Anda di halaman 1dari 18

Penyakit-penyakit yang bersifat

kausal
Penyakit yang bersifat kausal adalah
penyakit yang di timbulkan oleh suatu sebab
tertentu seperti terjadinya infeksi oleh jasat
renik atau oleh suatu lain yang bersifat
spesifik
Macam-macam penyebab penyakit
yang bersifat kausal
Bakteri
Jamur
Protozoa / parasit
virus
Masa tunas penyakit yang bersifat
kausal
Masa tunas kausal adalah masa diantara
masuknya bibit penyakit (kena hama atau infeksi)
kedalam tubuh sehingga timbul / kentara tanda-
tanda penyakit itu, dinamakan masa tunas
(inkubasi).
penyakiBeberapa t masa tunas :
Campak (morbili) = 9-14 hari
Sampar (pes) = 2-8 hari, Meningitis carebrospinalis
kadang-kadang sampai 15 hari epidemica = 3-5 hari
Cacar (variola vera) = 5-15 hari Penyakit kuning 3-5 hari,
Dysentri amoeba = 1-3 minggu, kadang-kadang sampai 12 hari.
ada juga lebih Influenza = 1-4 hari
Dysentri bacillaris = 2-7 hari Malaria = 7-10 hari
Poliomyelitis anterior acuta = 1-4 Batuk rejan (pertussis) = 1-11
hari, ada juga yang lebih lama hari, biasanya seminggu.
Typhus abdominalis =1-14 hari,
Syphilis = 20-25 hari
kadang-kadang sampai 3 minggu
atau lebih. Tetanus = 4-12 hari , kadang-
Cacar air (varicella) = 13-14 hari, kadang lebih pendek , kadang-
kadang-kadang sampai 19 hari kadang berbulan-bulan
Lyssa humana (penyakit anjing Tropical typhus = 11 hari
gila) = 14-60 hari, ada juga sampai 3 minggu
sampai 2-5 tahun Urethritis gonorrahoica = 3-7
Dyphtheria = 2-7 hari hari
Pencegahan dan penanggulangan
penyakit yang bersifat kausal
kolera
Malaria
tuberculosis
Framboesia
Penyakit kelamin (veneral diseases)
DHF (Dengue Haermorhogie fever =
Demam Berdarah Dengue)
Penyebab, masa inkubasi, cara
penularan dan gejala-gejalanya dari
kolera (cholera) :
kolera termasuk kedalam penyakit
1. Penyebab : cholera
karantina
4. Gejala gejalanya : gejala
asiatica oleh vibrio kolera datang secara
cholera ( = vibro comma) mendadak, itu seperti muntah-
sedangkan paracholera muntah dan berak-berak
eltor oleh vibrio eltor. (diare) yang Penyebab, masa
2. Masa inkubasi : beberapa inkubasi, cara penularan dan
jam sampai 5 hari, gejala-gejalanya dari kolera
menurut undang-undang (cholera) : sangat sering
karantina ditetapkan 5 terjadi. Biasanya yang
hari. diakibatkan muntah-muntah
3. Cara penularan : melalui itu datangnya belakangan dari
makanan dan minuman pada diare. Faecesnya cair
yang terkontaminasi oleh keputihan dengan sedikit
bibit penyakit (faecal oral lender yang mengambang
infection) (seperti air cucian beras)
Penyebab, masa inkubasi, cara
penularan, Dan gejala-gejalanya
malaria
Penyebab plasmodium sp. Dikenal Cara penularan malaria yang
ada 4 spesies, yaitu terpenting diantaranya :
a) Dipantai/laut : anopheles
a) Plasmodium falciparum, sundaicus
penyebab malaria b) Disawah : anopheles aconicus
tropika c) Dipegunungan : anopheles
b) Pisamodium vivax, maculates
penyebab malaria tertian d) Dihutan : anopheles
c) Plasmodium malariae, leucosphyus
penyebab malaria e) Dirawa-rawa : anopheles
hyrcanus
quartana
Gejala-gejalanya : penderita
d) Plasmodium ovale, merasakan sakit kepala,
penyebab malaria ovale lemes demam tinggi, dapat
Masa inkubasi : antara 12 pula menyerang otak dengan
gejala radang otak yang
hari sampai dengan 30
lainnya
hari
Penyebab, masa inkubasi, cara
penularan, dan Gejala-gejala : TBC adalah
gejala-gejalanya
Penyebab : basil penyakit kronis. Sering
tuberculosis
mycobac teriun kali dimulai dengan gejala
tuberculosis (yang yang ringan sepeti badan
ditemukan oleh robert lesu, suhu badan naik
koch pada tahun 1882) sedikit. Bila penyakit
Masa inkubasi : antara 4-6 semakin berat maka
minggu penderita itu akan
Cara penularan : semakin kurus, pucat,
a. Melalui pernapasan tubuh sangat lemah dan
dengan ludah penderita
yang dibuang sembarang
batuk darah. TBC dapat
tempat dan debu yang juga menyerang organ-
mengandung basil TBC organ, menimbulkan
b. Melalui susu sapi yang penyakit radang otak.
diminum tanpa Pada bayi dan anak-anak
dipasteurilisasi terlebih dapat menyebabkan
dahulu (untuk TBC bovium)
infeksi milier (military
Penyebab, masa inkubasi, cara
penularan, dan gejala-gejalanya
framboesia (patek = paru-paru =
jaws)
Penyebab : troponema Gejala-gejalanya : pada
partenue (golongan masa inkubasi
spirochaeta) penderita akan merasa
Masa inkubasi : antara 3 lesu, tidak enak badan
minggu sampai 6 bulan dan disertai demam.
Dalam stadium erupsi
Cara penularan : melalui
(masa awal gejala)
kontak langsung dengan
adanya timbul rasa
penderita atau secara nyeri tulang dan sendi
tidak langsung melalui terutama dimalam hari,
pakaian atau dengan akan merasakan yang
perantaraan lalat tidak enak dan nyeri
ditempat terjadinya
erupsi.
Jumlah penderita penyakit
kelamin, penyakit-penyakit
kelamin, dan cara penularan
Jumlah penderita kelamin Penyakit-penyakit kelamin yang
akhir-akhir ini mmenunjukkan perlu ketahui :
jumlah yang meningkat dan a) Gonorrhoe yang disebabkan
hal ini disebabkan oleh : oleh neisseria gonorrhoe
a. Kurang b) Syphillis (lues) disebabkan oleh
pengertian/kesadaran treponema palidum
masyarakat akan berbahaya c) Ulcus mole disebabkan oleh
hemophilus ducreyl
penyakit kelamin baik bagi
d) Lymphogranuloma venerum
diri sendiri maupun keluarga disebabkan oleh virus
dan masyarakat lainnya. lymphogranuloma venerum
Granula inguinalis disebabkan oleh
b. Meningkatnya pergaulan donovania granulomatis
bebas antara pria dan wanita ) Cara penularan : penularan
dikalangan muda-muda melalui kontak langsung
(hubungan kelamin) ataupun
khususnya dan masyarakat
hubungan tak langsung melalui
umumnya yang bendabenda terkontaminasi
Penyebab, masa inkubasi, cara
penularan, dan gejala-gejala DHF
(dengue haermorhogie fever = demam
Penyebab : virus DHF berdarah dengue
Masa inkubasi : antara 3 hari sampai
dengan 7 hari
Cara penularan : dengan perantaraan
gigitan nyamuk aedes aegypty, yang
berkembang biak di air jernih pada
tempayan, bak mandi , vas bunga,
drum, kaleng, botol, aki bekas.
Gejala-gejalanya : penderita akan
merasakan badanya lemah, nyeri
dilambung, demam tinggi. Kemudian
dingin pada ujung tangan dan kaki,
timbul buntik merah pada kulit,
mimisan dan gusi berdarah. Jika
keadaan semakin parah
mengakibatan muntah darah, berak
berdarah, gelisah dan keringat dingin
itu dapat pingsan
Penyebab, masa inkubasi, cara
penularan, dan gejala-gejala DHF
(dengue haermorhogie fever = demam
berdarah dengue

