Anda di halaman 1dari 7

Mengenai ISA

International Standars on Auditing adalah standar audit yang


dikeluarkan oleh The International Auditing and Assurance Standars
Booard (IAASB). IAASB ini merupakan badan yang dibentuk oleh
International Federation of Accountants (IFAC) sebagai badan
pembuat standar auditing and assurance.
Tujuan utama dari IFAC membentuk badan pembuat standar ini
menurut Tuanakotta (2013:20) yaitu melayani kepentingan umum
dengan mengembangkan, mempromosikan, dan memberdayakan
standar-standar yag diakui secara internasional yang menjadi
tumpuan harapan investor dan pengakuan kepentingan (stakeholders)
lainnya.
ISA juga baru mulai diadopsi mulai 1 Januari 2014 untuk audit atas
laporan keuangan 2013.
Standar yang dikeluarkan oleh IAASb terbagi menjadi tiga kategori:

Standar audit dan review informasi keuangan historis


Standar ini terdiri dari dua standar yaitu International standars on Auditing (ISAs) dan
International Standars on Review Engagement (ISREs)
Standar penugasan assurance selain audit atau review laporan keunangan historis .
Untuk standar ini, IAASB mengeluarkan International Standars Assurance Engagemnets
(ISAEs)
Standar Jasa Lainnya
Untuk kategori ini, IAASB menerbitkan standar yang diterapkan pada penugasan lain yaitu
Internastional Standar on Relates Service (ISRSs)
Perbedaan Standar Audit menurut U.S.GAAS
dengan Standar Audit menurut IAASB

Menurut Tuanakotta (2013:1-13), ada beberapa sifat


perbedaan antara standar audit menurut IAASB dengan
standar audit menurut U.S.GAAS yang bersifat subtantif
dan mendasar, yaitu:
1. Audit berbasis risiko
2. Rules-based standards ke Principles-based standards
3. Berpaling dari model matematis
4. Kearifan profesional dan konsekuensinya
5. Pengendalian internal
6. Those Charged with Goverrnance (TCWG)
Mengenai IFRS
IFRS merupakan standar akuntansi internasional yang
diterbitkan oleh International Accounting Standar Board
(IASB).
International Financial Reporting Standards (IFRS),
merupakan standar tunggal pelaporan akuntansi yang
memberikan penekanan pada penilaian (revaluation)
profesional dengan disclosures yang jelas dan transparan
mengenai substansi ekonomis transaksi, penjelasan hingga
mencapai kesimpulan tertentu. Standar ini muncul akibat
tuntutan globalisasi yang mengharuskan para pelaku bisnis
di suatu negara ikut serta dalam bisnis lintas negara.
International Financial Reporting
Standars mencakup:
International Financial Reporting Standars (IFRS)
standar yang diterbitkan setelah tahun 2001
International Accounting Standars (IAS) standar yang
diterbitkan sebelum tahun 2001
Interpretations yang diterbitkan oleh International
Financial Reporting Interpretations Committee (IFRIC)
setelah tahun 2001
Interpretations yang diterbitkan oleh Standing
Interpretations Committee (SIC) sebelum tahun 2001
Menurut Dewan Standar Akuntansi Keuangan (DSAK),
tingkat pengadopsian IFRS dapat dibedakan menjadi 5
tingkat:
Full Adoption; Suatu negara mengadopsi seluruh standar IFRS dan
menerjemahkan IFRS sama persis ke dalam bahasa yang negara tersebut
gunakan.
Adopted; Program konvergensi PSAK ke IFRS telah dicanangkan IAI pada
Desember 2008. Adopted maksudnya adalah mengadopsi IFRS namun
disesuaikan dengan kondisi di negara tersebut.
Piecemeal; Suatu negara hanya mengadopsi sebagian besar nomor IFRS
yaitu nomor standar tertentu dan memilih paragraf tertentu saja.
Referenced (konvergence); Sebagai referensi, standar yang diterapkan
hanya mengacu pada IFRS tertentu dengan bahasa dan paragraf yang
disusun sendiri oleh badan pembuat standar.
Not adopted at all; Suatu negara sama sekali tidak mengadopsi IFRS.
Konvergensi PSAK ke IFRS memiliki manfaat sebagai berikut:
Pertama, meningkatkan kualitas standar akuntansi keuangan (SAK).
Kedua, mengurangi biaya SAK.
Ketiga, meningkatkan kredibilitas dan kegunaan laporan keuangan.
Keempat, meningkatkan komparabilitas pelaporan keuangan.
Kelima, meningkatkan transparansi keuangan.
Keenam, menurunkan biaya modal dengan membuka peluang
penghimpunan dana melalui pasar modal.
Ketujuh, meningkatkan efisiensi penyusunan laporan keuangan.