Anda di halaman 1dari 5

Analisa Kasus, An.

N 10 thn th Dx
Thalassemia
Pucat

Produksi rantai globin beta tidak ada atau


hemoglobin yang dibentuk pucat atau
anemia atau kadar Hbnya rendah.
Oksigenasi lemas dan malas beraktivitas.

Perut membesar

Limpa bersihkan sel darah yang rusak kerja


limpaberat Splenomegali.
Selain itu tugas limpa lebih diperberat untuk
memproduksi sel darah merah lebih banyak.
Analisa Kasus, An. N 10 th Dx
Thalassemia
Transfusi 4 minggu sekali. Indikasi:
Anemia kronis dg Hb < 7 mg/dL.
Hambatan pertumbuhan tidak sesuai dg tinggi
dan berat badan.
Destruksi dini rbc membangun bentuk tubuh &
pertumbuhan berubah fx sumsum tulang merah yang
menghasilkan rbc.
Massa jar. eritropetik membesar tetapi inefektif
menghabiskan nutrient menyebabkan retardasi
pertumbuhan.
Penimbunan besi merusak organ endokrin sehingga
terjadi kegagalan pertumbuhan dan gangguan pubertas.
Analisa Kasus, An. N 10 th Dx
Thalassemia
Hasil Hb pasien 5,9 gr/dl.
Hemolisis eritrosit yang imatur
MCV dan MCH yang rendah
Transfusi PRC 410 cc.
4 x BB x Hb = 4 x 25 x 4,1 = 410 cc,
dengan pemberian 1 x 250 cc,
Dilanjutkan 1 x 160 cc agar tidak terjadi
hipervolemia
Analisa Kasus, An. N 10 th Dx
Thalassemia
Asam folat
Membantu pematangan rbc. Dosis
pemberian 2-5 mg/hari.
Vitamin E
Antioksida untuk menangkap radikal bebas
yang disebabkan oleh penumpukan feritin
di dalam tubuh. Dosis 200-400 IU/hari.
Ferriprox deferiprone
Terapi kelebihan besi di dalam tubuh.
Analisa Kasus, An. N 10 th Dx
Thalassemia
Saran
Vitamin C
Cek DL pasca transfusi.
Test ferritin serum, TIBC tiap 1-3 bulan.
Cek SGOT/SGPT Fx hepar.
Cek GDS Fx pankreas.
Echocardograf
Px Hb analisa kedua orangtua.