Anda di halaman 1dari 17

KONSEP TUMOR

MATA
Disusun Oleh:

KELOMPOK 4
DEFINISI TUMOR MATA
Tumor pada mata disebut juga tumor orbita.
Tumor orbita adalah tumor yang menyerang rongga orbita
(tempat bola mata) sehingga merusak jaringan lunak
mata, seperti otot mata, saraf mata dan kelenjar air mata.
Rongga orbital dibatasi sebelah medial oleh tulang yang
membentuk dinding luar sinus ethmoid dan sfenoid.
Sebelah superior oleh lantai fossa anterior, dan sebelah
lateral oleh zigoma, tulang frontal dan sayap sfenoid
besar. Sebelah inferior oleh atap sinus maksilari.
Berdasarkan posisinya tumor mata/orbita
dikelompokkan sebagai berikut:
Tumor eksternal yaitu tumor yang tumbuh di
bagian luar mata
Tumor intraokuler yaitu tumor yang tumbuh di
dalam bola mata
Tumor retrobulber yaitu tumor yang tumbuh di
belakang bola mata
PATHWAY TUMOR MATA
PATHWAYS TUMOR MATA.docx
ETIOLOGI TUMOR MATA
Tumor mata dapat disebabkan oleh berbagai factor,
termasuk faktor genetic yang diyakini ikut
berpengaruh terhadap tumbuhnya tumor. Sebagian
besar tumor mata pada anak-anak bersifat jinak dan
karena perkembangan abnormal. Tumor ganas pada
anak-anak jarang, tetapi bila ada akan menyebabkan
pertumbuhan tumor yang cepat dan prognosisnya
jelek.
MANIFESTASI KLINIS
Nyeri orbital
Proptosis
Pembengkakan kelopak
Palpasi : bisa menunjukkan massa yang menyebabkan
distorsi kelopak.
Gerak mata terbatas
Ketajaman penglihatan terganggu
PEMERIKSAAN PENUNJANG DAN
DIAGNOSTIK
PEMERIKSAAN
PENUNJANG
PEMERIKSAAN DIAGNOSTIK

Foto polos orbit Kartu mata snellen


Humour
CT scan orbit Lapang penglihatan
Tonografi
Venografi orbital Gonioskopi
Oftalmoskopi
Pemeriksaan darah lengkap :
Penatalaksanaan Medis dan
Keperawatan
Penatalaksanaan tumor orbita bervariasi bergantung pada
ukuran, lokasi, dan tipe tumor seperti :
terapi medis (obat-obatan)
tindakan yang lebih radikal yaitu mengangkat secara total
massa tumor
lainnya tidak membutuhkan terapi.
radioterapi (sinar) dan kemoterapi.
Penatalaksanaan tumor berdasarkan
ganas atau tidaknya tumor
Tumor jinak memerlukan Tumor ganas: memerlukan
eksisi, namun bila kehilangan biopsi dan radioterapi. Limfoma
penglihatan merupakan hasil juga bereaksi baik dengan
yang tak dapat dihindarkan, kemoterapi. Terkadang lesi
dipikirkan pendekatan terbatas (misal karsinoma
konservatif kelenjar lakrimal) memerlukan
reseksi radikal.
Pendekatan operatif
Orbital medial, untuk tumor anterior, terletak dimedial
saraf optik.
Transkranial-frontal, untuk tumor dengan perluasan
intrakranial atau terletak posterior dan medial dari saraf
optik.
Lateral, untuk tumor yang terletak superior, lateral, atau
inferior dari saraf optik
Komplikasi
Glaukoma Keratitis

Keratitis ulseratif
Patofisiologis
Tumor orbita dapat disebabkan oleh berbagai faktor,
termasuk faktor genetik yang diyakini ikut berpengaruh
terhadap tumbuhnya tumor. Sebagian besar tumor orbita
pada anak-anak bersifat jinak dan karena perkembangan
abnormal. Tumor Orbita meningkatkan volume intraokular
dan mempengaruhi masa. Meskipun masa secara
histologis jinak, itu dapat mengganggu pada struktur
orbital atau yang berdekatan dengan mata. Dan bisa juga
dianggap ganas apabila mengenai struktur anatomis.
ASKEP PADA
KLIEN TUMOR
MATA
Pengkajian
Identitas klien
Riwayat kesehatan klien
a. Riwayat Kesehatan Dahulu
b. Riwayat Kesehatan Keluarga
c. Riwayat Kesehatan Sekarang
pengkajian fisik
Pengkajian pola fungsional gordon
Dasar Data Pengkajian Mata Pada Klien
Aktivitas/ Istirahat
Gejala perubahan aktivitas biasanya / hobi sehubungan dengan gangguan
penglihatan
Makanan/ cairan
Mual / muntah (glaucoma akut)
Neurosensori
Gejala Gangguan penglihatan (kabur/ tak jelas),
Tanda Tampak kecoklatan atau putih susu pada pupil (katarak). Pupil
menyempit dan merah / mata keras dengan kornea berawan (glaucoma akut).
Peningkatan air mata.
Nyeri/ kenyamanan
Gejala Ketidaknyamanan ringan/ mata berair (glaukoma kronis). Nyeri tiba-
tiba/ berat menetap atau tekanan pada sekitar mata, sakit kepala (glaucoma akut),
Asuhan Keperawatan
Asuhan Keperawatan tumor mata.docx
TERIMA KASIH