Anda di halaman 1dari 14

SOSIALISASI

PERMENKES. RI. NO. 15 TAHUN


2016
TENTANG
ISTITHOAH KESEHATAN JEMAAH HAJI
PERMENKES NO. 15
TAHUN 2016
DASAR HUKUM Jemaah Haji adalah Warga Negara Indonesia, beragama Islam
dan telah mendaftarkan diri untuk menunaikan ibadah haji
PASAL 1 sesuai dengan persyaratan yang di tetapkan .

PASAL 2 ISTITHOAH adalah kemampuan jemaah haji secara


PASAL 3 jasmaniah, ruhaniah, pembekalan dan keamanan untuk
PASAL 4
KETENTUAN UMUM
menunaikan ibadah haji tanpa menelantarkan kewajiban ter
PASAL 5 hadap keluarga.
PASAL 6
PASAL 7 ISTITHOAH KESEHATAN JH adalah Kemampuan Jemaah
BAB I

Haji dari aspek kesehatan yang meliputi fisik dan mental yang
PASAL 8
terukur dengan pemeriksaan yang dapat
PASAL 9 dipertanggungjawabkan sehingga Jemaah Haji dapat
PASAL 10 menjalankan ibadahnya sesuai dengan tuntutan agama Islam
PASAL 11
PASAL 12 Pemeriksaan Kesehatan JH adalah rangkaian kegiatan
PASAL 13 penilaian status kesehatan Jemaah Haji yang diselenggarakan
secara komprehensif.
PASAL 14
PASAL 17
Pembinaan Istithoah Kesehatan Haji adalah serangkaian
PASAL 18 kegiatan terpadu, terencana, terstruktur dan terukur, diawali
PASAL 19 dengan pemeriksaan kesehat an pada saat mendaftar menjadi
PASAL 20 jemaah haji sampai masa keberangkatan ke Arab Saudi
PERMENKES. NO. 15
TAHUN 2016
DASAR HUKUM
PASAL 1 Terhadap Jemaah Haji harus
PASAL 2
PASAL 3 dilakukan Pemeriksaan Kesehatan
PASAL 4 dan Pembinaan Kesehatan Jemaah
KETENTUAN UMUM
PASAL 5
PASAL 6 Haji dalam rangka Istithoah
PASAL 7
PASAL 8 Kesehatan Haji.
BAB I

PASAL 9
PASAL 10
PASAL 11
PASAL 12
PASAL 13
PASAL 14
PASAL 17
PASAL 18
PASAL 19
PASAL 20
PERMENKES. NO. 15
TAHUN 2016
DASAR HUKUM
PASAL 1 1) Dalam rangka penyelenggaraan
PASAL 2
PASAL 3 Istithaah Kesehatan Haji Dinas
PASAL 4
KETENTUAN UMUM
Kesehatan Kab/Kota membentuk
PASAL 5
PASAL 6
Tim Penyelenggara Kesehatan Haji
PASAL 7
PASAL 8
BAB I

PASAL 9
PASAL 10
1) Tim Penyelenggara Kesehatan Haji
PASAL 11 melakukan Pemeriksaan kesehatan
PASAL 12
PASAL 13 dan Pembinaan Kesehatan Jemaah
PASAL 14
PASAL 17
Haji di Puskesmas atau Rumah
PASAL 18 Sakit yang ditunjuk
PASAL 19
PASAL 20
PERMENKES. NO. 15
TAHUN 2016
DASAR HUKUM
PASAL 1 Pemeriksaan Kesehatan
PASAL 2

PEMERIKSAAN KESEHATAN DLAM RANGKA


PASAL 3 dilakukan sebagai dasar
ISTITHAAH KESEHATAN JEMAAH HAJI
PASAL 4
PASAL 5 pelaksanaan Pembinaan
PASAL 6 Kesehatan Jemaah Haji dalam
PASAL 7
PASAL 8 rangka Istithoah Kesehatan
BAB II

PASAL 9
PASAL 10 Jemaah Haji
PASAL 11
PASAL 12
PASAL 13
PASAL 14
PASAL 17
PASAL 18
PASAL 19
PASAL 20
PERMENKES. NO. 15
TAHUN 2016
DASAR HUKUM Tahapan pemeriksaan kesehatan jemaah haji
PASAL 1 meliputi beberapa tahap :
PASAL 2
1.Tahap Pertama; dilaksanakan oleh Tim