Penyebab : virus DHF


Masa inkubasi : antara 3 hari sampai dengan 7 hari
Cara penularan : dengan perantaraan gigitan nyamuk
aedes aegypty, yang berkembang biak di air jernih
pada tempayan, bak mandi , vas bunga, drum,
kaleng, botol, aki bekas.
Gejala-gejalanya : penderita akan merasakan
badanya lemah, nyeri dilambung, demam tinggi.
Kemudian dingin pada ujung tangan dan kaki, timbul
buntik merah pada kulit, mimisan dan gusi berdarah.
Jika keadaan semakin parah mengakibatan muntah
darah, berak berdarah, gelisah dan keringat dingin itu
Pencegahan dan pemberantasan
kolera :
a) Menemukan penderita secara dini
dan melaporkan secepatnya
b) Mengobati penderita sampai
sembuh
c) Penyelidikan epidemiologi
dilapangan
d) Upaya penyuluhan kesehatan
masyarakat
e) Pemberian vaksin kolera jika
dipandang perlu
Pencegahan dan pemberantasan
malaria :
a) Manusia sebagai tuan rumah, maka
pecegahannya pendidikan kesehatan dan
pengobatan sampai sembuh
b) Plasmodium sebagai penyakit, maka
pencegahannya menggunakan obat anti
malaria seperti quinine
c) Anopeles sebagai vector, maka
pencegahannya pembasmian terhadap bentuk
larvanya dengan memelihara ikan pemakan
jentik dan terhadap nyamuk sebagai bentuk
imagonya daengan menggunakan insektisida.
Pencegahan dan pemberantasan
TBC :
a) Pemberian vaksin BCG bagi bayi dan
anak-anak
b) Pasteurisasi susu ssapi sebelum
diminum
c) Memperkuat daya tahan tubuh
d) Penyuluhan kesehatan pada
masyarakat
Pencegahan dan pemberantasan
framboesia :
a) Menghindari kontak langsung
terhadap penderita dan menjaga
kebersihan
b) Pemberantasan dengan jalan
penyembuhan semuaa penderita,
pencarian penderita framboesia
yang ada di masyarakat
Pencegahan dan pemberantasan
penyakit kelamin :
a) Pengobatan sampai sembuh
b) Piendidikan dan penerangan kepada
masyarakat mengenai bahaya
penyakit kelamin bagi dirinya,
keluarganya dan masyarakat
Pencegahan dan pemberantasan
DHF :
a) Membersihkan dan menguras bejana-
bejana yang berisi dalam rumah
b) Membersihkan halaman dan kebun
dari benda-benda yang dapat
menampung air hujan
c) Membinasakan jentik-jentik Aedes
Aegypty dengan menggunakan abate
d) Membinasakan imago dengan
insektisida