Anda di halaman 1dari 26

Oleh Kelompok 2:

1.Riris Ika Wulandari ( 837371904 )

2.Siti Chuzniwati ( 837368558 )

3.Sovy Oktavianti ( 837369567 )

4.Shofrotul Zainiyah ( 837373076 )

5.Winda Tri Aprilianti ( 837373116 )


Modul 5 & 6
Karakteristik Perkembangan Siswa SD

Layanan Pendidikan Bagi Siswa SD


MODUL 5
Karakteristik Belajar Siswa SD
KB 1 : Bentuk-bentuk
kegiatan belajar yang biasa
dilakukan siswa SD
A. BELAJAR MENEMUKAN
- Menggunakan metode Discovery Learning
- Menggunakan metode Experimental Method
B. BELAJAR MENYIMAK
C. BELAJAR MENIRU
D. BELAJAR MENGHAFAL
- Siswa diberi bekal pengetahuan berpikir logis serta sistematis.
E. BELAJAR MERANGKAI
- Melalui permainan aneka jenis binatang dan karakteristiknya
F. BELAJAR MENGAMALKAN
- Diterapkan pada pelajaran PPKN dan Agama
G. BELAJAR MENGANALISIS
- Menggunakan permainan teka teki atau tebak-tebakan
H. BELAJAR MERESPON
- Memberikan pertanyaan seputar kejadian yang dialami siswa
sehari-hari.
I. BELAJAR MENGORGANISASIKAN
- Membiasakan siswa berpikir dalam bentuk skema, yang
sesuai dengan teori humanistik yang dikemukakan oleh
Rogers.
J. BELAJAR MENGAMBIL KEPUTUSAN
- Menggunakan metode poblem solving
K. BERLATIH
- Murid diajak untuk bermain peran, misalnya: mengajak
siswa untuk praktik jual beli di warung sekolah.
L. BELAJAR MENGHAYATI
Kemampuan menghayati dapat dikembangkan melalui mata
pelajaran kesenian, yaitu dengan cara menghayati suatu
peran/tokoh dalam cerita atau menghayati makna yang
terkandung dalam sebuah lagu.

M. BELAJAR MENGAMATI
Dengan cara mengajak siswa untuk mengenal ekosistem
perairan laut dengan mengunjungi pantai
KB 2 : Motivasi belajar
siswa
Pengertian motivasi
Kata motif merupakan kata dasar dari Motivasi yang berarti
upaya yang mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu.
Mengandung 3 hal penting, yaitu:
1. hal yang mengawali perubahan energi seseorang
2. motivasi ditandai dengan adanya rasa
3. pemahaman motivasi sebagai respon dari suatu aksi
Teori yang berkaitan dengan motivasi menurut
Abraham Maslow
1.Kebutuhan Fisiologis
2.Kebutuhan akan keamanan
3.Kebutuhan akan cinta dan kasih
4.Kebutuhan akan penghargaan
5.Kebutuhan untuk mewujudkan diri sendiri
Fungsi Motivasi
1.Sebagai motor penggerak dari setiap
kegiatan
2.Dapat memberikan arah dan kegiatan
3.Dapat menjadi alat untuk menyeleksi
perbuatan
4.Sebagai pendorong untuk usaha
Jenis-jenis Motivasi
1.Motivasi Instrinsik, yaitu alat
pendorong yang ada pada diri
seseorang itu sendiri
2.Motivasi Ekstrinsik, yaitu pendorong
yang bearsal dari luar diri individu
Bentuk dan cara yang dapat menumbuhkan
motivasi dalam kegiatan belajar di sekolah
1. Pemberian hadiah
2. Nilai
3. Pujian
4. Hukuman
5. Ulangan
6. Ego involvement
7. Mengetahui hasil
8. Hasrat untuk belajar
9. Minat
10.Tujuan yang diakui
Gaya belajar siswa yang perlu
dipahami
1.Siswa yang berorientasi pada visual
2.Siswa yang berorientasi pada suara
3.Siswa yang berorientasi pada benda
yang dimanipulasi
Beberapa cara / kebiasaan guru yang efektif
untuk meningkatkan motivasi siswa
menurut Agus Sampurno, antara lain:
1. Konsistensi
2. Perlakuan siswa sebagai individual
3. Jadikan lingkungan fisik kelas bernuansa belajar
4. Lakukan penilaian terhadap siswa sesering
mungkin
5. Dapatkan umpan balik dari cara anda mengajar
dan bekerja
MODUL 6
LAYANAN PENDIDIKAN BAGI SISWA SD

