Anda di halaman 1dari 19

PROMOSI KESEHATAN

DI TEMPAT KERJA
(PKDTK)

Oleh:

Sugianto Hadi
Definisi PKDTK (WHO)
PKDTK: Berbagai kebijakan dan aktivitas di
tempat kerja yang dirancang utk membantu
pekerja & perusahaan di semua level untuk
memperbaiki dan meningkatkan kesehatan
mrk dengan melibatkan partisipasi pekerja,
manajemen dan stakeholder lainnya
Kesehatan kerja yang dimaksud: Kesehatan
dalam suatu tempat kerja (perusahaan,
pabrik, kantor
Ciri pokok Kesker: Promotif dan preventif
Alasan meningkatkan Kesehatan dan
Keamanan kerja (Promotif & preventif)
1. Meningkatkan produktifitas
2. Meningkatkan moral kerja
3. Mempertahankan kepatuhan thdp
standar keamanan
4. Menurunkan ketidakhadiran
5. Menurunkan kompensasi pekerja dan
klaim asuransi
TUJUAN PKDTK (Depkes RI):
1. Menumbuhkan PHBS di dalam tempat kerja
2. Mengurangi angka kemangkiran karyawan
3. Menurunkan angka PAK di lingkungan kerja
4. Bantu kebiasaan kerja & gaya hidup sehat
5. Ciptakan lingk. kerja sehat, kondusif &
aman
6. Memberikan dampak positif thdp lingkunan
kerja dan masyarakat
PENGKAJIAN/ MENENTUKAN
KEBUTUHAN PROMOSI KESEHATAN
I. Diagnosis Masalah
Green (1980): PRECEDE (Predisposing,
Reinforcing, and Enabling Causes in
Educational Diagnosis and Evaluation)

Green (1991) Menyempurnakan kerangka:


PRECEDE-PROCEED (Policy, Regulatory,
Organizational Construct in Educational
and Environmental Development)
PRECED
E Phase 4 Phase 3 Phase 2 Phase 1
Phase 5 Educational and Behavioral and
Administrasi and Epidemiological Social
Organizational Enviromental Diagnosis Diagnosis
Policy Diagnosis Diagnosis Diagnosis

Predisposin
HEALTH g
factors
PROMOTION

Health Reinforcing Behavior


Education factors and
Lifestyle

Quality
Health Of life

Policy
Enabling
Regulation Environmen
factors
Organizatio t
n

Phase 6 Phase 7 Phase 8 Phase 9


Implementation and Process Impact Outcome
Process Evaluation Evaluation Evaluation Evaluation

PROCEE
PRECEDE-PROCEED Dilakukan secara
bersama-sama dalam proses prencanaan,
implementasi dan evaluasi.
PRECEDE Digunakan pd fase dx
masalah, proritas masalah dan tujuan
program.
PROCEED Utk menetapkan sasaran dan
kriteria kebijakan serta implementasi dan
evaluasi

Langkah-langkah PRECEDE Sbb:


Phase 1: Social Need Assesement
Dx sosial: Proses penentuan persepsi
masyarakat tmpt kerja thdp kebutuhannya/
kualitas hidupnya & aspirasi masyarakat utk
meningkatkan kualitas hidupnya melalui
partisipasi dan penerapan berbagai
informasi yang didesain sebelumnya.
Penilaian: Data sensus/dokumen, vital
statistik, data langsung dr masy. dg cara
wawancara informan kunci, forum di masy.,
FGD (Focus Group Discussion), survei,
petugas kesehatan di lapangan
Phase 2: Diagnosis
Epidemiologi
Mencari faktor kesehatan yg
mempengaruhi kualitas hidup masyarakat
tempat kerja.
-Identifikasi siapa/klpk mana yg terkena

masalah kesehatan (umur, sex, lokasi,


suku)
-Bgmn pengaruh masalah kesahatan tsbt

(mortalitas, morbiditas, disability, tanda


Gx), bgmn cara nanggulangi mslh keshtan
tsbt (imunisasi, perawatan, pengobatan,
perubahan lingkungan / perilaku)
Phase 3: Dx Perilaku &
Lingkungan
Identifikasi mslh perilaku yg pengaruhi status
kesehatan & identifikasi mslh lingkungan
(fisik & sosial) yg mempengaruhi perilaku &
status kesehatan ssorang/masyarakat tempat
kerja
Indikator perilaku: Pemanfaatan pelkes,
upaya pencegahan, pola konsumsi makanan,
kepatuhan, upaya pemeliharaan kesehatan
sendiri. Dimensi perilaku: earliness, quality,
persistence, frequency and range.
Indikator lingkungan: Keadaan sosial,
ekonomi, fisik & pelkes. Dimensi lingkungan:
Phase 4: Dx Pendidikan &
Organisasional
Determinan perilaku stts keshtn masy tpt
krj.
1. F. Predisposisi: penget., sikap, persepsi, ke-
percayaan & nilai/norma yg diyakini
masyrkt.

