Anda di halaman 1dari 36

Pemodelan Matematis

Anwar Maruf
Background

Programming/
assumption Analitical
Calculation

Chemical Mathematical
Result
Process Formulation
Chemical Engineering Tools
Mass Balance (Neraca Massa)
Energy Balance (Neraca Panas)
Equilibrium (Kesetimbangan)
Rate processes (Proses-proses
Kecepatan)
Humanity (Humanitas)
Economic (ekonomi)
Principles
Mass Balance
Kec massa in kec massa out = kec massa acc
[gr/dt, mol/jam] [gr/dt, mol/jam] [gr/dt, mol/jam]
(Satuan harus sama)

Input Output
Accumulation
Heat Balance
Kec panas in kec panas out = kec panas acc
[cal/dt, BTU/jam] [cal/dt, BTU/jam] [cal/dt, BTU/jam]
(Satuan harus sama)

Input Output
Accumulation
Rate Processes : Fluks (perpindahan tiap
satuan luas satuan waktu)
Proses Persamaan Satuan Konstanta

Massa nA = De = difusivitas efektif,


Mol/(cm2.dt) cm2/dt
De dCA/dx CA = konsentrasi, mol/cm3
dc A
n A De
dx
x = jarak, cm

Panas qA = k = konst.PP konduksi,


Cal/(cm2.dt) Cal/(cm2.dt.K/cm)
k dT/dx T = temperatur, K
x = jarak, cm

Momentum yx = dyne/cm2 = viskositas, gr/(cm.dt) =


or poise
(gaya)
- dV /dy
- dVx /dy gr/(cm.dt2) V = kecepatan, cm/dt
Y = jarak,cm
Elemen Volume
Bidang Datar

Elemen volume
= A. x

x
Silinder

L
r

Elemen volume
= Luas selimut silinder. Arah
= 2 r L. r
Bola Pejal

r Elemen volume
= Luas selimut bola. Arah
= 4 r2. r
APLICATION
1. Jika ada tangki dengan volume 1000 lt akan diisi
dengan air dengan kecepatan 20 lt/menit. Berapa waktu
yg dibutuhkan agar tangki penuh?
Neraca Massa
Kec massa in kec massa out = kec massa acc
Fi 0 = (dV/dt)
Akan diperoleh :
dV/dt = Fi
dV = Fi dt
Jika diintegralkan dengan Kondisi batas;
1000 t
t=0 V=0
t = ? V = 1000
0
dV 20 dt
0

Akan diperoleh;
V = 20. t
1000 lt = 20 lt/mnt . T
t = 1000/20 mnt = 50 mnt.
2. Tangki dengan kapasitas 1000 lt. Akan diisi dengan
larutan benzene dengan kecepatan 20 lt permenit,
sementara benzene dalam tangki dikeluarkan dengan
kecepatan 10 lt permenit. Berapa volume tangki yang
terisi air setelah 30 menit!

Fi = 20 lt/mnt

Fo = 10 lt/mnt
Neraca Massa
Kec massa in kec massa out = kec massa acc
Fi Fo = (dV/dt)
Akan diperoleh :
dV/dt = Fi - Fo
dV = (Fi Fo) dt
Jika diintegralkan dengan Kondisi batas;
V 30
t=0 V=0
0 dV 0 ( Fi Fo)dt
t = 30 V = ?
Akan diperoleh;
V = (Fi Fo) t = (20 10) lt/mnt . 30 mnt
V = 300 lt.
3. Tangki dengan kapasitas 1000 lt. Mula-mula berisi air
dengan volume 100 lt. Pada suatu saat diisi dengan
larutan garam dengan konsentrasi 10 gr/l dengan
kecepatan pengisian 20 lt/menit. Berapa volume larutan
dalam tangki dan berapa konsentrasinya setelah 30
menit.

