Anda di halaman 1dari 50

Yamamoto New Scalp

Acupuncture (YNSA)

2016
Sekilas pembicara
Sejarah YNSA
Th 1973, saat konvensi kedokteran di Jepang,
neurolog muda Toshikatsu Yamamoto
mempresentasikan metode akupunktur pada
kulit kepala yg ditemukan dan dikembangkan
Komunitas kedokteran konvensional dan
alternative mengejeknya, dan menolak sistem
akupunktur pada kulit kepala.
Dr. Yamamoto yang sangat mengerti bahwa
sistem akupunkturnya sangat efektif tetap
melanjutkan menggunakan sistem ini dan telah
berhasil mengobati banyak pasien di Rumah
Sakit dan klinik di Miyazaki bagian selatan
Jepang
Urutan terapi dng YNSA
Terapi dilakukan pd sisi telapak tangan yg lebih pucat.
Jika tdk mungkin membedakan, maka palpasi Li. 4 dan
sisi yg lebih sensitif yg hrs diterapi
Jika palpasi Li.4 tdk sensitif pd kedua bagian tangan,
mungkin pasien tdk membutuhkan YNSA terapi hari
itu.
Biasanya kontra lateral sisi mana keluhan atau nyeri
pasien terletak.
Yamamoto mengatakan lokasi Li.4 adalah lebih dekat
ke titik ling gu (master tungs 22.05) palpasi maju
mundur dng menggunakan ibu jari tangan
Yamamoto memutuskan, cukup mendiagnosa pada
Li.4 menentukan sisi mana untuk di tusuk, aturan juga
berlaku kasus Hemiplegia, tdklah penting sisi mana yg
terkena dampak dari stroke
Indikasi
Akupuntur kulit kepala biasanya
digunakan secara klinis untuk
gangguan-gangguan pada pernafasan,
vascular, digestive, reproductive,
endocrine, immune,dan sistem
neurological. Dari hasil reset telah
dibuktikan akupuntur kulit kepala
terutama bermanfaat untuk mengobati
gangguan sistem saraf pusat,
mengontrol rasa nyeri, dan kondisi akut.
Tips penusukan
Arah dari jarum tidak ada artinya, tetapi jarum harus
ditusukan pd titik yg tepat
Jika terapi tdk berhasil, lokasi dari titik harap di cek kembali.
Terkadang 1 mm dapat membuat perbedaan
Tidak ada kedalaman khusus yg disebutkan untuk penusukan
ada rasa nyeri di titik YNSA dalam penekanan
Harus ada reaksi positif langsung setelah penusukan,
meskipun hanya sedikit
Sistem YNSA dpt dan seharusnya dikombinasikan dng
metode akupunktur lain
Lama dan brp kali terapi tergantung pada perkembangan
pasien itu sendiri
Penyakit kronik memerlukan terapi yang lebih banyak dan
jarum dibiarkan 60 menit
Titik YNSA dibagi menjadi 4 grup
:
1. 9 titik dasar = kinetik
2. 4 titik sensoris = organ sensoris
3. 12 titik saraf cranial (Ypsilon) = organ
internal
4. 3 titik otak = serebrum-serebelum dan
ganglia basalis
9 titik dasar (BASIC POINT )
Lokasi dan indikasi
POINT A
INDIKASI : Head, trigeminal neuralgia, bells
palsy, cervical spinal, sakit gigi, semua keluhan
sakit kepala dan wajah