KB 1: PRINSIP-PRINSIP BIMBINGAN DI SEKOLAH


DASAR
A.PENGERTIAN BIMBINGAN

Bimbingan diartikan sebagai suatu proses


membantu individu siswa untuk dapat memahami
diri, mengenal lingkungan dan merencanakan masa
depannya, sehingga diharapkan dapat mencapai
perkembangan yang optimal sebagai pribadi dan
sebagai anggota masyarakat yang demokratis.
B. TUJUAN BIMBINGAN DI
SEKOLAH DASAR

1) Tujuan Umum, terwujudnya manusia


Indonesia seutuhnya yang cerdas,
beriman, bertakwa kepada Tuhan YME,
berbudi luhur, kesehatan jasmani, rohani,
mandiri, tanggung jawab,
kemasyarakatan, dan kebangsaan.
2) Tujuan Khusus, siswa dapat memahami
diri sendiri sehingga mampu mengatasi
masalah dan kesulitan yang dialami, dan
menyesuaikan diri dengan lingkungan.
C. FUNGSI BIMBINGAN
DISEKOLAH

1. Fungsi Pengungkapan
2. Fungsi Penyaluran
3. Fungsi Penyesuaian
4. Fungsi Pencegahan
5. Fungsi Perkembangan
6. Fungsi Perbaikan
D. PRINSIP-PRINSIP BIMBINGAN
DI SD
1. Bimbingan untuk semua
2. Bimbingan dilaksanakan oleh semua guru kelas
3. Bimbingan diarahkan untuk Perkembangan
Kognitif dan Afektif.
4. Bimbingan Diberikan secara Insidental dan
Informal
5. Bimbingan Ditekankan pada Tujuan Belajar dan
Kebermaknaan Belajar
6. Bimbingan Difokuskan pada Aset
7. Bimbingan terhadap Proses Pendewasaan
8. Program Bimbingan Dilaksanakan secara
Bersama
E. PERAN GURU DALAM
PROGRAM
BIMBINGAN DAN KONSELING
Peranan guru sebagai seorang pengajar,
pendidik dan juga sebagai pembimbing dapat
diwujudkan dalam bentuk membimbing siswa,
menentukan tujuan yang hendak dicapainya,
dan membimbing dalam menilai
keberhasilannya dalam pendidikan.
Menurut Traxler (dalam HM Surya , 2005)
dikatakan bahwa dalam menjalankan tugas,
seorang guru telah melakukan tugas rangkap
dalam mengajar sekaligus melakukan
bimbingan.
KB : 2
BERBAGAI LAYANAN PENDIDIKAN
UNTUK ANAK SD

A. LAYANAN PENDIDIKAN UNTUK ANAK


BERBAKAT
Pengertian Anak Berbakat
Layanan pendidikan anak berbakat
1. Pengidentifikasian anak berbakat
2. Layanan anak berbakat
3. Strategi pembelajaran dan model layanan
4. Layanan perkembangan kreativitas
5. Stimulasi imajianasi dan proses inkubasi
B. LAYANAN PENYANDANG
KELAINAN FISIK

Jenis-jenis Kelainan Fisik


a. Tunanetra
b. Tunarungu
c. Tunadaksa
Layanan bimbingan terhadap penyandang
kelainan fisik
a. Layanan terhadap tunanetra
b. Layanan terhadap tunarungu
c. Layanan terhadap tunarungu
C. LAYANAN TERHADAP ANAK
DENGAN GANGGUAN PSIKOLOGI

Pengertian tunalaras
Gejala perilaku menyimpang
a. Suka jahil
b. Suka iri hati
c. Suka menyela
d. Agresif
Penyebab perilaku menyimpang
a. Tidak mendapat perhatian
b. Disepelekan
c. Kehadiran tidak dianggap

Cara mengatasi anak yang berperilaku


menyimpang
a. Lakukan pendekatan kasih sayang
b. Perspektif terhadap perasaan anak
c. Dengarkan suara hati anak
d. Binahlah kasih sayang antar anak
D. LAYANAN KEGIATAN EKSTRA
KURIKULER

1. Pengertian : dilakukan di luar jam pelajaran.


2. Tujuan ekstra kurikuler : siswa diharapkan
mampu mengaitkan antara pengetahuan dan
kebutuhan lingkungan.
3. Jenis kegiatan ekstra kurikuler : pramuka, UKS,
PMR, olahraga, kesenian.
4. Manfaat kegiatan ekstra kurikuler : siswa
memperoleh pengembangan fisik, mental,
emosional, kognitif, dan sosial.
5. Pelaksanaan kegiatan ekstra kurikuler :
dilakukan guru yang menguasai bidangnya,
menggunakan tenaga ahli.
Kendala pelaksanaan
ekstra kurikuler :
Sikap orang tua yang kurang mendukung
Biaya yang cukup besar
Lokasi sekolah jauh dari rumah
Kondisi keluarga (anak bekerja setelah pulang
sekolah membantu orang tua)
Kurangnya fasilitas sekolah
Kurangnya dukungan dari pihak sekolah