Anda di halaman 1dari 12

Parotitis Bakterial

Agneska Ernestia
111 0211 018
Pendahuluan
Kelenjar parotis adalah kelenjar yg
memproduksi saliva
Saliva yg dihasilkan keluar melalui duktus yg
berada di kedua sisi pipi dan biasanya
setingkat dengan gigi belakang atas
Parotitis adalah peradangan pd salah satu
atau kedua kelenjar parotis.
Etiologinya adalah agen infeksius atau non
infeksius yg secara umum memberikan gx
klinis yg sama
Definisi
Peradangan dan pembengkakan pada kelenjar
parotis, submandibula, dan lingual yg
disebabkan oleh bakteri
Etiologi
Bakteri yg mjd penyebab adalah
Staphylococcus aureus
Streptococcus pyogenes
Epidemiologi
Tingkat mortalitas 80%
Dulu sering tjd pd pasien pasca operasi yg
lemah dan mengalami dehidrasi
Kini sering tjd pd pasien paska radioterapi
atau pasien dgn immunocompromised
Klasifikasi
Akut
ditandai dgn perkembangan nyeri dan
pembengkakan yg cepat
sering pd anak-anak dan lansia

Kronis
ditandai dgn episode berulang dr pembengkakan
dan lebih lambat
sering pd orang dewasa
Parotitis Bakterial Mumps

Etiologi karena bakteri Etiologi karena virus

Kulit di atas kelenjar tampak Kulit di atas kelenjar tidak merah


merah
Fluktuasi (+), tampak pus keluar Fluktuasi (-), tidak ada pus
dari duktus dgn sendrinya atau
bila kelenjar dipijat

Demam lebih menonjol Subfebris

Neutrofil >>> Limfosit >>>

Orkitis (-) Orkitis (+)

Sepsis (+) Sepsis (-)


Gejala Klinis
Gejala Umum
nyeri pd wajah yg berasal dari seluruh sudut rahang
merasa tidak nyaman

Gejala Tambahan
demam
eritema pd leher atas
eritema pd sisi wajah
sulit buka mulut
penurunan rasa
mulut kering
wajah bengkak
Tatalaksana
Farmakologi
Antibiotik klindamisin (900 mg i.v atau 300 mg
p.o) selama 7-10 hari
Analgesik

Non farmakologi
Bedrest
Rehidrasi
Kompres dingin
Komplikasi
Postparotidectomy, facial palsy
Abses
Kerusakan/pembusukan gigi
Pencegahan
Oral hygiene yg baik

Pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut secara

teratur