Anda di halaman 1dari 44

PERKEMBANGAN PARADIGMA HAM

DALAM UNDANG-UNDANG DASAR 1945

Citra larasati (130351603591)


Ervina ()
Nia ()
Jazuli ()
Vita ()
PERKEMBANGAN PARADIGMA HAM
DALAM UNDANG-UNDANG DASAR
1945
Hak Asasi Manusia Macam-macam
Hak dasarhak
atau hak
asasi
pokok
manusia :
HAM yang
paling
a. Hak asasi pribadi
fundamental :
b. Hak asasi politik
c. Hak asasi ekonomi
a. Hak hidup d. Hak asasi budaya
e. Hak kesamaan kedudukan
b. Hak
dalam hukum &
kebebasan pemerintahan
f. Hak untuk diperlakukan
c. Hak memiliki
sama dalam tata cara
pengadilan
Instrumen HAM di
Indonesia
Pembukaan UUD 1945

Batang Hak dalam bidang politik


Tubuh UUD (pasal 27 (1) dan 28)
1945
Hak dalam bidang ekonomi
(pasal 27 (2), 33, 34)

Hak dalam bidang sosial


budaya (pasal 29, 31, 32)

Hak dalam bidang hankam


(pasal 27 (3) dan 30)
Pasal
28A
Pasal Pasal
28J 28B
Pasal Pasal
28I Hak asasi manusia 28C
Berdasarkan
Pasal amandemen UUD Pasal
28H 1945, 28D

Pasal Pasal
28G Pasal 28E
28F
Pasal 28 A

Setiap orang berhak untuk hidup


serta berhak mempertahankan hidup
dan kehidupannya.
Pasal 28 B

(1)Setiap orang berhak membentuk


keluarga dan
melanjutkan keturunan melalui
perkawinan
yang sah.
Pasal 28 B

(2) Setiap anak berhak atas


kelangsungan
hidup, tumbuh, dan berkembang
serta
berhak atas perlindungan dari
kekerasan dan
diskriminasi.
Pasal 28 C

(1)Setiap orang berhak


mengembangkan diri melalui
pemenuhan kebutuhan dasarnya,
berhak mendapat pendidikan dan
memperoleh manfaat dari ilmu
pengetahuan dan teknologi, seni
dan budaya, demi meningkatkan
kualitas hidupnya dan demi
kesejahteraan umat manusia.
Pasal 28 C

(2) Setiap orang berhak untuk


memajukan
dirinya dalam memperjuangkan
haknya
secara kolektif untuk membangun
masyarakat, bangsa dan
negaranya.
Pasal 28 D

(1)Setiap orang berhak atas


pengakuan,
jaminan, perlindungan, dan
kepastian hukum
yang adil serta perlakuan yang
sama
dihadapan hukum.
Pasal 28 D

(2) Setiap orang berhak untuk bekerja


serta
mendapat imbalan dan perlakuan
yang adil
dan layak dalam hubungan kerja.
Pasal 28 D

(3) Setiap warga negara berhak


memperoleh
kesempatan yang sama dalam
pemerintahan.
Pasal 28 D

(4) Setiap orang berhak atas status


kewarganegaraan.
Pasal 28 E

(1)Setiap orang bebas memeluk agama


dan
beribadat menurut agamanya, memilih
pendidikan dan pengajaran, memilih
pekerjaan, memilih kewarganegaraan,
memilih tempat tinggal diwilayah
negara dan
meninggalkannya, serta berhak
kembali.
Pasal 28 E

(2) Setiap orang atas kebebasan


meyakini
kepercayaan, menyatakan pikiran
dan sikap,
sesuai dengan hati nuraninya.
Pasal 28 E

(3) Setiap orang berhak atas


kebebasan
berserikat, berkumpul, dan
mengeluarkan
pendapat.
Pasal 28 F

Setiap orang berhak untuk


berkomunikasi dan memperoleh
informasi untuk mengembangkan
pribadi dan lingkungan sosialnya, serta
berhak untuk mencari, memperoleh,
memiliki, menyimpan, mengolah, dan
menyampaikan informasi dengan
menggunakan segala jenis saluran
yang tersedia.
Pasal 28 G

(1)Setiap orang berhak atas perlindungan diri


pribadi, keluarga, kehormatan, martabat,
dan
harta benda yang dibawah kekuasaannya,
serta berhak atas rasa aman dan
perlindungan dari ancaman ketakutan
untuk
berbuat atau tidak berbuat sesuatu yang
merupakan hak asasi.
Pasal 28 G

(2) Setiap orang berhak untuk bebas


dari
penyiksaan dan perlakuan yang
merendahkan derajat martabat
manusia dan
berhak memperoleh suaka politik
dari negara
lain.
Pasal 28 H

(1)Setiap orang berhak hidup


sejahtera lahir
dan batin, bertempat tinggal, dan
medapatkan lingkungan hidup baik
dan sehat
serta berhak memperoleh
pelayanan
kesehatan.
Pasal 28 H

(2) Setiap orang mendapat


kemudahan dan
perlakuan khusus untuk
memperoleh
kesempatan dan manfaat yang
sama guna
mencapai persamaan dan
keadilan.
Pasal 28 H

