Anda di halaman 1dari 18

ASPEK KULTURAL

MASYARAKAT DESA
KEBUDAYAAN
O Obyek studi Sosiologi adalah

O masyarakat

O Masyarakat tdak dapat dilepaskan dari

kebudayaan
OMenurut Horton dan Hunt
masyarakat adalah suatu
organisasi manusia yang saling
berhubungan satu sama
lain,sedangkan kebudayaan
adalah sistem norma dan nilai
yang terorganisasi yang
menjadi pegangan masyarakat
tersebut
O Menurut Ralp Linton kebudayaan secara
umum diartikan way of life suatu
masyarakat .dalam pengertian tidak
sekedar bagaimana cara orang untuk
bisa hidup secara biologis,melainkan
mencakup way of thinking (cara
berpikir,bercipta), way of feeling (cara
berasa, mengekspresikan rasa), dan way
of doing (cara berbuat, berkarya).

O Selo Soemardjan dan Soelaeman


soemardi mendefinisikan kebudayaan
sebagai semua hasil karya, rasa dan cipta
masyarakat.
KEBUDAYAAN TRADISIONAL
MASYARAKAT DESA
O Diferensiasi dalam komunitas
petani berdasar atas perbedaan
tingkat perkembangan
masyarakatnya,jenis tanaman yang
mereka tanam,teknologi yang
mereka gunakan ,sistem pertanian
yang mereka pakai, topografi atau
kondisi fisik geografi lainya.
O Dalam masyarakat petani umumnya
terdapat dua perbedaaan antara
petani bersahaja atau petani
tradisional (termasuk golongan
peasant) dan petani moderen
(termasuk farmer atau agricultural
entrepreneur).
O Petani bersahaja atau tradisional yaitu
kaum petani yang masih tergantung
dan dikuasai alam karena rendahya
tingkat pengetahuan dan teknologi
mereka.produksi mereka lebih
ditujukan untuk sebuah usaha
O Petani Farmer atau agricultural
entrepreneur adalah golongan
petani yang usahanya ditujukan
untuk mengejar keuntungan.
Mereka menggunakan teknologi
dan sistem pengelolaan .atau
mengelola dalam bentuk
agribisnis, agroindustri dan
bentuk moderen lainnnya.
O Menurut Paul H. Landis, sejauhmana besar kecilnya
pengaruh alam terhadap pola kebudayaan
masyarakat desa akan ditentukan oleh :
O Sejauhmana ketergantungan mereka terhadap
pertanian
O Tingkat teknologi mereka
O Sistem produksi yang diterapkan

O Ketiga faktor tersebut menjadi faktor determinan


bagi terciptanya kebudayaan tradisional yakni
kebudayaan tradisional akan tercipta apabila
masyarakat amat tergantung kepada
pertanian,tingkat teknologinya rendah dan
produksiny hanya utk memenuhi kebutuhan
keluarga
O Menurut Paul Landis Ciri-ciri kebudayaan
tradisional masyarakat desa adalah :
O Konsekuensi dari ketidakberdayaan mereka
terhadap alam,maka masyarakat desa
mengembagkan adaptasi yg kuat terhadap
lingkungan alamnya.pertanian sangat
tergatung pada keadaan dan jenis
tanah,tingkat kelembaban,curah
hujan,ketinggian tanah,dll
O Pola adaptasi yang pasif terhadap
lingkungan alam berkaitan dengan
rendahnya tingkat inovasi masyarakatnya
O Faktor alam juga mempengaruhi
kepribadian masyarakatnya
O Pengaruh alam juga terlihat pada pola
kebiasaan hidup yang lamban. Kebiasaan
hidup yang lamban karena mereka sangat
dipengaruhi oleh alam yang lamban.
O Dominasi alam yg kuat terhadap masyarakat
desa juga mengakibatkan tebalnya
kepercayaan mereka terhadap takhyul
O Sikap yang pasif masyarakat desa terhadap
alam nampak dlm aspek kebudayaan material
mereka yang relatif rendah.misalnya pada
arsitektur rumah
O Ketundukan masyarakat desa terhadap alam
menyebabkan rendahnya kesadaran mereka
akan waktu
O Besarnya pengaruh alam juga
mengakibatkan orang desa cenderung
praktis,artinya mereka tidak begitu
mengindahkan segi keindahan,kurang
mengindahkan etika dalam pergaulan satu
sama lain