Lokasi titik :
Pada garis batas rambut natural, 1 cm lateral
terhadap garis tengah kepala
A1 superior terhadap batas rambut A7 inferior
terhadap batas rambut
jarak antara A1 A7 = 1,5 cm hingga 2 cm
9 titik dasar (BASIC POINT )
Lokasi dan Indikasi
POINT B
Indikasi :
B. Cervical spine, shoulder, shoulder joint,
scapular region
frozen shoulder, sindrom leher bahu
- Lokasi
garis batas rambut 2cm lateral dari garis
tengah
9 titik dasar (BASIC POINT )
POINT C
Lokasi : sekitar 4,5 cm lateral dari garis tengah,
diraba ada cekukan
Indikasi :
Scapular region, shoulder joint, upper
extremities
Sindrom bahu beku, hemiplegia, tenis elbow,
golf elbow, parkinson,baal, inflamasi tendon
9 titik dasar (BASIC POINT )
POINT D
Lokasi : daerah temporal pd batas rambut 1
cm superior terhadap lengkungan zygomatic,
2 cm anterior terhadap telinga, pd otot
temporalis
Lokasi D1 D6 : di atas persendian mandibular
temporal, sedikit anterior terhadap telinga.
Di mulai dari D1 turun ke bawah menuju D6
Indikasi :
Lumbar spine, lower extremities
Nyeri pinggang, sciatica, hemiplegia, reumatik,
kontraksi otot.
9 titik dasar (BASIC POINT )
Point E
E1 E12 panjang 2 cm
Lokasi : di atas alis, mulai sekitar 1 cm lateral
terhadap garis tengah -- hingga 2 cm lateral,
kira2 gb. 14
E1 mewakili tulang vertebrata T1, sdgkan E 12,
mewakili T12.
Indikasi :
Thoracic spine, ribs (tulang iga), lungs, and heart
Asma, angina pectoris, palpitasi, dypsnea (susah
nafas), hyper ventilasi ( bernafas lebih dalam/
lebih cepat dr normal, bronchitis
9 titik dasar (BASIC POINT )
POINT F
Lokasi titik tertinggi dan paling menonjol dari
mastoid process
indikasi :
Sciatic nerve
9 titik dasar (BASIC POINT )
POINT G, G1 G3
Lokasi :
G1 G3 , mastoid process
Indikasi :
Knee
Peradangan sendi, pengapuran, keseleo,
patela retak
9 titik dasar (BASIC POINT )
Point H
Lokasi : 1 cm superior terhadap titik B
Indikasi :
Mengatasi keluhan di Lumbar, support titik
D kasus nyeri pinggnag, nyeri lutut
Point I
Lokasi : lekukan 3 5 cm posterior point c,
jari telunjuk menyusuri sampai jatuh
lekukan pertama
Indikasi : support point D nyeri pinggang,
mati rasa dan nyeri telapak dan jari2
4 titik sensoris
Sensory points There are four sensory organ points:
1. Eye point semua kasus penglihatan, nyeri
pada mata, blurred vision, glukoma,
congjunctivitis, strabismus (mata juling)
Lokasi : 1 cm inferior A7
2. Nose point rhinitis, sinusitis, hidung tersumbat
Lokasi : 1 cm inferior mata
3. Mouth point sakit gigi, penyakit mulut, aphasia,
nyeri pasca cabut gigi, inflamasi mulut
Lokasi : 1 cm inferior titik hidung
4. Ear point tinitus, infeksi telinga, masalah telinga
Lokasi : antara mata dan hidung sekitar 1,5 cm
12 titik saraf cranial
Twelve Ypsilon points The 12 YNSA Ypsilon points
represent the internal organs

Titik saraf cranial dibagi menjadi 12 unit berukuran sama


Lokasi :
tepat superior terhadap A1. panjang daerah mencakup
12 titik adalah 6 cm . Panjang masing2 titik 0,5

