Anda di halaman 1dari 33

Refrat

Hemoroid

KEPANITERAAN KLINIK
SMF ILMU PENYAKIT BEDAH
Penyaji : Ari hidriansyah
Pembimbing :dr. Mizar Erianto Sp.B

KOAS SMF ILMU PENYAKIT BEDAH


RUMAH SAKIT PERTAMINA BINTANG
ANATOMI
Definisi

Hemoroid adalah pelebaran dan inflamasi


pembuluh darah vena di daerah anus yang
berasal dari plexus hemorrhoidalis. 1
Faktor resiko
Beberapa faktor risiko yang mendasari:
Anatomik : vena daerah anorektal tidak
mempunyai katup dan pleksus hemoroidalis
kurang mendapat sokongan dari otot dan fascia
sekitarnya.
U m u r : pada umur tua terjadi degenerasi dari
seluruh jaringan tubuh, juga otot sfingter
menjadi tipis dan atonis.
Keturunan : dinding pembuluh darah lemah dan
tipis.
Pekerjaan : orang yang harus berdiri , duduk
lama, atau harus mengangkat barang berat
mempunyai predisposisi untuk hemoroid
Mekanis : semua keadaan yang
menyebabkan meningkatnya tekanan intra
abdomen, misalnya penderita hipertrofi prostat,
konstipasi menahun dan sering mengejan pada
waktu defekasi.
Endokrin : pada wanita hamil ada dilatasi
vena ekstremitas dan anus oleh karena ada
sekresi hormone relaksin.
Fisiologi : bendungan pada peredaran
darah portal, misalnya pada penderita sirosis
hepatis.1
Patogenesis
Peningkatan tekanan intraabdomen
Perdarahan dapat terjadi karena trauma feses
Perdarahan dapat terjadi karena trauma feses
saat defekasi
saat defekasi
Hemoroid yang besar dapat trombosis jika terjadi
Hemoroid yang besar dapat trombosis jika terjadi
prolaps
prolapsdan
danvenous
venousreturn
returnterobstruksi
terobstruksioleh
olehtonus
tonus
sphincter
sphinctermenjadi
menjadipadat
padatdan
dansukar
sukardimasukkan
dimasukkan
ke dalam anal canal
ke dalam anal canal
Kasus yang berat infark vena (strangulasi) dan
Kasus yang berat infark vena (strangulasi) dan
ulserasi
ulserasi
Nyeri lokal dan iritasi meningkatkan tonus dan
Nyeri lokal dan iritasi meningkatkan tonus dan
spasme
spasmesphincter
sphincterani
animeningkatkan
meningkatkangangguan
gangguan
defekasi
defekasidan
danprolaps
prolaps
Klasifikasi hemoroid
Hemoroid Interna
Derajat hemoroid interna
Derajat 1
Tingkat I I Tingkat II I Tingkat III Tingkat IV

(IH=Internal
Hemoroid,
EH=External
Hemoroid,
AC=Anal Canal,
AT=Anchoring
Tisue, PL=Pecten
Ligamen..
Gejala Klinis Hemoroid

Perdarahan saat defekasi, merah segar tidak


bercampur feses
Anemis
Prolaps hemoroid
Iritasi perianal pruritus ani
Nyeri jika terdapat trombus, edema, radang
Merasa Defekasi tidak puas atau merasa ingin
berak palsu
Diagnosis
Anamnesis
Pemeriksaan Penunjang
1. Penderita posisi litotomi
2. Anuskop masuk dengan penyumbatnya
dimasukan sedalam mungkin
3. Penyumbat diangkat dan suruh pasien
tarik nafas ,bila perlu pasien mengedan
agar benjolannya keluar
4. Nilai selaput, tanda peradangan, banyak
benjolan, letaknya , dan keadaan lain
Diagnosis Banding
Fissura ani
Penatalaksanaan
Penatalaksanaan
Nonfarmakologis
Penatalaksanaan medis non farmakologis
Perbaikan pola hidup
Penatalaksanaan Medis farmakologis

Obat untuk memperbaiki defekasi

1. Suplemen serat (fiber supplement)


- contoh: psyllium atau isphagula Husk
bulk laxative: menyerap air membesarkan volume tinja
meningkatkan peristaltik