(3) Setiap orang berhak atas jaminan


sosial
yang memungkinkan
pengembangan dirinya
secara utuh sebagai manusia yang
bermartabat.
Pasal 28 H

(4) Setiap orang berhak mempunyai


hak milik
pribadi dan hak milik tersebut
tidak boleh
diambil alih secara sewenang-
wenang oleh
siapa pun.
Pasal 28 I

(1)Hak untuk hidup, hak untuk tidak disiksa,


hak kemerdekaan pikiran dan hati nurani,
hak beragama, hak untuk tidak diperbudak,
hak untuk diakui sebagai pribadi dihadapan
hukum, dan hak untuk tidak dituntut atas
dasar hukum yang berlaku surut adalah hak
asasi manusia yang tidak dapat dikurangi
dalam keadaan apa pun.
Pasal 28 I

(2) Setiap orang berhak bebas atas


perlakuan
yang bersifat diskriminatif atas
dasar apa pun
dan berhak mendapatkan
perlindungan
terhadap perlakuan yang bersifat
diskriminatif itu.
Pasal 28 I

(3) Identitas budaya dan hak


masyarakat
tradisional dihormati selaras
dengan
perkembangan zaman dan
peradaban.
Pasal 28 I

(4) Perlindungan, pemajuan,


penegakan, dan
pemenuhan hak asasi manusia
adalah
tanggung jawab negara, terutama
pemerintah.
Pasal 28 I

(5) Untuk menegakan dan melindungi


hak asasi
manusia sesuai dengan prinsip
negara
hukum yang demokratis, maka
pelaksanaan
hak asasi manusia dijamin, diatur,
dan
dituangkan dalam peraturan
Pasal 28 J

(1)Setiap orang wajib menghormati


hak asasi
manusia orang lain dalam tertib
kehidupan
bermasyarakat, berbangsa, dan
bernegara.
Pasal 28 J

(2) Dalam menjalankan hak dan kebebasannya,


setiap orang wajib tunduk kepada pembatasan
yang ditetapkan dengan undang-undang dengan
maksud semata-mata untuk menjamin
pengakuan serta penghormatan atas hak
kebebasan orang lain dan untuk memenuhi
tuntutan yang adil sesuai dengan pertimbangan
moral, nilai-nilai agama, keamanan, dan
ketertiban umum dalam suatu masyarakat
demokratis.
Sebelumnya, mari kita lihat
salah
satu wajah bangsa

INDONESIA
Kerusuhan-kerusuhan
yang semakin
menjamur, dan
seringkali diikuti
tindakan anarki
Pelanggaran HAM yang ada di Indonesia
berdasarkan

politik Tidak diikutsertakan seseorang dalam


Pemilukada padahal telah memenuhi
syarat untuk ikut.

ekonom Penggusuran terhadap pedagang di pasa


i tanpa alasan yang jelas,
sosial Pemasungan seseorang dengan
mengucilkan pada tempat
tertentu.

budaya Pelarangan untuk melakukan suatu


ritual pada sekelompok masyarakat
atau perseorangan, pada hal ritual
tersebut sudah merupakan adat
kebiasaan yang berlaku secara turun
temurun.
agama Menbakar tempat beribadah

hukum Menghukum atau memvonis


seseorang bersalah tanpa di
serta proses persidangan,
Contoh pelanggaran HAM yang ada di Indonesia
berdasarkan passal 28

Kekerasan IPDN yang menyebabkan


meninggalnya praja muda Cliff Muntu.
Pasal 28 yang di langgar
Pasal 28A Pasal 28C
berhak untuk hidup berhak mendapat
pendidikan
Pasal 28G
Setiap orang berhak atas perlindungan diri pribadi,
serta berhak atas rasa aman dan perlindungan dari
ancaman ketakutan. Setiap orang berhak untuk bebas
dari penyiksaan.

Pasal 28 I
Hak untuk hidup, hak untuk tidak disiksa, mendapat
perlindungan dan pemenuhan hak asasi manusia
adalah tanggung jawab negara, terutama
pemerintah.
Contoh pelanggaran HAM yang ada di Indonesia
berdasarkan passal 28

Pembunuhan Marsinah Aktivis buruh


yang melakukan unjuk rasa bersama
teman teman sesama buruh PT. CPS
Porong, Sidoarjo untuk menuntut
kenaikan upah buruh.
Pasal 28 yang di langgar

Pasal 28D
berhak untuk bekerja serta mendapat imbalan dan
perlakuan yang adil dan layak dalam hubungan kerja

Pasal 28G
berhak untuk bebas dari penyiksaan dan perlakuan
yang merendahkan derajat martabat manusia

Pasal 28 I
Hak untuk hidup, hak untuk tidak disiksa, hak
kemerdekaan pikiran dan hati nurani, hak untuk diakui
sebagai pribadi dihadapan hukum.
Katanya perlindungan
terhadap HAM sudah
ditegakkan .
TETAPI MENGAPA
PELANGGARAN HAM
MASIH ADA DIMANA-
MANA?
Dan terus.
dan masih terus terjadi
Lembaga yang melindungi HAM

KOMNAS HAM
Pengadilan HAM
Komisi Nasional Perlindungan Anak &
Komisi Perlindungan Anak Indonesia
Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap
Perempuan
Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi
LSM Pro Demokrasi dan HAM
TERIMAKASIH