Titik saraf cranial terletak sangat rapat, sehingga palpasi


yang akurat adalah sangat penting untuk lokasi yang
tepat.
Titik yang benar adalah yang SENSITIF atau nyeri tekan
Sistem saraf cranial
Saraf kranial adalah 12 pasang saraf yang
dapat dilihat pada ventral (bawah)
permukaan otak.
Beberapa saraf ini membawa informasi dari
indra ke otak; otot saraf kranial
mengendalikan lainnya; saraf kranial lain
yang terhubung ke kelenjar atau organ
seperti jantung dan paru-paru.
Saraf kranial adalah komponen dari sistem
saraf perifer, dengan pengecualian saraf
kranial II (saraf optik), yang bukan
merupakan saraf perifer sejati maka kedua
saraf optik dan retina adalah bagian dari
sistem saraf pusat (SSP).
Fungsi saraf cranial
Olfaktorius (sensorik) = 1. kid , Menerima
rangsang dari hidung dan
menghantarkannya ke otak untuk diproses
sebagaisensasibau.
Terletak di posisi point Cerebrum
memiliki inti penciuman anterior.
adalah murni saraf sensorik. Ini membantu
untuk mengirimkan indera penciuman dan
terletak di foramina penciuman dalam
piring cribiform dari tulang ethmoid.
Kid = tinnitus, kasus pendengaran
Fungsi saraf cranial
Optik (sensorik) = 2. BL , Menerima
rangsang dari mata dan
menghantarkannya ke otak untuk diproses
sebagai persepsi visual.
Terletak di posisi point Cerebrum
berisi sel-sel ganglion retina.
Saraf ini mentransmisikan informasi visual
ke otak dan terletak di kanal optik.
Fungsi saraf cranial
Okulomotor (Motorik ) Menggerakkan sebagian
besarotot mata
Terletak di posisi point Cerebrum
Ini adalah terutama saraf motorik dan berasal di
otak tengah.
Saraf ini menginervasi levator palpebrae
superioris, rektus superior, rektus medialis,
rektus inferior, dan inferior miring, yang semua
otot yang secara kolektif melakukan terutama
gerakan-gerakan Mata. Hal ini juga
menginervasi sfingter pupillae. Hal ini terletak di
fisura orbital superior.
Fungsi saraf cranial
Troklearis (Motorik) = 4. HT Menggerakkan
beberapaototmata
Terletak di posisi point Cerebellum
saraf troklearis berasal di otak tengah.
Saraf ini innervates otot oblik superior,
yang menekan, berputar lateral sekitar
sumbu optik dan membantu untuk intort
bola mata. Hal ini terletak di fisura orbital
superior.
Fungsi saraf cranial
Trigeminus (Gabungan) = 5. ST
Sensori : Menerima rangsangan dari wajah untuk
diproses di otak sebagai sentuhan
Motorik: Menggerakkanrahang
Letak di posisi point Cerebellum
Ini adalah saraf yang berasal dari pons.
Saraf trigeminal adalah saraf campuran, yaitu,
mengandung sensasi baik sensorik dan motorik. Ini
menerima sensasi dari wajah dan menginervasi otot-
otot pengunyahan. Hal ini terletak di fisura orbital
superior (oftalmik saraf V1), foramen rotundum
(maksila saraf V2), dan foramen ovale (saraf
mandibula V3).
Fungsi saraf cranial
Abdusen (Motorik) = 6. SJ Abduksimata
Letak di posisi point Cerebellum
Saraf ini berasal sepanjang margin posterior
pons.
Saraf ini terutama motorik sifatnya. Ini
innervates rektus lateral, yang membantu
untuk melarikan mata dan terletak di fisura
orbital superior.
Fungsi saraf cranial
Fasialis ( Gabungan) = 7. Si
Sensorik: Menerima rangsang dari bagian anterior lidah untuk
diproses di otak sebagai sensasi rasa
Motorik: Mengendalikan otot wajah untuk menciptakan ekspresi
wajah
Saraf ini berasal dari pons.
Saraf wajah adalah baik sensorik dan motorik secara alami.
Saraf wajah merupakan salah satu saraf yang paling penting
dalam tubuh. Saraf ini memberikan persarafan motor untuk
otot-otot ekspresi wajah, perut posterior dari otot digastric, dan
otot stapedius, menerima pengertian khusus rasa dari anterior
2/3 lidah, dan memberikan persarafan secretomotor ke kelenjar
ludah (kecuali parotis) dan kelenjar lakrimal. Hal ini terletak
dan berjalan melalui saluran akustik internal untuk kanalis
facialis dan keluar pada foramen stylomastoideum.
Fungsi saraf cranial
Auditory = 8. Sp (Sensorik) Sensorisistem
vestibular: Mengendalikan keseimbangan
Sensori koklea: Menerima rangsang untuk diproses
di otak sebagai suara
Saraf ini berawal sepanjang cerebellopontine angle.
Saraf sensorik ini sebagian besar secara alami.
Seperti namanya, saraf ini indra suara, rotasi dan
gravitasi yang sangat penting untuk keseimbangan
dan gerakan. ini vestibular bercabang membawa