2. F. Penguat: Perilaku orang lain berpengaruh


(toma, toga, guru, petugas keshtn, orang
tua, pemegang keputusan) yg dapat
mendorong orang untuk berperilaku sehat.
3. F. Pendukung: Sarana & prasarana/fasilitas
kestn (air bersih, tpt buangan sampah-
Phase 5: Dx Administratif dan Kebijakan
Analisis kebijakan, sbr daya & peraturan yang
berlaku yg dapat memfasilitasi/menghambat
pengembangan program promosi kesehatan
Dx Administratif: sbrdy yang dibutuhkan

untuk melaksanakan program, sbrdy yg di


organisasi & masy. serta hambatan
pelaksanaan program.
Dx Kebijakan: Identifikasi dukungan &

hmbatan politis, peraturan & organisasi yg


memfasilitasi program & pengembangan
lingkungan yg dpt mendukung kegiatan
masyarakat yang kondusif bagi kesehatan
2. Menetapkan prioritas
masalah
a. Menentukan status kesehatan masyarakat
b. Menentukan pola pelkes masyarakat yg ada
c. Menentukan hub.atr status kesthn dg pelkes
d. Menentukan determinan mslh keshtn masy.
(tkt pddkn, umur, jenis kelamin, ras, letak
geografis, kebiasaan/perilaku &
kepercayaan)
Faktor yg dipertimbangkan dlm prioritas:
a. Berat mslh & akibat yg ditimbulkannya
b. Pertimbangan politis
c. Sbrdy yg ada di masyarakat
Penyebab masalah kesehatan
ditpt kerja (Kecelakaan akibat
kerja/PAK)
a. Perilaku pekerja (manusia) yg tidak memenuhi
kesehatan: Kelengahan, ceroboh, ngantuk,
kelelahan, psikososial dan mental pekerja.
85% penyebab KAK & PAK Multivactorial
Faktor penting pd perilaku pekerja (manusia):
- Usia - Jenis pekerjaan
- Pengalaman - Kesehatan pekerja
- Waktu dlm hari - Hubungan industrial
- Tkt waktu kerja
b. Kondisi lingkungan pekerjaan tak aman:
Lantai licin, pencahayaan kurang, silau,
debu, mesin terbuka & bbrp bahaya
pekerjaan tertentu, Ex:
- Fisika (panas, bising, radiasi)
-Kimia (pelarut Xyline, aldehid, mercuri,
sitotoksik, gas anestesi )
-Biologik (mo: Tb, meningococus, virus)

-Mekanik (nyeri punggung bawah tidak


ergonomic)
3 Jenis promkes kebutuhan keshtn tpt
kerja
1. Program kesadaran: Meningkatkan tkt
pengetahuan & minat pekerja
(selebaran, seminar, surat kabar )
2. Perubahan perilaku: Mengembangkan
perilaku > sehat (henti merokok, OR
teratur & nutrisi sehat )
3. Lingkungan penunjang: Menciptakan
pekerja meningkatkan gaya hidup sehat
(Penyediaan makanan rendah lemak,
klas aerobik di tpt kerja, skrening
kesehatan, kudapan sehat di estalase
Renpra. Promkes yang
Rencanadiprogramkan:
thnn dibuat fokus & beda tiap
bulan kuesioner utk minat & partisipasi
pekerja:
- OR & kebugaran - Demam anak &
- Nutrisi & mkn scr benar mnjmen nyeri
- Vitamin & tx alami - Menopause, os-
- Usaha henti rokok teoporosis & tx
- Manajemen BB - Keamanan ..
- Prwtn penglihatan - Kekerasan .
- Kesehtan pria & wanita - Depresi, cemas
PAK mempunyai aspek teknik
PAK Dikelola dokter/ahli kesehatan
Kec. Kerja Dikelola oleh ahli keselamatan
kerja (Safety engineering)
Untuk preventiv o/ ahli
keselamatankerja:
Pengamatan semua sistem
pengawasan
1. Pemakaian alat pelindung/pengaman
2. Pembuangan sisa produksi (debu, asap,
gas)
3. Jenis, konsentrasi/unsur bahan baku,