Anda di halaman 1dari 11

ENDOSPORA

MUHAMMAD FAHRURROZI
NIM : I2E016022
Endospora adalah bentuk kehidupan
alternatif yang dihasilkan
olehBacillus,Clostridium,dan beberapa
genera bakteri termasukDesulfotomaculum,
Sporosarcina, Sporolactobacillus,
Oscillospira,danThermoactinomyces.
Endospora dibentuk oleh bakteri, pada
kondisi lingkungan yang tidak
menguntungkan, missal kekurangan nutrisi
dan air, suhu yang sangat panas atau sangat
dinging serta racun. Endosporaberupa tubuh
berdinding tebal dan sangat resisten (tahan).
Endospora mengandung sedikit sitoplasma,
materi genetik, dan ribosom. Dinding
endospora yang tebal tersusun atas protein
dan menyebabkan endospora tahan terhadap
kekeringan, radiasi cahaya, suhu tinggi dan
zat kimia. Jika kondisi lingkungan
menguntungkan endospora akan tumbuh
menjadi sel bakteri baru.
1) Pada tahap pertama bakteri membentuk filamen
aksial. Pembentukan filamen aksial tidak berlangsung
lama.
2) Pembentukan septum asimetris, menghasilkan

sel induk dan calon sel pra-spora. Masing-masing sel


menerima DNA anakan. Selanjutnya terjadi fagositosis
sel praspora oleh sel induk, sehingga sel praspora
menjadi bentukan yang disebut protoplas.
3) Tahap ketiga adalah perkembangan protoplas

yang disebut perkembangan spora-awal (forespore).


Pada perkembangan spora-awal belum terbentuk
peptidoglikan, sehingga bentuk spora-awal tidak
beraturan (amorfus).
4) Pembentukan korteks (peptidoglikan). Spora-awal
menyintesis peptidoglikan, sehingga spora-awal
mempunyai bentuk pasti. Pembentukan peptidoglikan oleh
spora-awal disebut juga pembentukan korteks.
5) Pembentukan pembungkus (coat). Spora-awal

menyintesis berlapis-lapis pembungkus spora. Pembungkus


spora disintesis baik secara terus-menerus maupun
terputus-putus, sehingga tampak seperti penebalan
korteks. Material korteks dan pembungkus spora berbeda.
6) Pematangan spora. Spora bakteri menyintesis asam

dipokolinat dan melakukan pengambilan kalsium. Dua


komponen ini merupakan karakteristik resistensi dan
dormansi endospora.
TERIMA KASIH