impuls untuk keseimbangan dan cabang koklea
membawa impuls untuk pendengaran. Hal ini
terletak di kanal akustik internal.
Fungsi saraf cranial
Glosofaringeus (Gabungan) = 9. LU
Sensori: Menerima rangsang dari bagian posterior lidah
untuk diproses di otak sebagai sensasi rasa
Motorik: Mengendalikan organ-organ dalam
Saraf ini berasal dari medula.
Saraf ini bersifat sensorik dan motorik secara alami. Saraf
ini menerima rasa dari posterior sepertiga dari lidah,
memberikan persarafan secretomotor ke kelenjar parotis,
dan memberikan persarafan motorik para stylopharyngeus,
yang penting untuk taktil, nyeri, dan sensasi termal.
Beberapa sensasi juga disampaikan ke otak dari tonsil
palatina. Sensasi disampaikan ke talamus berlawanan dan
beberapa inti hipotalamus. Saraf ini terletak di foramen
jugularis.
Fungsi saraf cranial
Vagus (Gabungan) = 10. LV
Sensori: Menerima rangsang dari organ dalam
Motorik: Mengendalikan organ-organ dalam
Saraf ini berasal dari sulkus posterolateral medula.
Saraf ini bersifat sensorik dan motorik secara alami. Saraf
ini memasok persarafan branchiomotor untuk sebagian
laring dan semua otot faring (kecuali stylopharyngeus, yang
dipersarafi oleh saraf glossopharingeus). Ini juga
menyediakan serat parasimpatis ke hampir semua dada dan
perut jeroan ke fleksura lienalis, dan menerima rasa khusus
rasa dari epiglotis. Fungsi utama dari saraf ini adalah untuk
mengontrol otot-otot untuk suara dan resonansi bersama
dengan langit-langit lunak. Saraf ini juga terletak di foramen
jugularis.
Fungsi saraf cranial
Aksesory (Motorik) = 11. GB
Mengendalikan pergerakan kepala
Saraf ini berasal dari akar tengkorak dan
tulang belakang.
Saraf ini mengontrol otot sternokleidomastoid
dan trapezius, dan tumpang tindih dengan
fungsi saraf vagus. Saraf ini terletak di
foramen jugularis.
Fungsi saraf cranial
Hipoglossus (Motorik ) = 12. Li
Mengendalikan pergerakan lidah
Saraf ini berasal dari medula.
Saraf ini terutama motorik secara alami. Ini
memberikan persarafan motorik otot-otot
lidah (kecuali untuk palatoglossus, yang
dipersarafi oleh saraf vagus) bersama
dengan otot yg berhubung dgn bahasa
lainnya. Ini adalah saraf yang penting
untuk menelan dan berbicara artikulasi. Hal
ini terletak di kanal hypoglossus.
Titik otak dan saraf cranial
Dapat digunakan berbagai macam masalah
neurogical :
- semua masalah motorik
- hemiplegia
- migrain dan trigeminal neuralgia
- parkinson
- vertigo
- blurred vision
- tinnitus
- dementia dan alzheimer
Epilepsi
Insomnia
Depresi , dll
Ypsilon point
Twelve Ypsilon points The 12 YNSA Ypsilon points represent
the internal organs:
Y1 Small Intestine
Y2 Triple Heater
Y3 Large Intestine
Y4 Stomach
Y5 Liver
Y6 Spleen/Pancreas
Y7 Gallbladder
Y8 Kidney
Y9 Bladder
Y10 Lung
Y11 Pericardium
Y12 Heart
Titik Otak
Titik Otak
1. Cerebrum point , otak besar
2. Cerebellum point , otak kecil
3. Basal Ganglia point
Ganglia basal merupakan struktur subkortikal
terbesar di otak yang terletak di dekat
talamus dan terdiri dari nukleus kaudatus dan
nukleus lentikularis.
kontrolKognisi
Koordinasigerakan
Gerakantak sadar
Diagnosa siku
Diagnosa siku adalah alat utama yg digunakan
dr. Yamamoto.
Diagnosa siku dilakukan sedikit superior
terhadap bagian dalam siku , dan sedikit
inferior terhadap bagian tsb
Palpasi dilakukan dengn ibu jari tangan
Daerah reflek otak biasanya dipulihkan dng
menusuk titik otak pada bagian depan kepala .
Daerah reflek tulang belakang (spinal)
biasanya dapat dipulihkan dng I somatotop
I somatotop
Jika tulang belakang tertentu nyeri tetapi titik pada
somatotop tidak sensitif, daerah yang sensitif
sebaiknya ditusuk meskipun ttk tsb mewakili tulang
belakang yg lain
Contoh : jika L1 nyeri tp somatotop tdk sensitif, tp L5
sensitif, maka L5 sebaiknya ditusuk
Terkadang thorax ada pd garis yg sama dengan tragus
Bahu, lengan , jari2 tangan bisa menggunakan titik
servical
Tulanf belakang bagian bawah mungkin ditemukan
sedikit anterior atau posterior dibanding gbr, yang
penting adalah kesensitifan titik dan berekurang tingkat
nyeri dari punggung bawah
Gbr basic point
Gbr basic point
Gbr organ sensorik
Saraf cranial
3 titik otak
Diagnosa siku
I somatotop
Neck diagnosa
12 ypsilon
Neck diagnosa
Neck diagnosa
Neck diagnosa