Anda di halaman 1dari 12

Nama kelompok :

1. Devie lia septiani


2. Deni ariyanto
3. Hikmahtunisa
4. Linda estiko
5. Teguh imamudin
TUBERCULOSIS PARU
(TBC)

Apa itu Tuberculosis paru ???

Tuberculosis paru adalah :


penyakit infeksius terutama
menyerang parenchim paru
dapat juga ditularkan ke
bagian tubuh lain, ginjal,
tulang, dan nodus limfe.
( Brunner & Suddart .
2002 )
Etiologi
Etiologi dari Tuberculosis Paru
adalah Mycobacterium
Tuberculosa, berbentuk batang,
tahan asam.
Manifestasi klinis :
Demam
Biasanya sub febril yang menyerupai
influenza, tapi kadang kadang mencapai
41- 40o C dipengaruhi daya tahan tubuh
dan berat ringannya infeksi kuman.
Batuk
Terjadi karena adanya infeksi paru ada
setelah penyakit berkembang dalam
jaringan paru.
Sesak nafas
Malaise
Gejala yang sering ditemui berupa
anoreksia, badan makin kurus, sakit
kepala, nyeri otot, dan keringat malam.
Pemeriksaan penunjang :
1) Anamnesis dan pemeriksaan fisik
2) Foto thorax Patologi Anatomi dan lateral
Gambaran foto torax yang menunjang diagnosa
Tuberkulosis paru adalah :
Bayangan lesi terletak dilapanagan atas paru / segmen
apikal lobus bawah.
Bayangan berawan / patchy atau berbercak ( modulei )
Adanya kelainan kavitas tunggal atau ganda.
Kelainan bilateral terutama dilapisan atas paru.
Adanya kalsifikasi.
Bayangan menetap pada foto ulang beberapa minggu
kemudian.
Bayangan milier.
3) Pemeriksaan sputum
ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn. S DENGAN TBC
DI RSUD M .ASHARI -PEMALANG

IDENTITAS DIRI KLIEN


Nama : Tn. S
Umur : 58 Tahun
Alamat : Randu dongkal - Pemalang
Pendidikan : SMP
Pekerjaan : Wiraswasta
Status perkawinan : Kawin
Agama : Islam
Suku : Jawa
Tanggal Masuk RS : 10 April 2015
Identitas Penanggung Jawab : Tn. S
No. Rekam Medik : 294898
Riwayat penyakit
1. Keluhan utama saat pengkajian
Klien mengatakan sesak nafas.
2. Riwayat penyakit sekarang
Klien mengatakan datang ke IGD RSUD dr.M ASHARI di karenakan
klien mengalami batuk dalam seminggu tidak sembuh sembuh. Selama di
IGD klien hanya di kasih terapi infus RL dan terpasang O2, setelah dari
IGD klien di pindah ke ruang Kepodang.
3. Riwayat penyakit dahulu
Klien mengatakan sudah mengalami batuk dan di sertai panas dimalam
hari, dan klien hanya membeli obat ke warung saja untk
mengobatinya,karna sakitnya tidak sembuh sembuh dan tambah parah
akhirnya klien di bawa keluarga ke IGD RSUD dr.M ASHARI.
4. Riwayat penyakit keluarga
Menurut keterangan klien, keluarganya tidak ada yang menderita penyakit
yang sama
Pemeriksaan fisik
Keadaan umum : Compos mentis
Vital sign : TD 130/80 R : 32x/ menit N:100x/
menit S :38 0C
BB/TB : Sebelum sakit BB = 55 kg , selama
sakit : 53 kg , TB :165cm
Kepala : Bentuk kepala mesochepal, rambut
pendek, hitam
Hidung : Terpasang oksigen 5 liter/menit
Mulut : Bibir agak kering
Telinga : Tidak ada serumen
Mata : Konjungtiva : tidak anemis,
sklera: tidak interik
Leher : Tidak ada pembesaran kelenjar
tiroid/pembesaran kelenjar limfe
Thorak : Bentuk simetris, pada paru-paru
terdengar bunyi rochi, pernapasan dengan nafas
dada, menggunakan otot- otot sebagai
alat bantu nafas, pergerakan dada simetris.
Abdomen : Tidak ada nyeri, tidak ada
pembesaran, ada bunyi bising
usus 12 X/mnt.
Inquinal : Tidak terpasang kateter, tidak ada
lesi, tidak terdapat luka.
Ekstremitas (termasuk keadaan kulit, kekuatan ) :
Atas : Tangan kiri terpasang infus RL
20 tpm dengan
kekuatan baik, turgor lembab.
Bawah: tidak terpasang infus di kedua kaki dan
kanan,tidak ada odema.
Analisa data
No tgl data masalah penyebab
.
1. 11 DS : 1 . Pasien mengatakan Bersihan jalan nafas Peningkatan produksi
April sesak tidak efektif sekret
2015 nafas jika berbaring
2. Pasien mengatakan
sering
mengeluarkan sekret
DO : 1. RR = 32 x/menit
2. Auskultasi paru
terdengar Ronchi
3. Terpasang O2 4
liter/menit
4. Klien terlihat sering
batuk
2. 11 DS : 1. Pasien mengatakan Hipertermi Proses penyakit
April kalau
2015 malam menggigil
DO : 1. S : 38 C
2. LED 1 jam : 36 Mm/jam
( N:
<15 )
3. Klien terlihat menggigil
kalau
malam
3. 11 DS : 1. Klien dan keluarga Resiko penularan Faktor resiko:
April mengatakan infeksi 1. Klien dan
2015 tidak menggunakan keluarga tidak
Diagnosa keperawatan
1. Bersihan jalan nafas tidak efektif berhubungan dengan peningkatan produksi sekret
ditandai dengan :
DS : - Pasien mengatakan sesak nafas saat berbaring.
- Pasien mengatakan susah untuk mengeluarkan sekret
DO :- Pasien terlihat sering batuk
-RR = 32 x / menit
-Terndengar ronchi
-Terpasang O2 4 liter/menit
2. Hipertermi berhubungan dengan proses penyakit ditandai dengan :
DS : - Pasien mengatakan kalau malam menggigil

DO : -S : 38 C
- LED 1 jam : 36 Mm/jam
- Klien terlihat menggigil kalau malam
- Tidur malam kurang lebih 5 jam
3. Resiko penularan infeksi
DS : 1. Klien dan keluarga mengatakan tidak menggunakan masker.
2. Klien mengatakan kalau mengeluarkan sekret hanya di kresek dan tidak
langsung buang.
DO : 1. Klien dan keluarga tampak tidak menggunakan masker.
2. Klien jika membuang sekret hanya di kresek dan tidak langsung di
buang.