PEMERIKSAAN KESEHATAN DLAM RANGKA


PASAL 3

ISTITHAAH KESEHATAN JEMAAH HAJI


PASAL 4 Penyelenggara Kesehatan Haji
PASAL 5 Kabupaten/Kota di puskesmas dan/atau
PASAL rumah sakit pada saat jemaah Haji melakukan
6 pendaftaran untuk mendapatkan nomor porsi.
PASAL 7
2.Tahap Kedua; dilaksanakan oleh Tim
PASAL 8
BAB II

PASAL 9 Penyelenggara Kesehatan Haji


PASAL 10 Kabupaten/Kota di puskesmas dan/atau
PASAL 11 rumah sakit pada saat pemerintah telah
PASAL 12 menentukan kepastian keberangkatan Jemaah
PASAL 13 Haji pada tahun berjalan
PASAL 14
PASAL 17 3.Tahap Ketiga. dilaksanakan oleh PPIH
PASAL 18 Embarkasi Bidang Kesehatan di embarkasi
PASAL 19 pada saat Jemaah Haji menjelang
PASAL 20 pemberangkatan.
PERMENKES. NO. 15
TAHUN 2016
DASAR HUKUM
PASAL 1 1) Berdasarkan Pemeriksaan Kesehatan
PASAL 2 tahap pertama ditetapkan status
PEMERIKSAAN KESEHATAN DLAM RANGKA
PASAL 3
kesehatan Jemaah Haji Risiko Tinggi
ISTITHAAH KESEHATAN JEMAAH HAJI
PASAL 4
PASAL 5 atau Tidak Risiko Tinggi.
PASAL 6
PASAL 7 2) Status Kesehatan Risiko Tinggi
PASAL 8 ditetapkan bagi Jemaah Haji dengan
BAB II

PASAL 9 kriteria:
PASAL 10
PASAL 11 a. berusia 60 tahun atau lebih;
PASAL 12 dan/atau
PASAL 13
PASAL 14
b. memiliki faktor risiko kesehatan
PASAL 17 dan gangguan kesehatan yang
PASAL 18 potensial menyebabkan
PASAL 19 keterbatasan dalam
PASAL 20
melaksanakan ibadah haji.
PERMENKES. NO. 15
TAHUN 2016
DASAR HUKUM
PASAL 1 Berdasarkan Pemeriksaan kesehatan
PASAL 2 tahap kedua ditetapkan Istithoah
PEMERIKSAAN KESEHATAN DLAM RANGKA
PASAL 3
Kesehatan Jemaah Haji.Istithoah
ISTITHAAH KESEHATAN JEMAAH HAJI
PASAL 4
PASAL 5 Kesehatan Jemaah Haji meliputi:
PASAL 6
1)Memenuhi Syarat Istithoah
PASAL 7
PASAL 8 Kesehatan Haji.
BAB II

PASAL 9 2)Memenuhi Syarat Istithoah


PASAL 10 Kesehatan Haji dengan pendampingan
PASAL 11
PASAL 12 3)Tidak Memenuhi Syarat Istithoah
PASAL 13 Kesehatan Haji untuk Sementara; atau
PASAL 14
PASAL 17 4)Tidak Memenuhi Syarat Istithoah
PASAL 18 Kesehatan Haji.
PASAL 19
PASAL 20
PERMENKES. NO. 15
TAHUN 2016
DASAR HUKUM
PASAL 1 1) Jemaah Haji yang ditetapkan Memenuhi
PASAL 2 Syarat Istithoah Kesehatan Haji

PEMERIKSAAN KESEHATAN DLAM RANGKA


PASAL 3 merupakan Jemaah Haji yang memiliki

ISTITHAAH KESEHATAN JEMAAH HAJI


PASAL 4 kemampuan mengikuti proses ibadah haji
PASAL 5 tanpa bantuan obat, alat, dan/atau orang
PASAL 6 lain dengan tingkat kebugaran jasmani
PASAL 7
PASAL 8
setidaknya dengan kategori cukup
PASAL 9
BAB II

PASAL 10 2) Penentuan tingkat kebugaran dilakukan


PASAL 11 melalui pemeriksaan kebugaran yang
PASAL 12 disesuaikan dengan karakteristik individu
PASAL 13 Jemaah Haji
PASAL 14
PASAL 17
PASAL 18 3) Jemaah Haji sebagaimana dimaksud pada
PASAL 19 ayat (1) wajib berperan aktif dalam
PASAL 20 kegiatan promotif dan preventif
PERMENKES. NO. 15
TAHUN 2016
DASAR HUKUM
PASAL 1 Jemaah Haji yang ditetapkan
PASAL 2

Memenuhi Syarat Istithoah


PEMERIKSAAN KESEHATAN DLAM RANGKA
PASAL 3
Kesehatan Haji dengan
ISTITHAAH KESEHATAN JEMAAH HAJI
PASAL 4
PASAL 5 Pendampingan merupakan Jemaah
PASAL 6
PASAL 7 Haji dengan kriteria :
PASAL 8
PASAL 9
BAB II

PASAL 10 berusia 60 tahun atau lebih;


PASAL 11 dan/atau
PASAL 12 menderita penyakit tertentu yang
PASAL 13
PASAL 14 tidak masuk dalam kriteria Tidak
PASAL 17
PASAL 18
memenuhi syarat Istithoah
PASAL 19 sementara dan/atau tidak
PASAL 20

memenuhi syarat Istithaah.