O Besar kecilnya pengaruh alam


tergantung pada sejauhmana
ketergantungan mereka terhadap
alam,tigkat teknologi mereka dan
sistem produksi yang diterapkan
PEASAN DAN SUBSISTENSI
O Menurut Eric R Wolf, Peasan adalah penghasil-
penghasil pertanian yang mengerjakan tanah
secara efektif, yang melakukan pekerjaan itu
sebagai nafkah hidupnya, bukan sebagai
bisnis yang bersifat mencari keuntungan.
O Menurut Raymont Firth, peasan memiliki
referensi keeekonomian, adalah suatu sistem
yang berskala kecil dengan teknologi dan
peralatan sederhana, hanya memproduksi utk
mereka sendiri yang hidupnya
subsistem.usaha pokok utk nafkah hidupnya
ialah dengan mengolah tanah
O Menurut E. Rogers ciri-ciri peasan adalah :
O Petani produsen yang subsistem,sekedar
memenuhi kebutuhan sendiri(keluarga),
tidak untuk mencari keuntungan
O Orientasinya yang cenderung pedesaan
dan tradisional tetapi memiliki keterkaitan
erat ke kebudayaan kota atau pusat
kekuasaan tertentu
O Jarang mencukupi kebutuhan diri sendiri
SUBSISTENSI
O Subsistensi secara umum diartikan
sebagai cara hidup yang cenderung
minimalis .Usaha-usaha yang
dilakukan cenderung untuk sekedar
hidup.
O Pertanian subsistensi menurut
Wharton adalah suatu unit yang
dapat berdiri dan mencukupi diri
sendiri dimana semua produksi
dikonsumsi dan tdk ada yg dijual dan
juga tidak ada pengguna atau
penghasil barang dan pelayanan dari
O Seberapa jauh fenomena peasan eksis
di Indonesia.
O Peasan yg dimaksudkan yaitu memiliki
ciri-ciri :
O Usaha pertanian yang lebih ditujukan
untuk pemenuhan kebutuhn keluarga,
bukan untuk mengejar keuntungan
yaitu belum sepenuhnya meggunakan
teknologi moderen dan sikap hidupnya
masih subsisten, lebih berorientasi
kepada cara hidup yang tergolong
tradisional tetapi merupakan bagian
dari budaya kota atau pusat kekuasaan
tertentu dan tidak bersifat mandiri.
O Dikaitkan dengan ciri-ciri peasan tsb,
tidak semua petani di Indonesia
dapat dipilah kedalam beberapa
kelompok. Seringkali garis besarnya
dibedakan antara jawa dengan petani
sawahnya dan luar jawa dengan
petani ladang dan perkebunan.

O Apakah petani perkebunan termasuk


golongan peasan?
O Dilihat dari latar belakang Indonesia mengenal
dua macam perkebunan yakni tradisional dan
moderen.
O Petani ladang terdiri atas :
O Petani ladag berpindah dipedalaman (tertutup)
atau pencocok tanam. Mereka ini juga brsifat
subsisten seperti peasan,namun bukan
merupakan bagian dari suatu budaya kota atau
pusat kekuasaan tertentu.
O Petani ladang yang telah terkena pengaruh
pertanian perkebunan dengan tanaman
eksportnya.kelompok petani ini
membudidayakan tanaman yg
menguntungkan,baik dalam bentuk ladang
maupun perkebunan rakyat,seperti karet,kopi
per

O Selain cara hidup dan sistem mata


pencaharian masyarakat juga ada faktor
lain yang mempengaruhi kebudayaan
yaitu agama atau kepercayaan ,adat
istiadat.
O DiIndonesia ada desa yang
masyarakatnya terintegrasikan berdasar
iktan darah dan ada pula berdasarkan
ikatan daerah.
O Desa yg integrasi masyarakatnya
didasarkan atas ikatan darah umumnya
memiliki adat istiadat atau tradisi yg
jelas dan kuat.desa ini memiliki
kekerabatan yg jelas beserta keluarga
meluas.