada dinding perut
Faktor Resiko Penyebab Hernia Inguinalis
- Batuk - PPOK
- Konstipasi - Obesitas
- BB lahir < 1500 gram - Kehamilan
- Ascites - Riwayat hernia di
- Kelainan jaringan konektif keluarga
kongenital - Merokok
- Kerusakan sintesis kolagen - Latihan fisik
- Aneurysma arteri - Penuaan
- Trauma sebelumnya pada - Peningkatan tekanan intra
kuadran bawah abdomen abdomen
- Mengangkat barang berat
Hernia Inguinalis Hernia Inguinalis
Medialis Lateralis
- Hernia masuk canalis inguinalis - Hernia melewati cincin interna
karena kelemahan dinding sampai ke cincin externa
posterior dan tidak melewati
- Dapat masuk ke scrotum
cincin interna
- Jika kongenital dapat terjadi
- Terdapat di posterior funiculus
karena patent procesuss
spermaticus
vaginalis
- Tidak pernah masuk scrotum
- Biasa terjadi pada pria dan
- Jarang terjadi strangulata wanita

- Biasanya pada pria dan usia tua - Pada semua umur

- Biasanya pada perokok dengan - Biasanya hernia inguinalis dextra


kelemahan jaringan conective lebih sering daripada hernia
inguinalis sisnistra
- Faktor predisposisi : aktifitas
Anamnesis
Benjolan di lipat paha yang timbul hilang
Muncul bila tekanan Intra abdomen
Menghilang saat berbaring / reposisi manual
Gangguan passage usus : mual, muntah,
kembung, tidak bisa BAB, tidak bisa buang angin,
nyeri perut hebat, perut tegang (hernia
incarserata)
Herniotomy adalah pembebasan kantong
hernia sampai ke lehernya. Kantong
dibuka dan isi hernia dibebaskan kalau
ada perleketan kemudian di reposisi.
Kantung hernia dijahit-ikat lalu di potong.

Herniorraphy adalah memperkecil anulus


inguinalis internus dan memperkuat
dinding belakang kanalis inguinalis.
Metode bassini
teknik herniorafi, dilakukan rekonstruksi
dasar lipat paha dengan cara mendekatkan
muskulus oblikus internus abdominis,
m.transversus abdominis, dan fasia
transversalis ke traktus iliopubik dan
ligamentum inguinale pouparti.

Metode Mc Vay
Conjoint tendon ke ligamentum cooper
conjoint tendon dijahit ke ligament cooper
Iskemik dan atrofi testis
Nyeri otot yang terus menerus
Biasanya terjadi pada hernioplasti karena
diseksi dan mobilisasi nervus dan funiculus
spermaticus.
Herniotomi
hernioplasti
Inspeksi
Hernia reponibel terdapat benjolan dilipat

paha yang muncul pada waktu berdiri,


batuk, bersin atau mengedan dan
mneghilang setelah berbaring.
Hernia inguinal

Lateralis : muncul benjolan di regio inguinalis


yang berjalan dari lateral ke medial, tonjolan
berbentuk lonjong.
Medialis : tonjolan biasanya terjadi bilateral,
berbentuk bulat.
Hernia skrotalis : benjolan yang terlihat sampai
skrotum yang merupakan tojolan lanjutan dari
hernia inguinalis lateralis.
Hernia femoralis : benjolan dibawah ligamentum
inguinal.
Hernia epigastrika : benjolan dilinea alba.
Hernia umbilikal : benjolan diumbilikal.
Hernia perineum : benjolan di perineum.
PALPASI :
Pasien diminta berdiri, pasien diminta batuk

atau pemeriksa melakukan manuver valsava


yaitu ujung jari pemeriksa masuk ke dalam
canalis inguinalis, kemudian pasien disuruh
mengedan atau batuk.
Jika ada tonjolan bergerak ke lateral jari

pemeriksa menunjukan hernia inguinalis


medialis (hernia direk) tetapi jika benjolan
menyentuh ujung jari pemeriksa menunjukan
hernia inguinalis lateralis (hernia indirek).
Menggunakan jari ke 2 atau jari ke 5.
Dimasukkan lewat skrortum melalui anulus
eksternus ke kanal inguinal.
Penderita disuruh batuk:
Bila impuls diujung jari berartiHernia
Inguinalis Lateralis.
Bila impuls disamping jariHernia
Inguinnalis Medialis.
Posisi berbaring, bila ada benjolan
masukkan dulu (biasanya oleh penderita).
Hernia kanan diperiksa dengan tangan
kanan.
Penderita disuruh batuk bila rangsangan
pada :
jari ke 2 : Hernia Inguinalis Lateralis.
jari ke 3 : hernia Ingunalis Medialis.
jari ke 4 : Hernia Femoralis.
Anulus internus ditekan dengan ibu jari dan
penderita disuruh mengejan
Bila keluar benjolan berartiHernia Inguinalis
medialis.
Bila tidak keluar benjolan berartiHernia
Inguinalis Lateralis.
Lab
Radiologi
Usg
Ct scan
Brunicardi, F. Charles, dkk. Hernia at Schwartzs
Principles of Surgery Eight Edition. Mc Graw Hill:
United State of America. 2005
Wim De Jong Buku Ajar Ilmu Bedah edisi 2,
jakarta : EGC 2004.
Ryan Peter A Very Short Textbook of Surgery.
Towsend, M. Jr, dkk. Hernia at Sabiston textbook
of Surgery. Elsivier. United State of America. 2008
Anatomi klinik
Stead, Latha. G, dkk. Hernia at First Aid for The
Surgery Clerkship. Mc Graw Hill. United State of
America. 2003