PERMENKES. NO. 15
TAHUN 2016
DASAR HUKUM
Jemaah Haji yang ditetapkan Tidak Memenuhi Syarat
PASAL 1
Istithoah Kesehatan Haji untuk Sementara
PASAL 2
merupakan Jemaah Haji dengan kriteria :

PEMERIKSAAN KESEHATAN DLAM RANGKA


PASAL 3 Tidak memiliki sertifikat vaksinasi Internasional (ICV)

ISTITHAAH KESEHATAN JEMAAH HAJI


PASAL 4
yang sah;
PASAL 5
Menderita penyakit tertentu yang berpeluang sembuh,
PASAL 6
antara lain Tuberkulosis sputum BTA
PASAL 7
Positif,TuberculosisMulti Drug Resistance,Diabetes
PASAL 8 MelitusTidak Terkontrol, Hipertiroid, HIV-AIDS dengan
PASAL 9 Diare Kronik, Stroke Akut, Perdarahan Saluran Cerna,
BAB II

PASAL 10 Anemia Gravis;


PASAL 11 Suspek dan/atau konfirm penyakit menular yang

PASAL 12 berpotensi wabah;


Psikosis Akut;
PASAL 13
Fraktur tungkai yang membutuhkan Immobilisasi;
PASAL 14
Fraktur tulang belakang tanpa komplikasi neurologis;
PASAL 17
PASAL 18 atau
hamil yang diprediksi usia kehamilannya pada saat
PASAL 19
PASAL 20 keberangkatan kurang dari 14 minggu atau lebih dari
26
PERMENKES. NO. 15
TAHUN 2016
DASAR HUKUM
PASAL 1 Kriteria Jemaah Haji yang ditetapkan Tidak
PASAL 2 Memenuhi Syarat Istithoah Kesehatan Haji
merupakan Jemaah Haji, antara lain :
PEMERIKSAAN KESEHATAN DLAM RANGKA
PASAL 3

ISTITHAAH KESEHATAN JEMAAH HAJI


PASAL 4 Kondisi klinis yang dapat mengancam jiwa,
PASAL 5 antara lain Penyakit Paru Obstruksi Kronis
PASAL 6 (PPOK) derajat IV, Gagal Jantung Stadium
PASAL 7 IV,Chronic Kidney DiseaseStadium IV
PASAL 8 denganperitoneal dialysis/ hemodialisis reguler,
PASAL 9
AIDS stadium IV dengan infeksi oportunistik,
BAB II

PASAL 10
StrokeHaemorhagicluas;
PASAL 11
Gangguan jiwa berat antara lain skizofrenia
PASAL 12
berat, dimensia berat, dan retardasi mental
PASAL 13 berat;
PASAL 14 Jemaah dengan penyakit yang sulit diharapkan
PASAL 17
kesembuhannya, antara lain keganasan stadium
PASAL 18
akhir,Tuberculosis Totaly Drugs
PASAL 19
PASAL 20 Resistance(TDR), sirosis atauhepatoma
decompensata.
PERMENKES. NO. 15
TAHUN 2016
DASAR HUKUM
PASAL 1
PASAL 2
1) Pembinaan masa keberangkatan

PEMBINAAN DALAM RANGKA ISTITHAAH KES.


PASAL 3 dilakukan kepada Jemaah Haji yang
PASAL 4 akan berangkat pada tahun berjalan.
PASAL 5
PASAL 6
PASAL 7 2) Jemaah haji yang dimaksud
PASAL 8
JEMAAH HAJI

PASAL 9 merupakan Jemaah Haji dengan


BAB III

PASAL 10 penetapan :
PASAL 11 a. memenuhi syarat Istithoah
PASAL 12 Kesehatan Haji;
PASAL 13
PASAL 14 b. memenuhi syarat Istithoah
PASAL 17 Kesehatan Haji dengan
PASAL 18 pendampingan; atau
PASAL 19 c. tidak memenuhi syarat Istithoah
PASAL 20 Kesehatan Haji untuk sementara.
TERIMA KASIH