Anda di halaman 1dari 20

U CT I VE

OBS T R
A P N E A
SLE E P Putra
Pramudia
Akbar /J25
SLEEP APNEA DEFINED

Obstructive Sleep Apnea(OSA) is a syndrome characterized


by periodic, partial, or complete obstruction of the upper
airway during sleep.
Obstruksi pada saluran nfas atas yang berasal dari usaha
udara untuk melewati saluran udara yang menyempit atau
tersumbat pada saat tidur selama 10 detik atau lebih
sehingga menyebabkan 2-4 % penurunan saturasi 02
OSA RISK FACTORS
OSA PREDISPOSING CHARACTERISTICS

Predisposing Characteristics of OSA (modified from table 3.Adebola et al.2010)

Patient Male; >50 y old



characteristics
Obesity BMI >30 kg/m2
Neck circumference >40 cm(15.7in.)
ENT conditions Septal deviation,
tonsillar and adenoidal
hypertrophy,
laryngomalacia,
tracheomalacia

Craniofacial Down syndrome,


abnormalities icrognathia,
achondroplasia,
acromegaly,
KEADAAN PATOLOGI
PATHOPHYSIOLOGY:

Tonus otot menurun

Saluran udara menyempit

Resistensi pernafasan meningkat tekanan inspirasi harus


ditingkatkan- usaha bernafas meningkat terjadi
peningkatan tekanan negative intrathorakal

Upper airway collapse


OSA
SYMPTOMS OF OSA
GEJALA

Gejala saat tidur Gejala pagi/siang


Mengeluarkan air liur Mengantuk
saat tidur (drooling) Pusing saat bangun
Mulut kering tidur pagi
Tidur tak nyenyak/ Reflux gastroesofageal
terbangun Tidak bisa konsentrasi
Terlihat henti nafas Penurunan libido
Tersedak atau nafas Impotensi
tersengal saat tidur Bangun tidur tak segar
KLASIFIKASI

Kolaps faring AASM


Tipe 1: penyempitan OSA ringan: AHI 5-15
hanya pada region OSA sedang: AHI 15-30
retropalatal OSA berat: AHI >30
Tipe 2:penyempitan
pada regio retropalatal
dan retroglasal
Tipe 3: penyempitan
hanya pada retroglasal
KLASIFIKASI (RESPIRATORY
DISTURBANCE INDEX DAN BERATNYA
HIPOXEMIA
RDI Saturasi o2
Mild 5-20 >85
Moderate 21-40 65-84
Severe >40 <65
DIAGNOSIS OF OSA
SLEEP STUDY

Polysomnography(sleep study) is the gold standard


(terlihat episode berhentinya aliran udara yang berulang yang
diikuti dengan upaya respirasi continyu)
Monitors to stage sleep:
EEG(electoencephalogram)
EOG(electrooculogram)
EMG(electromyogram)
SLEEP STUDY ADDITIONAL
MONITORS:
Oral and nasal airflow
Respiratory effort (monitors thoracoabdominal motion &
diaphragmatic EMG with pneumography)
Oximetry and capnography
Blood pressure and ECG
Body Position
Sound
Joshi.2007
PREOPERATIVE ASSESSMENT OF OSA:
STOP BANG QUESTIONNAIRE
S(nore) Have you been told you snore loud enough to be heard through a
closed door?

T(ired) Are you often tired or sleepy during the day?

O(bstruction) Do you know if you stop breathing, or has anyone witnessed you
stop breathing while asleep?

P(ressure) Do you have high blood pressure or are you on medication for high
blood pressure?
High risk of OSA if yes to 2 STOP questions
PREOPERATIVE ASSESSMENT OF OSA:
STOP BANG QUESTIONNAIRE
B(MI) Is your BMI > 35?

A(ge) Are you 50 years or older?

N(eck) Is your neck circumference greater than 17 inches?(43cm)

G(ender) Are you male?


High risk of OSA if yes to 3 for combined STOP BANG

STOP BANG is an excellent preoperative tool to screen for OSA.


PENATALAKSAAN

Non bedah Bedah


Trakeostomi (mem- Tonsilektomi dan
bypass bagian saluran adenoidektomi
yang mengalami Uvulopalatofaringoplas
penyumbatan) ti dan
nCPAP (pemberian uvulopalatoplasti
tekanan positif melalui Pembedahan hidung
hidung) (septoplasti, bedah
Perubahan life style sinus)
Somnoplasti
KOMPLIKASI