Anda di halaman 1dari 13

Gangguan Somatoform

Naila Husna Pratami


13.165
Definisi
Gangguan somatoform adalah suatu
kelompok gangguan yang memiliki gejala
fisik (sebagai contohnya, nyeri, mual, dan
pusing) di mana tidak dapat ditemukan
penjelasan medis.
Ciri utama somatoform adalah adanya
keluhan gejala fisik yang berulang yang
disertai dengan permintaan pemeriksaan
medis, meskipun sudah berkali-kali
terbukti hasilnya negatif.
Gangguan Somatisasi
Gangguan somatisasi adalah gangguan
dengan karakteristik berbagai keluhan atau
gejala somatik yang tidak dapat dijelaskan
secara adekuat dengan menggunakan hasil
pemeriksaan fisik maupun laboratorium.
Gangguan ini bersifat kronis (muncul selama
beberapa tahun dan terjadi sebelum usia 30
tahun) dan berhubungan dengan stres
psikologis yang signifikan, hendaya dalam
kehidupan sosial dan pekerjaan serta upaya
mencari pertolongan medis yang berlebihan.
Gangguan Somatisasi
Gangguan somatisasi sering disertai
oleh gangguan mental yang lain,
seperti gangguan kepribadian,
cemas, fobia, dll.
Penanganan yang bisa dilakukan
adalah dengan meningkatkan
kesadaran pasien tentang
kemungkinan bahwa faktor psikologis
terlibat dalam gejala penyakit.
Pedoman diagnostik
Ada banyak dan berbagai gejala fisik yang
tidak dapat dijelaskan adanya, yang sudah
berlangsung sekurangnya 2 tahun.
Selalu tidak mau menerima nasihat bahwa
tidak adanya kelainan fisik yg dpt
menjelaskan keluhannya
Terdapat hendaya dalam taraf tertentu dalam
berfungsinya dmasyarakat dan keluarga
yang berkaitan dengan sifat keluhan-
keluhannya dan dampak perilakunya
Gangguan nyeri(Pain Disorder)
Pada gangguan ini individu akan
mengalami nyeri pada satu tempat atau
lebih yang tidak dapat dijelaskan dengan
pemeriksaan medis.
Rasa sakit ini diduga muncul akibat faktor
konflik psikologis.
Gangguan ini tampaknya lebih umum
pada orang dewasa yang lebih tua, dan
rasio jenis kelamin hampir sama, dengan
rasio perempuankelaki-laki 2:1.
Gangguan nyeri(Pain Disorder)
Penanganan yang dapat dilakukan
adalah dengan pelatihan relaksasi,
mengajari penderita bagaimana
caranya menghadapi stres,
mendorong untuk mengerjakan
aktivitas yang lebih baik, dan
meningkatkan kontrol diri.
Hipokondriasis
Yakni ketakutan akan penyakit serius.
Penderita hipokondria akan selalu
menanggapi keluhan-keluhn fisik
dengan sangat serius dan
menyimpulkan bahwa dia menderita
penyakit tertentu.
Penyebab hipokondria umumnya
adalah trauma, kecemasan, beban
emosional dan konflik psikologis.
Hipokondriasis
Penanganan yang bisa dilakukan untuk
para penderita hipokondriasis adalah
dengan terapi kognitif behavioral karena
terapi ini dapat mengubah pemikiran yang
pesimis.
Pendoman diagnostik
Keyakinan yang menetap dengan adanya
sekurang-kurangnya satu penyakit serius
Penolakan yang menetap dan tidak mau
menerima nasihat bahwa tidak ditemukannya
penyakit
Disfungsi otonomik somatoform
Keluhan fisik yang ditampilkan pasien
seakan-akan merupakan gejala dari
sistem saraf otonom
Pada kebanyakan pasien dengan
gangguan ini juga akan ditemukan
adanya stress psikologis.
Gangguan konversi
Gangguan konversi adalah gangguan
dengan karakteristik munculnya satu
atau beberapa simtom neurologis
(misal: buta, lumpuh, dll) yang tidak
dapat dijelaskan secara medis dan
diduga faktor psikologis memiliki
peranan penting dengan awal dan
keparahan gangguan.
Gangguan konversi
Simtom konversi menyerupai kondisi
neurologis atau medis umum yang
melibatkan masalah dengan fungsi
motorik (gerakan) yang volunteer
atau fungsi sensoris.
Simtom fisik itu biasanya timbul tiba-
tiba dalam situasi yang penuh
tekanan.
Penatalaksanaan gangguan
somatoform
Kecemasan
Ambil Tindakan
Hati-Hati Dengan Apa Yang Dipikirkan
Kendalikan Pikiran
Jangan Bersikap Angkuh