Anda di halaman 1dari 11

ANALISIS PEMASOK

Kelompok 7 :
1. Rumaisya Azizah (M3515045)
2. Sahnaz Rizky A. (M3515046)
3. Sawitri Avica P. (M3515047)
4. Septi Ayu Saputri (M3415048)
5. Shofi Fadhlur R. (M3515049)
6. Siti Hanifah F. (M3515050)
7. Siti Nur Zulaikah (M3515051)
PEMASOK

Pemasok yang biasanya disebut juga dengan supplier


atau vendor adalah individu atau perusahaan (baik
dalam skala besar atau kecil) yang memiliki kemampuan
untuk menyediakan kebutuhan individu atau
perusahaan lain.
PEMILIHAN PEMASOK

Memilih pemasok merupakan kegiatan strategis,


terutama apabila pemasok tersebut akan memasok
item yang kritis dan atau akan digunakan dalam
jangka panjang sebagai pemasok penting. Kriteria
pemilihan adalah suatu hal penting dalam pemilihan
pemasok. Kriteria yang digunakan tentunya harus
mencerminkan strategi supply chain maupun
karakteristik dari item yang akan dipasok.
KRITERIA PEMILIHAN PEMASOK
Kriteria dan sub kriteria dalam pemilihan supplier menurut Surjasa
dkk : 1. Kriteria Harga
a. Kepantasan harga dengan kualitas barang yang dihasilkan
b. Kemampuan untuk memberikan potongan harga pada
pemesanan dalam jumlah tertentu.
2. Kriteria Kualitas
c. Kesesuaian barang dengan spesifikasi yang sudah ditetapkan
d. Penyediaan barang tanpa cacat
e. Kemampuan memberikan kualitas yang konsisten
3. Kriteria Ketepatan Pengiriman
a. Kemampuan untuk mengirimkan barang sesuai dengan tanggal yang
telah disepakati
b. Kemampuan dalam hal penanganan sistem transportasi
4. Kriteria Ketepatan Jumlah
a. Ketepatan dan kesesuaian jumlah dalam pengiriman
b. Kesesuaian isi kemasan
5. Kriteria Customer Care
a. Kemudahan untuk dihubungi
b. Kemampuan untuk memberikan informasi secara jelas dan mudah untuk
dimengerti
c. Kecepatan dalam hal menanggapi permintaan pelanggan
d. Cepat tanggap dalam menyelesaikan keluhan pelanggan
STRATEGI SUPPLY CHAIN

A. Definisi Strategi Supply Chain :


Kumpulan kegiatan dan aksi strategis di
sepanjang rantai aliran supply pasok (supply
chain) yang menciptakan rekonsiliasi antara
apa yang dibutuhkan pelanggan akhir dengan
kemampuan sumber daya yang ada pada
supply chain tersebut.
B. Tujuan Strategi Supply Chain
Tujuan dari supply chain adalah untuk memastikan
sebuah produk berada pada tempat dan waktu yang
tepat untuk memenuhi permintaan konsumen tanpa
menciptakan stok yang berlebihan atau kekurangan.
Sebuah operasi yang effisien dari supply chain
tergantung pada lengkap dan akuratnya aliran data yang
berhubungan dengan produk yang diminta dari retailer
kepada buyer , sistem transportasi dan kembali ke
manufaktur.
TUJUAN STRATEGIS PADA
SUPPLY CHAIN
Kemampuan Keinginan
SC Konsumen

1. Efisien 1. Murah
2. Kualitas 2. Berkualitas
3. Cepat 3. Tepat
4. Fleksibel Waktu
5. Inovatif 4. Bervariasi
Selain itu menyediakan produk/jasa yang sesuai keinginan konsumen
akhir:
1. Murah
2. Berkualitas
3. tepat waktu
4. bervariasi (customized)

C. Kemampuan Supply Chain :


5. Efisien
6. Berkualitas
7. Cepat
8. Fleksibel
9. Inovatif
D. Keuntungan Supply Chain Management
Menurut Indrajit dan Djokopranoto adalah
1. Mengurangi inventori barang Inventori merupakan aset
perusahaan yang berkisar antara 30%-40% sedangkan biaya
penyimpanan barang 20%-40% dari nilai barang yang disimpan
2. Menjamin kelancaran arus barang. Rangkaian perjalanan dari
bahan baku sampai barang jadi dan di terima oleh pemakai/pengguna
merupakan suatu mata rantai yang panjang (chain) yang perlu di
kelola dengan baik.
3. Menjamin mutu. Jaminan mutu juga merupakan serangkaian mata
rantai panjang yang harus dikelola dengan baik karena mutu barang
jadi ditentukan tidak hanya oleh proses produksi tetapi juga oleh mutu
bahan mentahnya dan mutu keamanan dalam pengirimannya.
E. Kekurangan Supply Chain management
1. Melibatkan banyak pihak dengan kepentingan yang berbeda-beda

2. Perbedaan bahasa,zona waktu dan budaya dalam perusahaan


3. Ketidakpastian permintaan

4. Ketidakpastian pasokan harga dan kualitas barang baku