Fi = 10 lt/mnt
Ci = 10 gr/lt

Vo = 100 lt
Untuk menyelesaikan persamaan ini perlu
dibuat dua neraca massa :
Neraca massa total volume
Neraca massa komponen garam
Neraca Massa Total
Kec massa in kec massa out = kec massa acc
Fi 0 = (dV/dt)
Akan diperoleh :
dV/dt = Fi dV/dt = 20
dV = 20 dt
Jika diintegralkan dengan Kondisi batas;
V 30
t=0 V=0
t = 30 V = ?
100
dV 20 dt
0
Akan diperoleh persamaan ;
V = 100 + 20t
Pada t = 30 menit akan diperoleh volume larutan
V = 100 + 20.30 = 700 lt
Neraca Massa Komponen garam
Kec massa in kec massa out = kec massa acc
Fi.Ci 0 = d(VC) / dt
dC dV
Fi.Ci V C
dt dt
dC
20.10 (100 20t) C(20)
dt
dC
200 20C (100 20t)
dt

dt dC

(100 20t ) ( 200 20C )
Jika diintegralkan dengan kondisi batas ;
t=0 C=0
t = 30 C = ?
Akan diperoleh :
1 100 20t 1 200 20C
ln ln
20 100 20 200
Pada waktu 30 menit :
Ln (7) = ln (200) ln(200-20C)
1.94591 = 5.298317 ln (200 20C)
ln (200 20C) = 3.352407
(200 20C) =exp(3.352407)
200 20C = 28.57143
20C = 171.4286
C = 8.571429 gr/ lt
Jadi Volume larutan dalam tangki sebesar 700 lt dan konsentrasinya
adalah 8.571429 gr/ lt
Aplikasi yang melibatkan Elemen volume
4. Suatu dinding datar yang berupa pelat baja dengan luas
permukaan 100 ft2 dengan ketebalan 1 in. pada bagian
dalam bersentuhan dengan cairan dengan temperatur
konstan 400 K sedangan bagian luar bersentuhan
dengan udara luar dengan temperatur konstan 300 K.
a. Buatlah persamaan matematik yang menggambarkan
proses baik pada kondisi unsteady state maupun
steady state !
b. Hitung profile temperatur tiap satuan jarak 0,1 in!
Input : A.qA|x.=A.(-k dT/dx)
Output : A. qA|x+X .=A.(-k dT/dx)
Akumulasi : mcT
A
400 300
Catatan :
m = . V = .A.x

x X +x
x
Neraca Massa Total

Kec massa in kec massa out = kec massa acc


A.(-k dT/dx)|x - A.(-k dT/dx)|x+ = d(mcT)/dt
A.(k dT/dx)|x+ - A.(k dT/dx)|x = .A.x.c.(dT/dt)
Jika dibagi dengan elemen volum = A. x
dT dT
k x x k x
dx dx dT
.c.
x dt
d k dT
dx dT
c
dx dt
d 2T dT
k c
dx 2 dt
d 2T c dT
2

dx k dt
Persamaan dapat disederhanakan menjadi
d 2T 1 dT

dx 2
dt
k

c

Diperoleh persamaan differensial parsial (PDP)


Pada kondisi steady state (ajeg) : tidak ada
perubahan temperatur terhadap waktu, maka
persamaan akan menjadi;
2
d T
2
0
dx
Diperoleh persamaan differensial ordiner (PDO)
dengan kondisi batas :
x = 0 T = 400
x = 1 T = 300
TAMBAHAN
Dengan cara yang sama akan diperoleh hasil yang
analog untuk perpindahan massa dengan pergantian :

nA qA akumulasi = d(V.C)/dt
De k = A.X dC/dt
C T
2
d C 1 dC
2

dx De dt
2
d C
2
0
dx
5. Suatu pipa silinder dari carbon steel dengan diameter
dalam ri = 5 in dan diameter luar ro = 6,5 in panjang 100
ft. pada bagian dalam bersentuhan dengan fluida
dengan temperatur konstan 1000 K sedangan bagian
luar bersentuhan dengan udara luar dengan temperatur
konstan 300 K.
a. Buatlah persamaan matematik yang menggambarkan
proses baik pada kondisi unsteady state maupun
steady state !
b. Hitung profile temperatur tiap satuan jarak 0,1 in!
Silinder

