Anda di halaman 1dari 10

Fisiologi Kulit

Disusun oleh:
Ziaul Fatwa Andini Yusuf
2012730113

KEPANITERAAN KLINIK DEPARTEMEN ILMU PENYAKIT KULIT DAN KELAMIN


FAKULTAS KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA
2017
Faal Kulit
Fungsi Proteksi

Kulit mempunyai bantalan lemak,


ketebalan, serabut jaringan penunjang
yang dapat melindungi tubuh dari
gangguan :
fisis/ mekanis : tekanan, gesekan,
tarikan.
kimiawi : iritan seperti lisol, karbil,
asam, alkali kuat
panas : radiasi, sengatan sinar UV
infeksi luar : bakteri, jamur
Faal Kulit
Beberapa macam perlindungan :
Melanosit : melindungi kulit dari
pajanan sinar matahari
dengan mengadakan tanning
(penggelapan kulit)
Stratum korneum impermeable terhadap
berbagai zat kimia dan air.
Keasaman kulit karena ekskresi keringat
dan sebum : perlindungan kimiawi
terhadap infeksi bakteri maupun jamur
Proses keratinisasi : sebagai sawar
(barrier) mekanis karena sel
mati melepaskan diri secara teratur.
Faal Kulit
Fungsi Absorpsi
Permeabilitas kulit terhadap O2, CO2,
dan uap air memungkinkan kulit ikut
mengambil fungsi respirasi.
Kemampuan absorbsinya bergantung
pada ketebalan kulit, hidrasi,
kelembaban, metabolisme, dan jenis
vehikulum.
Penyerapan melalui celah antar sel,
menembus sel epidermis, melalui
Faal Kulit

Fungsi Ekskresi

Mengeluarkan zat yang tidak berguna bagi tubuh seperti


NaCl, urea, asam urat, dan amonia. Pada fetus, kelenjar lemak
dengan bantuan hormon androgen dari ibunya memproduksi
sebum untuk melindungi kulitnya dari cairan amnion, pada waktu
lahir ditemui sebagai Vernix Caseosa.
Faal Kulit

Fungsi Pembentukan Pigmen

Pada kulit terdapat sel melanosit (sel pembentuk pigmen) yang terdiri
dari butiran pigmen (melanosomes)
Enzim melanosum dibentuk oleh alat golgi
dengan bantuan tirosinase, ion Cu, dan O2
terhadap sinar matahari memengaruhi
melanosum.
Warna kulit dipengaruhi oleh pigmen kulit , tebal-
tipisnya kulit, reduksi Hb dan karoten.
Faal Kulit
Fungsi Persepsi
Kulit mengandung ujung saraf sensori di
dermis dan subkutis. Saraf sensori lebih
banyak jumlahnya pada daerah yang erotik.
Badan Ruffini di dermis dan subkutis =>
peka rangsangan panas
Badan Krause di dermis => peka
rangsangan dingin
Badan Taktik Meissner di papila dermis =>
peka rangsangan rabaan
Badan Merkel Ranvier di epidermis =>
peka rangsangan rabaan
Badan Paccini di epidemis => peka
Faal Kulit
Fungsi Pengaturan Suhu Tubuh
(termoregulasi)

Penyesuaian suhu tubuh diatur oleh pusat


pengaturan medulla oblongata.
Dengan cara vasodilatasi dan vasokontriksi.
Kulit kaya pembuluh darah sehingga
mendapat nutrisi yang baik.
Tonus vaskuler dipengaruhi oleh saraf
simpatis (asetilkolin).
Pada bayi, dinding pembuluh darah belum
sempurna sehingga terjadi ekstravasasi
cairan dan membuat kulit bayi terlihat lebih
Faal Kulit
Fungsi Pembentukan Vitamin D

Kulit mengubah 7 dihidroksi kolesterol


dengan pertolongan sinar matahari.
Kbutuhan vit D tubuh tidak hanya cukup
dari hal tersebut. Pemberian vit D
sistemik masih tetap diperlukan.
Faal Kulit
Fungsi Keratinisasi

Keratinosit dimulai dari sel basal yang


mengadakan pembelahan
Sel basal yang lain akan berpindah ke atas
dan berubah bentuknya menjadi sel
spinosum
Semakin ke atas sel makin menjadi
gepeng dan bergranula menjadi sel
granulosum.
Makin lama inti makin menghilang dan
keratinosit menjadi sel tanduk yang amorf.
Proses ini berlangsung 14-21 hari dan