2. Obat laksan/pencahar
- contoh: natrium dioktil sulfosuksinat
sebagai anionic surfactant merangsang sekresi mukosa
usus halus meningkatkan penetrasi cairan ke dalam tinja
Obat Simtomatik

Bertujuan menghilangkan atau mengurangi


keluhan rasa gatal, nyeri, atau kerusakan kulit di
daerah anus
Anestetik topikal untuk mengurangi rasa nyeri,
contoh: Lidocaine ointment 5%
Analgesik: acetaminophen
Mild astringent untuk mengurangi rasa gatal
pada perianal, contoh: Hamamelis water (Witch
hazel)
Obat Menghentikan Perdarahan

Menggunakan obat dengan campuran diosmin


(90%) dan hesperidin (10%) dalam bentuk
micronized
Contoh: Ardium HD ( Micronized purified
flavonoid fraction)
Mekanisme kerja: kontraksi vena menurunkan
ekstravasasi dari kapiler dan menghambat reaksi
inflamasi terhadap prostaglandin (PGE2, PGF2).
Terapi Bedah
Indikasi pembedahan menurut HIST ( Hemorrhoid
Institute of South Texas):

a. Hemoroid interna derajat II berulang.


b. Hemoroid derajat III dan IV dengan gejala.
c. Mukosa rektum menonjol keluar anus.
d. Hemoroid derajat I dan II dengan penyakit penyerta
seperti fisura.
e. Kegagalan penatalaksanaan konservatif.
f. Permintaan pasien.

Jenis terapi bedah


Schlerotheraphy
Untuk grade I dan II yang tidak sembuh dengan perubah
Schlerotheraphy
Inj. Phenolin oil 5% 3-5 ml (
Inj. Phenolin
Untuk grade Ioildan
5%II
3-5
yang
ml (tidak sembuh dengan perubah
Tingkat III
Tingkat IV
Biasanya sudah ada radang dan
jepitan , yang biasanya di tenangkan
dulu dengan antibiotik dan zitbaden,
baru dilakukan tindakan operatif
Hemoroidektomi
Komplikasi umum
Anemia
Komplikasi pasca tindakan invasif
prognosis
Dengan terapi yang sesuai, pasien yang
simptomatik akan menjadi asimtomatik
Terapi operatif dengan hemoroidektomi
hasilnya sangat baik, namun bisa rekuren
dengan angka kejadian rekuren sekitar
2-5%
Daftar Pustaka

Reksopradjo soelarto. 2004.


kumpulan kuliah Ilmu Bedah.
Jakarta:FK UI
TERIMAKASIH
Teknik Open Hemorrhoid (Miligan-Morgan)
Posisi lithotomy
Infiltrasi kulit perianal dan submukosa dengan larutan adrenalin: saline =
1 : 300.000
Kulit diatas tiap jaringan hemorrhoid utama dipegang dengan klem arteri
dan ditarik
Ujung mukosa setiap jaringan hemorrhoid diperlakukan serupa diatas.
Insisi bentuk V pada anoderma dipangkal hemorrhoid kira-kira 1,5 3 cm
dari anal verge.
Jaringan hemorrhoid dipisahkan dari spincter interna dengan jarak 1,5 2
cm
Dilakukan diatermi untuk menjamin hemostasis
Dilakukan transfixion dengan chromic/catgut 0 atau 1-0 pada pangkal
hemorrhoid.
Eksisi jaringan hemorrhoid setelah transfiksi dan ligasi pangkal hemorrhoid
Ferguson Hemorrhoidectomy
Posisi LLD
Jaringan hemorrhoid diidentifikasi dan di klem
Kulit diatas analverge diincisi sampai anal kanal
diatas jaringan hemorrhoid
Jar hemorrhoid external maupun internal dibebaskan
dari bagian subcutan spincter interna maupun
eksterna dan dieksisi seluruhnya.
Jaringan hemorrhoid yang tersisa diangkat dengan
undermining mukosa.
Ligasi dengan cat gut 2 0 atau 3 0, bias dengan
dexon 4-0 atau 5 0 dengan vicril2