L
r

Elemen volume
= Luas selimut silinder. Arah
= 2 r L. r
Neraca Massa
Kec massa in kec massa out = kec massa acc
2rL.(-k dT/dr)|r - 2rL.(-k dT/dr)|r+r = d(mcT)/dt
2rL.(k dT/dr)|r+r - 2rL.(k dT/dr)|r = . 2rL.r.c.(dT/dt)
Jika dibagi dengan elemen volum = 2L. r
dT dT
rk r r rk r
dr dr dT
r .c.
r dt
d rk dT
dr dT
rc
dr dt
0
dT dr dT dk d 2T dT
k r rk 2 rc
dr dr dr dr dr dt
dT d 2T dT
k rk 2 rc
dr dr dt
Persamaan dapat disederhanakan menjadi
d 2T 1 dT dT
k 2 k c
dr r dr dt
d T 1 dT c dT
2

2

dr r dr k dt
2
d T 1 dT 1 dT

dr 2
r dr dt

Diperoleh persamaan differensial parsial (PDP)


Pada kondisi steady state (ajeg) : tidak ada
perubahan temperatur terhadap waktu, maka
persamaan akan menjadi;
2
d T 1 dT
2
0
dr r dr

Diperoleh persamaan differensial ordiner (PDO)


dengan kondisi batas :
r = 5 T = 1000
r = 6,5 T = 300
TAMBAHAN
Dengan cara yang sama akan diperoleh hasil yang
analog untuk perpindahan massa dengan pergantian :

nA qA akumulasi = d(V.C)/dt
De k = 2rL.r dC/dt
C T

d 2C 1 dC 1 dC

dr 2
r dr dt
d 2C 1 dC
2
0
dr r dr
5. Sebuah bola pejal dari baja dengan diameter 30
in, mula-mula bertemperatur 1000 K, suatu suatu
saat dimasukkan ke dalam larutan minyak bersuhu
400 K.
a. Buatlah persamaan matematik yang
menggambarkan proses baik pada kondisi
unsteady state maupun steady state !
b. Hitung profile temperatur tiap satuan diameter
10 in!
r

Elemen volume
= Luas selimut bola. Arah
= 4 r2. r
Neraca Massa
Kec massa in kec massa out = kec massa acc
4r2.(-k dT/dr)|r - 4r2.(-k dT/dr)|r+r = d(mcT)/dt
4r2.(k dT/dr)|r+r - 4r2.(k dT/dr)|r = . 4r2.r.c.(dT/dt)
Jika dibagi dengan elemen volum = 4. r

dT dT
r 2k r r r 2
k r
dr dr dT
r 2 .c.
r dt

d r 2 k dT
dr
r 2 c
dT
dr dt
0
dT dr 2 dT dk 2 d 2T dT
2rk r r k 2 r 2 c
dr dr dr dr dr dt
dT 2 d 2T dT
2rk r k 2 r 2 c
dr dr dt
Persamaan dapat disederhanakan menjadi
d 2T 2 dT dT
k 2 k c
dr r dr dt
d T 2 dT c dT
2

2

dr r dr k dt
2
d T 2 dT 1 dT

dr 2
r dr dt

Diperoleh persamaan differensial parsial (PDP)


Pada kondisi steady state (ajeg) : tidak ada
perubahan temperatur terhadap waktu, maka
persamaan akan menjadi;
2
d T 2 dT
2
0
dr r dr

Diperoleh persamaan differensial ordiner (PDO)


dengan kondisi batas :
r = 5 T = 1000
r = 6,5 T = 300
TAMBAHAN
Dengan cara yang sama akan diperoleh hasil yang
analog untuk perpindahan massa dengan pergantian :

nA qA akumulasi = d(V.C)/dt
De k = 2r2.r dC/dt
C T

d 2C 2 dC 1 dC

dr 2
r dr dt
d 2C 2 dC
2
0
dr r dr